Dewa Tiga Dunia

Dewa Tiga Dunia
Menyelamatkan Xiao Yu.


__ADS_3

Esok harinya, Xiao Yu yang tengah asyik berendam di air panas. Di hampiri lima ksatria dari kerajaan. Mereka berlima ingin membawa Xiao Yu menghadap raja negeri salju.


"Kalian ini tidak sopan sekali, sudah kukatakan aku sedang mandi." Xiao Yu terbang sambil memakai pakaiannya.


"Jangan banyak alasan, cepat buka pintunya," ucap salah satu ksatria negeri salju.


"Kami di perintahkan perdana menteri untuk menangkapmu!" ucap salah satu ksatria negeri salju dengan tatapan membunuh.


Xiao Yu menghela napas. "Sudah kukatakan aku tidak mau. Kalian ini keras kepala."


Kelima ksatria langit itu mengepung Xiao Yu dengan pedangnya. Xiao Yu tersenyum senang. Dia menaburkan bubuk ular untuk menghalangi pandangan kelima ksatria.


"Sial, kejar perempuan itu!" Kelima ksatria itu terbang mengejar Xiao Yu.


Kejar mengejar di atas atap bangunan pun terjadi. Salah satu dari ksatria mengeluarkan tebasan angin, tapi Xiao Yu bisa menghindarinya. Xiao Yu menuju hutan untuk melakukan pertempuran langsung.

__ADS_1


"Kalian yang memaksaku!" Xiao Yu melempar duri tajam dari telapak tangannya. ksatria negeri salju menangkis dengan pedangnya.


Xiao Yu berada di atas pohon, dengan mengayunkan kedua tangannya, dia kembali mengeluarkan duri tajam dari tubuhnya, kali ini jauh lebih banyak dari sebelumnya. Lima ksatria negeri salju menggunakan tehnik pelindung untuk menangkis serangan Xiao Yu.


Xiao Yu terkejut dengan kemampuan yang dimliki lima ksatria negeri salju.


"Kau pikir hanya kau yang bisa mengeluarkan tenaga dalam," hardik salah satu ksatria.


Xiao kembali terbang menjauh dari lima ksatria negeri salju.


"Putri Jiarong, maafkan aku." Xiao Yu pun pingsan.


lima ksatria itu membawa Xiao ke istana perdana menteri. Tanpa disadari lima ksatria negeri salju, sisik hijau Xiao Yu terbang memberi pesan kepada Jiarong yang masih tertidur di gua bersama beruang kutub.


Sisik hijau itu menyala terang dihadapan Jiarong, mata Jiarong pun terbuka karena pantulan cahaya dari sisik itu.

__ADS_1


"Ini sisik ular milik Xiao Yu," ucap Jiarong melihat lamat-lamat.


Beruang kutub yang baru disembuhkan Jiarong juga terbangun.


"Xiao Yu dalam bahaya."Jiarong segera berlari menuju tempat penginapan, Jiarong melihat kamar Xiao Yu yang sudah berantakan. Dia kembali menerbangkan sisik hijau itu dan mengikuti kemana sisik itu terbang.


Jiarong terus berjalan mengikuti sisik hijau ular hijau itu. Sampailah dia di sebuah Istana. Penjaga melarang Jiarong untuk masuk. Namun, Jiarong tetap memaksa, dengan tehnik bela dirinya Jiarong mentotok kedua penjaga gerbang itu, lalu terbang melewati gerbang pembatas.


"Siapa kau!?" Seorang prajurit istana memergoki Jiarong.


Jiarong tidak mempedulikannya, dia terus berlari mencari Xiao Yu. salah satu dari ksatria kerajaan menghadang Jiarong.


"Seorang perempuan cantik berani menyusup sendirian di kerajaan," ucap ksatria negeri salju.


"Aku hanya ingin menyelamatkan temanku yang kalian tangkap," balas Jiarong.

__ADS_1


"Jadi kau teman dari siluman ular itu." Ksatria istana itu langsung menyerang Jiarong dengan pedangnya. Jiarong menghindari serangan ksatria itu dengan susah payah karena kemampuan bela dirinya yang masih rendah.


__ADS_2