
"Jadi, kau ingin melawanku, bersiaplah untuk mati!" Soma melempar tombak dewanya, ke arah raja asyura. Tombak dewa itu diselimuti api hitam menghujam deras. Raja asyura terkejut melihat kecepatan tombak itu, dia menggunakan pelindung berlapis untuk melindungi dirinya.
Namun, perlindungan dari raja asyura tidak bisa mengatasi tombak dewa itu. Ribuan kloningan Astara muncul menyelamatkan raja asyura dan dewa bumi. soma dibuat bingung dengan banyaknya kloningan Astara yang tiba-tiba keluar.
Dewi bulan membantu Soma dengan tongkat bulannya. Tongkat dengan ujung bulan sabit itu terbang memutar menghancurkan sebagian kloningan Astara. Tubuh Astara yang asli segera menyelamatkan Jiarong yang terikat oleh gelang amas. Soma melayang dan mengeluarkan ribuan panah emas menghancurkan semua kloningan dari Astara. Soma sudah terlambat karena Jiarong dan dewa bumi berhasil diselamatkan Astara.
"Sial, ini hanya tipuan!" pekik Soma.
Di saat Soma labil, dari belakang raja asyura menghantam gada dengan kekuatan penuh. Dewi bulan tiba-tiba menjadi benteng bagi Soma dan terkena gada itu dengan telak.
__ADS_1
Astara berteriak sigap menangkap tubuh dewi bulan, lalu menyalurkan energi kristal putih untuk menyelamatkan nyawanya. Dewi bulan terluka parah dengan luka di dadanya. Astara sampai mengeluarkan energi ki terlalu banyak untuk menyembuhkan dewi bulan.
Mata dewi bulan kembali terbuka lebar dengan tatapan tajam. Astara tercekik olehnya dan di lempar oleh dewi bulan. Sedangkan, Soma menghajar habis-habisan raja asyura hingga tulang-tulangnya patah, lalu di setiap sendinya ditancapkan panah emas hingga raja asyura menjerit keras.
"Dengan ini kau tidak bisa menyembuhkan diri lagi. Kau akan menderita merasakan sakit yang teramat sangat setiap tubuhmu bereaksi," ucap Soma.
Raja asyura terus menjerit kesakitan. Sedangkan, Astara menggabungkan energi empat kristal dengan kekuatan penuh menjadi warna diamond yang menyala terang. Dewi bulan mencoba menyerang dengan tongkat bulannya. Astara dengan mudah dapat menghentikan putaran tongkat itu. Astara melesat ke arah dewi bulan, lalu mengeluarkan tanda segel untuk membuat dewi bulan pingsan di tempat.
Soma tidak membiarkan itu terjadi, dia menggunakan pukulannya ke tanah untuk mementalkan dewa bumi. Namun, Astara dengan sigap menghentikan pukulan itu. Soma menatap wajah Astara dengan tatapan membunuh.
__ADS_1
"Tidak akan kubiarkan kau berbuat lebih jauh lagi," ucap Astara.
Soma melompat menjauh dari Astara, lalu mengeluarkan aura emas dengan perpaduan aura kegelapan.
"Siapapun kau ... tidak ada makhluk di tiga dunia ini yang mampu mengalahkan kaisar kegelapan!"
Mereka berdua bertubrukkan mengadu kekuatan hingga membuat tanah di sekeliling retak. Adu jurus dengan tehnik taijutsu berlangsung seimbang. Namun, kali ini Astara terlihat tenang. Sedangkan, Soma terlihat menggebu-gebu.
Soma melancarkan serangan jutaan panah emas. Astara mengeluarkan jutaan cloningannya untuk memperdaya Soma. Panah itu henghujam deras ke arah kloningan Astara hingga mengeluarkan asap tebal. Soma tersenyum menyeringai saat tau energi Astara hilang. Namun, dari belakang tendangan disertai kilatan petir mengenai leher Soma hingga teelempar jauh menyusur ke tanah.
__ADS_1
Soma mengerang kesakitan melihat Astara dari atas. Kaisar kegelapan itu kembali berdiri mengeluarkan bola hitam yang besar dengan kepadatan yang penuh.