Click Your Heart

Click Your Heart
Part 2


__ADS_3

Cindy Fatikasari adalah gadis yang berusia 21 tahun itu berkuliah di jurusan psikologi.Dalam rangka melakukan observasi untuk tugas akhir kuliahnya, dia mendirikan biro jodoh online.


Dibantu oleh dua asisten pribadinya,Alan dan Irene, Cindy sudah menjalankan bisnis itu selama 6 bulan.


"Silakan pak,"mempersilakan Devon untuk duduk. "Ada yang bisa saya bantu? Maaf sebelumnya dengan siapa?" Cindy menanyakan nama laki-laki yang ada di depannya.


"Devon Danz Smith,"jawabnya dengan penuh percaya diri.


"Baik Pak Devon saya tahu kedatangan anda kemari untuk mencari pasangan bukan?" Devon mengangguk."Kita langsung saja bagaimana kriteria pasangan yang anda inginkan?" Cindy sudah siap mengetik jawaban Devon dengan laptop yang ada di hadapannya.


Diam-diam Devon mengamati dengan seksama gadis muda yang ada di hadapannya itu."Berkulit putih,mata bulat, bulu mata yang lentik,hidung mancung bibir, merah merona dan berambut pendek," jawab Devon.


Cindy mengetik jawaban yang diberikan oleh laki-laki yang ada di hadapannya itu."Saya sudah mencatat kriteria yang ada sebutkan.Mohon tunggu dengan sabar kami akan menghubungi anda dalam beberapa hari lagi setelah kami menemukan wanita yang sesuai dengan kriteria yang anda sebutkan tadi."


"Tidak,saya mau secepatnya karena tiga hari lagi saya akan menghadiri sebuah pesta yang mengharuskan membawa pasangan,"ungkap Devon.


Cindy menarik nafasnya panjang kemudian menghembuskannya dengan perlahan."Baiklah beri kami waktu untuk mencari pasangan anda secepatnya!" Balas Cindy.

__ADS_1


Alan mengantarkan laki-laki itu keluar dari ruangan Cindy.


"Irene tolong cocokkan kriteria laki-laki ini dengan wanita telah mendaftar di kantor kita,"perintah Cindy pada asistennya.


"Baik,mam,"Irene kemudian bekerja cepat untuk menemukan wanita yang sesuai dengan keinginannya Devon.


"Ada dua wanita yang sesuai dengan kriteria klien ini,"lapor Irene pada Cindy seraya memberikan salinan profil milik calon pasangan.


"Baik kamu segera cari tempat dan atur jadwal pertemuan mereka,"Irene mengangguk patuh.


Keesokan harinya Devon mendapatkan kabar dari biro jodoh yang dia datangi kemaren."Bagus! kerjanya lumayan cepat!"puji Devon atas kinerja yang ditunjukkan oleh kantor biro jodoh 'Click Your Heart'


Wanita pertama yang ditemui oleh Devon adalah seorang dosen. Ciri-ciri wanita itu memang seperti yang dia katakan.Namun memakai kacamata tebal.


Tak mau mengecewakan wanita yang ada di hadapannya itu Devon menemani makan sampai selesai. Meskipun dia tidak menyukai wanita pertama yang dijodohkan untuknya,Devon tak mau menolaknya secara langsung. Dia adalah laki-laki yang sangat menghargai perasaan wanita.


***

__ADS_1


"Bagaimana hasilnya?" Tanya Cindy pada Irene yang bertugas mengawasi setiap pasangan yang sedang berkencan.


Irene menggeleng."Pak Devon tidak menyukainya tapi meskipun begitu dia menemani wanita itu makan sampai selesai."


Kemudian Irene menjadwalkan pertemuan dengan wanita kedua.Devon bersedia melakukan kencan butanya yang kedua.


Lagi-lagi Devon tidak menyukai wanita yang dijodohkan dengannya.Cindy merasa frustasi. Baru kali ini ia menemukan klien sesulit Devon.


Setelah dua kali gagal melakukan pendekatan, Devon kembali mendatangi kantor biro jodoh milik Cindy.


"Maaf Pak stok kita sudah habis,"kata Cindy.


"Belum,"


Cindy tidak bisa menafsirkan kata-kata random Devon.Wanita itu tampak berpikir keras."Apa maksud anda?"


Devon mencondongkan badannya ke arah Cindy."Nona apa anda mau menjadi pasangan saya?"

__ADS_1


Deg


Perkataan Devon sukses membuat jantung Cindy berdebar kencang seolah ingin lompat dari sangkarnya.Cindy sampai memegang bagian dadanya dengan sebelah tangan.


__ADS_2