Cinta Yang Sempurna

Cinta Yang Sempurna
Sebuah Kabar Bahagia


__ADS_3

Setelah disetujui Fahri, Arini kemudian membuka cafe berkonsep taman bunga. Ia kemudian menyewa sebuah tempat di daerah Sungai Raya. Green Garden Arini menamai cafenya kemudian. Sebelum cafenya resmi dibuka, Arini mengadakan selamatan dengan mengundang anak panti asuhan.


"Kamu ndak apa-apa kan Rin?" tanya Andari dengan cemas saat sahabatnya itu keluar dari dalam kamar mandi. Akhir-akhir ini Arini sering merasa mual.


"Aku ndak apa-apa kok."


"Sebaiknya kamu istirahat ndak usah ke cafe dulu."


Bisnis cafe yang dijalani Arini sudah berjalan beberapa hari. Walau agak jauh dari pusat Kota Pontianak, Green Garden ramai dikunjungi terutama pada akhir pekan. Para pengunjung cafe terkesan akan desain interior cafe yang tediri atas kayu dan tanaman bermacam bunga seperti mawar dan juga lily. Meja dan kursi dari rotan serta undakan dari kayu. Jadi kesannya seolah mereka ada di halaman belakang sebuah rumah. Desain interior cafe insipirasinya Arini dapatkan dari salah satu cafe di Jakarta saat ia browsing di internet.Beberapa ekor kelinci dibiarkan berkeliaran di area cafe untuk menemani para pengunjung dalam menyantap menu pesanan mereka . Menu western jadi andalan di cafe ini walau ada juga menu lokal terutama sekali menu masakan Melayu.


"Jangan-jangan kamu hamil,"kata Nurpiah coba menebak pada esok harinya saat Arini mengalami mual lagi.

__ADS_1


"Sebaiknya kita periksa."


Di temani Andari, ia kemudian memeriksakan dirinya di rumah sakit tempat ia dan Andari pernah memeriksakan kesehatannya. Hasil tes menyatakan Arini positif hamil.


"Allhamdulilah sebentar lagi Emak akan menimang cucu."


Arini mau tak mau harus menyerahkan usaha cafe miliknya untuk sementara waktu kepada Zukri setelah kandungannya memasuki masa tujuh bulan. Fahri yang melarangnya untuk sementara bekerja mengurus cafe dan Andari sependapat dengan Fahri.


"Oh ya Rin, kamu mau makan apa siang ini?" tanya Andari.


"Kalau itu sih gampang."

__ADS_1


"Tapi katanya siang ini kamu ada janji."


"Mbak Riska mendadak harus ke Jogja dua hari lagi baru pulang ke Pontianak, jadi ia batal konsultasi hari ini."


Andari sendiri sekarang membuka usaha wedding organizer. Kantornya dekat dengan kantor development Fahri di daerah Kota Baru.


Dengan menggunakan Honda Scoopy yang telah diperbaiki, Andari membeli bahan untuk ayam dimasak puteh di Hypermart yang terletak di lantai dasar Mega Mall. Ia belanja bahan untuk ayam dimasak puteh di Hypermart karena ia tidak yakin jika belanja sesiang ini di Pasar Puring ia akan mendapatkan bahan untuk ayam dimasak puteh.


"Dasar cari perhatian," Nurpiah berkata tidak senang melihat Andari yang baru pulang dari Hypermart membawa bahan untuk ayam dimasak puteh. Andari tidak mendengar perkataan ibu mertuanya itu karena ia langsung menuju dapur untuk masak ayam dimasak puteh.


Nurpiah berfikir, Andari sudah tidak ada gunanya di sini. Ia mandul. Kenapa pula Fahri harus mempertahankannya.

__ADS_1


CATATAN:


Ayam dimasak puteh: Opor ayam.


__ADS_2