Click Your Heart

Click Your Heart
Bab 193


__ADS_3

Di tengah hujan lebat Tania dan Alan berteduh di depan toko roti milik Cindy. "Mas aku ingin menyampaikan sesuatu padamu," kata Tania lirih.


Alan tak begitu mendengar ucapan Tania karena suara hujan sore itu amatlah berisik. "Aku menyukai kamu," kata Tania sambil menundukkan kepalanya.


Alan tak memberikan respon dia sibuk mengusap-usap lengannya yang kedinginan. Tania menjadi kesal. Akhirnya wanita itu menarik lengan kemeja Alan. Alan menoleh padanya.


Tania langsung menempelkan bibirnya di bibir Alan. Alan tersentak kaget. Dia tidak mengira Tania akan menciumnya. "Aku sedang menyatakan cintaku, bagaimana tanggapanmu?" Tanya Tania dengan lembut.


Alan menatap bola mata Tania yang kecoklatan. "Dari awal aku sudah menyukaimu," jawab Alan sambil membenarkan anak rambut Tania yang menutupi wajahnya. Tania tersenyum senang. Dia memeluk Alan secara reflek.


Usai hujan reda mereka pulang tapi sebelum berpisah Tania berpesan kepada Alan supaya mulai besok Alan mengantar jemput dia ke kantor.


Keesokan harinya sesuai dengan permintaan kekasih barunya, Alan menjemput Tania pagi-pagi sekali.


Ketika wanita itu mendengar suara motor berhenti di depan rumahnya, dia segera keluar dari kamar. "Bu aku berangkat kerja dulu," pamitnya pada sang ibu.


"Kamu pesan ojek ya Tan?" Tanya ibunya.


"Ojek pribadi," jawab Tania asal.


Janda yang dicerai karena tak kunjung hamil itu keluar dengan senyum merekah ketika melihat kekasihnya yang sedang menunggu di atas motor. Alan memberikan helm kepada Tania. Karena hari ini akan menaiki motor wanita cantik itu menggunakan setelan kerja dengan bawahan celana panjang.


"Hari ini kamu tampak berbeda," kata Alan memuji penampilan Tania.


"Aku nggak pantes ya pakai celana kayak gini?" Tania merasa tidak percaya diri.


"Apapun yang kamu pakai selalu cantik di mataku."


"Ih pagi-pagi udah gombal. Ayo ah berangkat sekarang."


Meskipun jam kerja Alan mulai pukul 08.00, tapi dia rela datang pagi-pagi ke rumah Tania hanya untuk mengantarnya sampai ke kantor.


"Bagaimana lebih enak menaiki motor atau mobil?" Tanya Alan ketika sedang berkendara.


"Kalau aku sebenarnya enak naik mobil tidak terkena panas. Tapi kalau naik motornya sama kamu jauh lebih enak karena nyaman," jawabannya sambil memeluk erat Alan dari belakang.

__ADS_1


Alan seperti mimpi bisa mendapatkan pasangan seperti Tania.


Sesampainya di depan gedung kantor tempat Tania bekerja, wanita itu melepas helm tapi dia agak kesulitan. Alan membantu melepaskan helmnya.


Tommy tak sengaja melihat interaksi antara keduanya. Dia kaget ketika Tania diantar ke kantor oleh Alan. "Apa mereka memiliki hubungan khusus?" Tanya Tommy pada dirinya sendiri yang curiga melihat kedekatan mereka.


"Aku langsung pulang ya," kata Alan. Wanita itu mengangguk lalu dia melambaikan tangan ketika Alan pergi meninggalkan dia


Saat Tania akan memasuki kantor, Tommy memanggilnya. "Baru kali ini aku lihat kamu sedekat itu dengan laki-laki?" Tanya Tommy pada sekretarisnya. Tania hanya menjawab dengan senyum.


Tommy makin penasaran tapi saat ini dia urung bertanya pada Tania karena sebentar lagi briefing dengan karyawannya akan dimulai.


"Bu tania hari ini kelihatannya senang sekali?" Tanya bawahannya.


"Masa sih, biasa aja," jawab Tania.


Semenjak hari itu dan seterusnya Alan mengantar jemput Tania menggunakan motor. Namun pagi ini hujan begitu deras. Tania tidak mungkin pergi ke kantor dengan membonceng Alan.


Lalu dia menghubungi Alan. "Mas pagi ini tidak usah jemput aku karena aku akan naik mobil sendiri," ucapnya pada Alan melalui sambungan telepon.


"Baiklah," Alan mengerti.


Alan kecewa karena Tania tidak menyapanya. Tiba-tiba dirinya diliputi rasa minder. Dia kembali bertanya kepada dirinya sendiri apakah dia sudah cukup pantas untuk menjadi pendamping hidup Tania. Alan khawatir kalau pada akhirnya kekasihnya mempermasalahkan soal gaji yang diterima Alan. Karena gaji Tania otomatis lebih besar daripada gaji Alan.


Dulu ketika Alan menabrak mobil Tania, Tania bahkan meremehkan Alan karena mengira Alan tidak mampu membayar uang untuk membiayai perawatan mobil Tania di bengkel.


Di lain hari ketika Tania mengajak Alan bertemu, Alan seperti menghindar. "Maaf sayang hari ini aku tidak bisa menjemputmu karena aku harus mengantarkan pesanan toko."


Tania merasa kecewa karena hari ini dia sengaja tidak membawa mobil agar Alan bisa menjemputnya. Wanita itu merasa aneh karena tidak biasanya kekasihnya itu menolak permintaan darinya.


Karena tidak percaya pada omongan Alan, Tania pun meminta taksi yang ditumpangi berhenti di depan toko roti milik Cindy untuk mengecek apakah benar apa yang diomongkan kekasihnya.


Sesampainya di sana Tania melihat Alan sedang berbincang dengan seorang gadis yang usianya lebih muda darinya. Mereka tampak begitu akrab. Otomatis Tania merasa cemburu karena dia mengira bahwa Alan hanya membuat alasan.


Lalu pada malam harinya Alan menunggu telepon dari Tania tapi dia sama sekali tidak menghubungi Alan. Karena merasa rindu Alan kemudian datang ke rumah sang kekasih.

__ADS_1


"Nak, Alan sedang menunggumu di depan," kata sang ibu.


"Bilang saja aku sudah tidur, Bu," jawab Tania.


Ibunya merasa aneh lalu berjalan mendekat. "Apa kalian bertengkar sehingga kamu malas menemuinya?" Tania menggelengkan kepala


"Lalu kenapa?"


"Aku hanya malas bertemu dengan Mas Alan, hari ini aku capek sekali karena banyak pekerjaan di kantor. Tolong bilang padanya aku sudah tidur."


"Tidak baik menghindari pasangan kamu jika kamu memiliki masalah dengannya bicarakan dengan baik-baik.


Tania bangun dari tempat tidurnya dengan malas lalu keluar dari kamar berjalan menemui Alan.


Ketika bertemu dengan Alan, Tania tidak berbicara sepatah kata pun. "Sayang apa kamu punya masalah denganku? Kenapa kamu hanya diam saja?"


"Seharusnya aku yang bertanya kepada Mas Alan. Kenapa hari ini kamu berbohong kepadaku? Aku tahu kamu tidak mengantarkan pesanan sepulang kerja."


Alan seperti pencuri yang ketahuan mencuri.


Bagaimana Alan mengatasi pertanyaan dari Tania? simak terus ya 😘


*


*


*


sambil nunggu up selanjutnya silahkan mampir ke novel author Aveeiii yang berjudul Nikahi Aku Pak Dosen


Cuplikan cerita :


Cinta memang tidak pernah salah menjatuhkan pilihannya, tapi bagaimana jika cinta menjatuhkan pilihan pada seseorang yang sudah menemukan pelabuhan hatinya?


Niki seorang mahasiswi yang terobsesi dengan dosen di kampusnya, nekat melakukan hal apapun termasuk membiarkan gosip berkembang jika ia sudah melakukan hubungan terlarang dengan dosennya itu. Akibat perbuatannya itu, ia terjebak dalam pernikahan sebagai istri kedua, namun tidak diinginkan oleh dosennya.

__ADS_1


Bagaimana Niki menjalani kehidupannya sebagai istri kedua yang dibenci oleh suaminya sendiri sementara ia juga harus menghadapi hujatan dari teman serta dosen di kampusnya, sebagai mahasiswi penggoda dan penghancur rumah tangga orang?



__ADS_2