
"Rupanya kau lebih memilih mati ya. Baiklah, akan aku kabulkan. Akan kubuat kau menjadi beruang panggang." Dewa petir mengeluarkan energi ki berbentuk pisau petir bersiap untuk membunuh beruang kutub.
Namun, suara menggema di atas langit memanggil dewa petir. Itu suara dewa perang. Dewa perang memerintahkan dewa petir kembali untuk menyerang istana langit.
"Hari ini kau beruntung beruang kutub, tapi lain kali kau tidak akan aku lepaskan. Dewa petir terbang menuju kahyangan.
Astara yang berada di gua magma merasakan energi jahat yang dia rasakan menghilang. Dia keluar gua untuk melihat keadaan. Astara melihat beruang kutub terluka parah dari kejauhan. Dia mencoba menolong beruang kutub menggunakan energi ki yang tersisa. Beruang kutub itu mengecil seukuran setengah tubuh Astara.
"Kau tidak apa-apa, beruang kutub?" tanya Astara.
Berang kutub membuka matanya perlahan. "Astara, terima kasih."
Astara terlihat lega, dia menggendong beruang kutub masuk ke gua.
"Xiao Yu bantu aku," ucap Astara saat sampai di gua. Xiao Yu membantu Astara membaringkan beruang kutub.
__ADS_1
"Pendekar Astara, semuanya terluka parah," ucap Xiao Yu cemas.
"Tenanglah Xiao Yu, sebentar lagi Changguan akan datang," balas Astara.
Di Kahyangan, dewa perang bersama beberapa dewa tingkat tinggi yang dipengaruhi aura kegelapan Menyatukan kekuatan untuk membuat langit dipenuhi aura kegelapan. Mereka menyatukan kekuatan membentuk lingkaran.
Dengan kekuatan aura kegelapan yang besar seluruh lapisan awan berubah menjadi hitam. Bangsa asyura dan penduduk bumi yang melihatnya pun menjadi heran dan ketakutan. Apa gerangan yang terjadi di langit?
Raja asyura yang belum pulih dari lukanya menerintahkan panglima asyura Liyan untuk menyelidiki apa yang terjadi. Dengan patuh Liyan dan bala tentara asyura terbang menuju kahyangan.
"Bodoh, kita tidak mungkin bisa mengalahkan dewa yang ada di kahyangan. Kita cukup memantau dari kejauhan saja," jawab Liyan.
Liyan dan prajurit asyura hanya berani melihat dari batas gerbang langit. Kalau mereka melewati pembatas itu, maka hawa asyura mereka akan diketahui dewa yang akan bertugas.
Di sisi lain, dewa perang dan para dewa lainnya berhasil membuat seisi kahyangan di penuhi aura kegelapan.
__ADS_1
"Dengan ini kaisar langit tidak akan berkutik. Baiklah, pengikutku. Mari kita serang istana langit!" seru dewa perang.
Para dewa yang dipenuhi aura kegelapan menuju istana langit. Kaisar langit sudah tidak bisa apa-apa lagi. Kekuatan alamnya telah di segel dengan aura kegelapan. Kaisar langit menunggu pemilik aura kegelapan ini di depan pintu gerbang istana.
Cahaya hitam dengan aura jahat terlihat menuju istana. Dewa perang dan para dewa yang terkena pengaruh aura kegelapan datang di hadapan kaisar langit.
"Rupanya kalian telah dikuasai aura kegelapan," ucap Kaisar langit.
"Kau sudah tidak punya kekuatan lagi. Seluruh langit menjadi kekuasaanku," ucap dewa perang dengan congkak.
Kaisar langit terlihat santai, sambil melipat tangan ke belakang. "Soma, apa yang terjadi denganmu, sehingga aura kegelapan bisa mempengaruhimu?"
"Ini semua gara-gara kau yang tidak adil memperlakukanku."
Kaisar langit mengernyitkan dahi.
__ADS_1
"Aku sudah berkorban segalanya kepadamu, tapi apa yang kau lakukan kepadaku. kau pisahkan aku dari dewi bulan, setelah itu kau buang aku di kerak neraka sehingga dewi Jingga jatuh cinta kepada dewa Narendra." Dewa perang mengungkapkan kedengkiannya kepada kaisar langit di masa lalu.