Cinta Yang Sempurna

Cinta Yang Sempurna
Cinta Yang sempurna


__ADS_3

episode 166


.


.


.


.


.


Seperti biasa Nada mengantar Revandra kedepan pintu untuk berangkat kekantor. didepan sudah ada Yohan dan Romi yang siap.membukakan pintu.


Nada menatap sekeliling, sedikit heran dengan penjaga yang menurutnya seperti bertambah.


" sayang, kenapa banyak sekali penjaga dirumah ini ??" tanya Nada dalam.langkahnya.


" bukannya sudah biasa ??" jawab Revandra santai.


" tidak, q merasa sebagian wajah-wajah baru." timpal Nada.


Revandra menerbitkan senyumnya dengan memegang bahu istri tercintanya. " kau berharga bagiku, jadi q tidak ingin kau terluka atau dalam bahaya, kau tau kan q ini apadiluar kantor ?? jadi mungkin saja masih ada orang yang tidak menyukaiku. q tidak ingin kejadian lalu terulang lagi." terang Revandra penuh kelembutan.


Nada merasa bahagia dengan kata-kata Revandra, namun ada rasa kawatir setelah mendengar jika mungkin ada musuh lagi.


" tapi tidak perlu sebanyak ini.. menjaga 1 orang saja kan ??" timpal Nada.


" meski 1 orang tapi sangat berharga." jawab Revandra sambil mengecup kening Nada.


" q berangkat dulu, jika ingin sesuatu atau akan pergi katakan saja pada gondrong, " lanjut Revandra.


Nada mengangguk dengan senyum manisnya. " iya, hati-hati."


Revandra masuk kedalam mobil diikuti kedua asistennya dan mobil pun melesat pergi.


Nada hendak masuk namun ponselnya berbunyi. senyum.menghiasi wajah Nada ketika tau siapa yang menghubunginya.


" halo Nur, ada apa ??" jawab Nada.

__ADS_1


" Nad, nanti jalan-jalan yuk ?? sudah berapa lama kita tidak pernah jalan bersama, q masih sahabatmu kan ??" ucap Nurra disebrang.


" bukannya kau harus dikantor ??" tanya Nada sambil duduk diteras.


" hari ini sedikit longgar, nanti siang q jemput ya, " " tawar Nurra.


" baiklah, " jawab Nada.


" q tutup dulu ya ... bye.." ucap Nurra yang langsung mematikan panggilannya.


Nada berdiri dari duduknya dan langsung masuk kedalam rumah.


.


.


.


Pagi itu Darren berkendara sendiri, karna tinggal sendiri Darren kesiangan hingga beberapa kali dia harus mengumpati dirinya. apa lagi pagi itu dia harus bertemu dengan Kliennya. dengan kecepatan tinggi Darren mengendarai mobilnya, hingga dipersimpangan jalan dia terkejut bukan main, ketika sebuah motor tepat berada dihadapannya dan..


bruukk...


Darren mengerem mobil mendadak, motor dan pengendaranya terjatuh begitu saja.


" sial !! kenapa harus nabrak orang !!" umpat Darren sambil keluar dari mobilnya.


pengendara motor itu berdiri dari jatuhnya, sambil membuka helm yang menutup kepalanya. lalu beralih menatap tajam darren yang keluar dari mobilnya. keduanya terkejut bukan main.


" Kau !!!"


" kau ??!!"


keduanya saling lempar tatapan.


ya, Tanpa sengaja darren menabrak mayra.


" oh.. ternyata kau pantas saja !!" ucap Mayra penuh rasa kesal.


" apa maksudmu ?? kau yang sembarangan berbelok ?!!" timpal Darren.

__ADS_1


" sembarangan ?? kau yang mengendarai mobil.terlalu berlebihan !!! kalau ingin jadi pembalap jangan dijalan umum !! enak saja menyalahkan orang !!" balas Mayra tak mau kalah.


"baiklah. maafkan q, q buru-buru " ucap darren mengalah karna memang dia yang salah.


mayra memutar bola matanya malas, ia beralih hendak mengangkat motornya namun karna kakinya sakit karna tertimpa motor tadi dia sedikit kesusahan.


Darren dengan cekatan membantunya, " kau yakin akan berkendara dengan kondisi kaki seperti itu ??" tanya Darren sambil menatap Mayra keduanya saling beradu pandang sesaat, sangat dekat.


Mayra tersadar, " eh.. q masih bisa." jawab Mayra sambil.mengalihkan pandangannya.


dengan iseng Darren melepas tangannya dari motor mayra, hingga hampir saja Mayra terjatuh karna tidak sanggup menahan Motor dengan kakinya yang sakit.


" aahhh..!!!" teriak Mayra.


darren menahan kembali, dengan senyumnya ia berkata." jangan berlagak kuat, "


Gelagapan mayra dibuatnya, ia melepas pegangan Darren dan beralih kesisi yang lain.


" nanti biar asistenku yang mengurus motormu, kau ikut bersamaku saja." tawar Darren.


Mayra terdiam sesaat,


" bagaimana ??" tanya darren.


" baiklah, antar q kekantor kak vandra. q harus menyerahkan laporan yayasan padanya." jawab mayra.lirih.


Darren mengangguk dengan senyumnya. " masuklah."


Darren membukakan pintu mobil dengan canggung mayra masuk. darren berlari kecil menuju bangku kemudi dan segera masuk.


" bukannya kau buru-buru ?? nanti kau terlambat jika.mengantarku dulu ??" tanya Mayra ragu-ragu.


" titik temuku dengan Klien dekat dengan perusahaan kakakmu itu, tenang saja." jawab Darren santai. ia menyalakan mobilnya dan langsung melesat pergi.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2