
Dewa bintang segera mengikat empat ksatria langit dengan rantai emas miliknya.
Di sisi lain, Astara dengan aura kristal hijau bergerak seperti kilat mencari raja naga laut utara. Astara merasakan energi ki di sekitarnya, tapi tak kunjung menemukannya. Energi ki itu seolah mengambang mengepung Astara.
Dewa bintang datang dari udara dan menghancurkan perisai yang menutupi pandangannya. Astara baru sadar, rupanya dia telah masuk perangkap raja naga laut utara. Sedari Tadi, Astara hanya bergerak di sebuah labirin menghabiskan Aura dewanya.
"Kau tidak apa-apa Astara?" tanya dewa bintang.
Astara mengangguk. "Raja naga laut utara sengaja mengulur waktu untuk kabur."
"Kita harus segera menemukan raja naga laut utara, aku khawatir dia punya niat buruk terhadap kristal itu," ucap dewa bintang.
Astara dan dewa bintang berkeliling di lautan, tidak ada keberadaan raja naga laut utara. Seluruh negeri pasir di kelilingi tidak ada yang merasakan energi ki dewa naga laut utara.
"Sepertinya raja naga telah bersembunyi menekan aura dewanya," ucap dewa bintang.
Astara tampak kesal mengepalkan tangan hingga terlihat otot di sekitar tangannya
"Lebih baik kita ke laut timur untuk menanyakan perihal raja naga laut utara," ajak dewa bintang.
__ADS_1
Astara mengangguk percaya dengan dewa bintang. Seekor pegasus datang saat dewa bintang memanggilnya. Astara dan dewa bintang menaiki hewan spiritual itu.
"Kau telah mengalahkan empat ksatria langit?" tanya Astara.
"Mereka dulu adalah muridku, aku sudah paham pergerakan mereka. Jadi, tidak sulit untuk mengalahkan mereka. Sudahlah, lupakan tentang mereka, lebih baik kita harus bertemu dengan raja naga laut timur." Dewa bintang tersenyum simpul menatap Astara.
"Kenapa kita tidak memancing raja naga laut utara keluar?"
"Hanya raja naga laut timur yang mengenal adiknya."
Astara terkejut.
Pegasus masuk ke dalam laut timur. Sebuah istana naga terlihat dari kejauhan. Astara dan dewa bintang turun menyapa dua penjaga gerbang
"Siapa kalian!"
"Saya Tao Feng ingin bertemu raja naga laut timur."
"Seenaknya saja ingin bertemu dengan raja kami." Dua prajurit naga hendak menyerang Astara dan dewa naga. Namun, tiba-tiba pintu gerbang terbuka.
__ADS_1
Seorang berjanggut panjang dengan jubah hitam serta mahkota di kepalanya berdiri menatap dewa bintang. Dua prajurit penjaga yang hendak melawan dewa bintang pun berlutut melihat orang itu.
"Tao Feng, sudah lama kita tidak bertemu." Senyum orang berwibawa itu.
"Chang Yi seribu tahun tidak bertemu, kau masih awet muda." Dewa bintang memeluk temannya itu.
"Ada apa kau datang ke sini? Kau sudah bebas dari hukuman rupanya sehingga bisa datang kemari," ucap raja naga laut timur.
"Ada sesuatu yang harus aku bicarakan denganmu." Wajah dewa bintang berubah menjadi serius.
Merasa tidak enak berbicara di luar, raja naga laut timur mengajak Astara dan dewa bintang masuk ke ruangannya.
"Sepertinya kedatanganmu ke sini sangatlah penting."
Dewa bintang mengangguk. "Adikmu mengambil kristal biru Narendra
Raja naga laut utara pun terkejut. "Apa pemuda yang kau ajak ke sini, reinkarnasi dewa Narendra?"
Astara memberi salam penghormatan. Dewa bintang menganggguk.
__ADS_1
"Dewa Narendra tidak usah sungkan kepada saya. Apa yang bisa saya bantu untuk Dewa Narendra?" tanya raja naga laut timur tersenyum ramah.