
episode 163
.
.
.
.
Nurra dan Mike sedang diperjalanan menggunakan mobil, mereka berdua hendak menjemput Zakia.
" kau sudah menghubungi Nada ??" tanya Mike.
" sudah tadi, mama yang memaksaku membawa Zakia. katanya rindu.." jawab Nurra sambil tersenyum
Mike membalas dengan senyuman..
mobil berhenti didepan gerbang sekolah Zakia. keduanya keluar dan melihat para siswa dan siswi sudah keluar dari kelas masing-masing.
Zakia berlari menghampiri Nurra dan Mike.
" kok ngk sama papa darren bi ??" pertanyaan Zakia membuat senyum Nurra perlahan luntur.
sesekali ia menatap mike, takut jika terjadi kesalahpahaman.
"eh.. itu, eee.. papa darren kan kerja, jadi mungkin tidak sempat. ayo kita pulang, ?? oma kangen sama kamu.." ucap Nurra berusaha mengalihkan pembicaraan.
Zakia mengangguk dengan digandeng Nurra Zakia hendak masuk kedalam.mobil, namun tiba-tiba saja 4 pria tidak dikenal berusaha membawa paksa Zakia.
" bibi !!" tangis Zakia kala tangannya hendak ditarik secara paksa..
" hey !! lepaskann !!" teriak Nurra, Mike yang tau langsung berlari menghajar keempat pria itu,
bukk..
bukk..
Nurra segera menggendong Zakia untuk berlindung,
Mike sedikit kuwalahan menghadapi keempat pria itu, satu tendangan mendarat sempurna diwajah Mike hingga membuat Mike tersungkur.
" kak Mike !!!" teriak Nurra.
Nurra hendak berlari menghampiri Mike, yang akan dihadiahi pukulan oleh pria tak dikenal itu, namun langkahnya terhenti ketika sebuah tendangan melayang di wajah keempat pria itu.
dagg...
Nurra melihat siapa yang menolongnya.
__ADS_1
" papa darren !!" teriak Zakia senang.
Nurra hanya mematung dengan sisa keterkejutannya.
Darren mengulurkan tangannya untuk membantu Mike berdiri.
" terima kasih." ucap Mike lirih.
" nanti saja. ayo lawan mereka, kau masih sanggup kan ??" tanya darren dengan senyum ejekannya.
Mike membalas dengan senyum tipisnya.
keduannya mulai menghajar empat pria penculik itu.
bukk..
bukk..
dagg..
dagg..
" huh !! sepertinya q terlalu lama duduk menjadi CEO, badanku jadi kaku begini !!" ucap darren sambil.menghajar pria-pria itu.
bukk..
bukk..
" Nurra !! tutup mata Zakia !!" teriak Darren dan.
dorr..
dorr..
dorr..
dorr..
seketika empat pria itu tewas bersimbah darah.
Nurra memejamkan matanya sambil menutup mata Zakia.
dengan santai darren memasukkan kembali pistol miliknya. segera ia menghampiri mike, "kau baik-baik saja kan ??" tanya darren.
" iya, terima kasih kau menolongku lagi." jawab mike terlihat sungkan.
" tidak masalah, " timpal darren dengan senyumnya.
" kau selalu membawa senjata tajam ??" tanya mike.
__ADS_1
Darren tertawa ringan " iya, biar bagaimanapun jiwaku tetap mafia kan ?? lagipula untuk berjaga-jaga saja jika kita menghadapi hal mendesak seperti ini." jawab Darren
Mike menyunggingkan senyumnya. tiba-tiba saja darren melempar pistol di hadapan Mike, dengan cekatan Mike menangkapnya.
" apa ini ??" tanya mike.
" kau tidak tau ?? itu pistol dokter !!" jawab Darren penuh ejekan.
" bukan, maksudku untuk apa kau.berikan padaku ??" tanya mike lagi.
" ya untuk berjaga-jaga saja. simpanlah, anggap saja hadiah untukmu " balas darren.yang kemudian beralih menatap.nurra yang mulai membuka matanya, Zakia.langsung turun dari gendongan Nurra dan berlari.memeluk darren.
" papa darren !!!" ucap Zakia
" sayang.. maafkan papa sedikit terlambat ya ?? apa kau terluka ?? " tanya Darren penuh kawatir, ia meneliti setiap inci keponakannya itu.
" q baik-baik saja pa..."jawab Zakia pelan.
Darren membawa Zakia kepelukannya lagi."syukurlah, papamu bisa memenggalku jika kau sampai terluka."
darren dan Zakia tertawa bersama. Nurra dan dokter Mike hanya sebagai penonton saja.
setelah drama pelukan darren tersadar jika nurra dan Mike memperhatikannya.
" Nurra bisakah kau antar Zakia ?? q harus menemui Revandra dikantornya.." ucap Darren pada nurra.
Nurra yang canggung hanya dapat menganggukkan kepalanya.
"sayang, pulang dengan bibi Nurra dan paman Mike ya, papa mau kekantornya papa.Revandra." ucap Darren pada zakia.
" iya pa, "jawab Zakia polos.
" anak pintar.."
darren tersenyum lalu mengusap kepala Zakia.
" dokter Mike, titip keponakan saya, maaf sebelumnya." kata Darren pada Mike.
" tidak masalah, kami tadi memang berencana menjemut Zakia."balas Mike.
darren mengangguk pelan, lalu berjalan kearah mobilnya. dan masuk kedalamnya.
Nurra masih mematung sambil.memandang kepergian mobil Darren.
dengan segera Mike.membawa Zakia.dan nurra kedalam mobilnyajuga. Mike yang tau perasaan nurra hanya memilih diam, meski memang dihati ada rasa sakit ketika Nurra memandang darren penuh arti.
.
.
__ADS_1
.
.