
Istana asyura adalah perbatasan antara alam manusia dan alam asyura. Jika terjadi kekacauan di istana asyura, maka imbasnya alam manusia akan terkena juga. Oleh sebab itu, para dewa terdahulu tidak pernah menyerang istana asyura. Tapi kali ini kondisinya berbeda, para dewa telah dirasuki aura kegelapan. Yang membuat hati dan pikiran mereka dikendalikan perintah kejahatan, mereka hanya berpikir menghancurkan setiap makhluk yang menghalangi rencana kaisar kegelapan.
pelindung raja asyura hilang, bola energi yang tetakhir mengenai punggung raja asyura. Itu bukanlah serangan berarti jika hanya satu bola energii kecil. Yang berbahaya adalah, energi ki raja asyura semakin menipis. Jika dia menggunakan energi ki dalam jumlah besar, kemungkinan dia akan mati.
Raja asyura menatap empat ksatria langit dengan napas tersengal. "Sialan kalian. Aku bersumpah akan membunuh kalian."
Ksatria langit timur tertawa. "Kau sedang terluka, Birawa. Jangan bermimpi menang melawan kami. Kali ini kau akan mati."
Serentak empat ksatria langit menyerang raja Asyura. kecepatan mereka berempat memang bisa diimbangi, tapi raja asyura hanya bisa bertahan menangkis setiap serangan. Raja asyura butuh waktu untuk memulihkan kondisinya.
"Kau sudah kehabisan energi ki rupanya. Sepertinya kau sedang terluka. Kalau begitu kami akan mengirimmu ke neraka menyusul adikmu," ucap ksatria langit timur.
__ADS_1
Mendengar ucapan terakhir ksatria langit timur, raja asyura terbelalak seolah tidak percaya. Emosinya kembar meluap. "Kau telah membunuh Rabah?"
"Dia melawanku, jadi aku menghancurkan kepalanya," jawab ksatria langit timur.
raja asyura terkoyak, berteriak menantang langit. Semua energi ki yang tersisa dilepaskan hingga lautan kembali bergemuruh. Kilatan petir dengan aura berwarna merah mengelilingi tubuhnya. Tanpa basa-basi serangan secepat kilat menghantam wajah ksatria timur, barat, utara, dan selatan.
Mereka semua terpental menabrak sebuah pulau. Raja asyura tidak berhenti sampai di situ, sebuah gada dengan kilatan petir merah menghantam ksatria langit timur hingga sekarat. Tiga temannya tidak sempat untuk menolong karena masih terluka.
"Kalian semua tidak akan aku maafkan," Raja asyura kehabisan energi ki dan tenggelam ke dasar laut.
Sedangkan tiga ksatria langit terluka parah, mereka menggunakan tehnik pelindung diri sebelum serangan gada petir raja asyura menyerang. Kalau tidak mereka semua akan mati dengan serangan sebesar itu. Ksatria langit berdiri dengan luka dalam yang parah.
__ADS_1
"Kurang ajar kau, Birawa. Beraninya dia buat kita seperti ini," ucap ksatria langit timur.
"Cepat kita tolong ksatria langit timur." kondisi ksatria langit timur mengenaskan. Wajahnya hancur dan kedua kakinya hilang, namun dia masih bisa bernapas. Ketiga ksatria langit membawanya ke kahyangan untuk mengembalikan tubuhnya secara utuh.
Sedangkan prajurit asyura yang tersisa segera menyelam menyelamatkan raja mereka. Raja asyura terlihat tidak sadarkan diri saat dibawa ke tepi pantai.
"Bagaimana ini, apa yang harus kita lakukan," mereka panik melihat rajanya tidak sadarkan diri.
"Tenanglah, raja asyura telah memakan buah persik, Yang Mulia tidak akan meninggal semudah itu. Lebih baik kita bersembunyi ke tempat yang lebih aman sampai sang raja pulih," ucap salah satu prajurit asyura.
Mereka semua membawa raja asyura terbang ke arah timur sembari melihat situasi alam yang di kuasai aura kegelapan.
__ADS_1