
Goncangan terjadi di sekitar tempat pertarungan. cahaya dari ketiga kristal Narendra membuat emas yang membelenggu Astara dan dewa bintang retak, lalu pecah. Astara melepaskan tebasan pedang Narendra ke arah kaisar kegelapan. Kaisar kegelapan menangkisnya dengan tombak dewa, tapi dia terpental dan jatuh ke tanah.
Dewa bintang terkejut melihat kekuatan yang super besar dari Astara. Kaisar kegelapan meningkatkan energi ki untuk melawan Astara. kecepatan kilat dengan tinju disertai kilatan petir hitam mengarah ke Astara. Dengan mudah Astara mampu menahan tinju kaisar kegelapan.
Aura kegelapan keluar dari tubuh sang kaisar hendak menetralkan cahaya terang yang menyelimuti Astara. Namun, aura hitam itu kembali ke dalam tubuh kaisar kegelapan. Kaisar kegelapan mundur beberapa langkah dari Astara.
"Ada apa denganmu?" tanya kaisar kegelapan.
"Cahaya terang itu tidak bisa aku netralkan, sepertinya dia adalah musuh alamiku," jawab aura kegelapan.
kaisar kegelapan mengerang. "Kalau begitu kau menyatulah dalam tubuhku."
__ADS_1
Kaisar kegelapan dan aura kegelapan bersatu untuk melawan kekuatan besar dari diri Astara. Aura hitam disertai kilatan petir menyelimuti tubuh kaisar kegelapan. Astara menyerang dengan tebasan pedang Natendra, kaisar kegelapan melompat menghindarinya, lalu balas menyerang dengan petir yang menggelegar dari segala arah.
Astara dengan cepat mampu menghindarinya, namun prajurit langit yang melihatnya terkena sambatan petir yang mengakibatkan mereka tewas. sedangkan para dewa tingkat tinggi menggunakan tehnik pelindung untuk menghindari serangan petir itu.
Astara melesat menghunuskan pedang Narendra yang mengenai lengan kaisar kegelapan. Petir yang dikendalikan kaisar kegelapan itu pun berhenti. Luka dari lengan dari pedang Narendra kembali sembuh karena kekuatan aura kegelapan.
"Baiklah kalau kau ingin serius!" Kaisar kegelapan meningkatkan energi ki dengan kekuatan penuh. Tubuhnya menjadi lebih kekar, kulit dan zirah perangnya berubah menjadi lebih hitam.
Kaisar kegelapan sudah menyiapkan ribuan panah emas mengarah ke Astara. Ribuan Anak panah itu menghujam deras. Astara dengan pedang Narendra mematahkan ribuan anak panah itu. Namun, salah satu anak panah itu berubah menjadi kaisar kegelapan dan menghunuskan tombak dewa bermata tiga tepat di punggung Astara.
Astara berteriak kesakitan, cahaya dari keningnya menghilang. Dewa kegelapan tersenyum menyeringai. Tombak itu seketika membuat Astara terjatuh tidak berdaya.
__ADS_1
"Akulah yang menang," ucap kaisar kegelapan dengan congkaknya.
Dewa bintang menggunakan energi bintang lima raksasa menyerang kaisar kegelapan. "Terima ini;"
Kaisar kegelapan yang belum siap terkena telak serangan dari dewa bintang di bagian perutnya. Energi bintang lima raksasa itu terus memutar merobek perutnya hingga tubuh kaisar kegelapan terbelah. Dewa bintang segera menyelamatkan tubuh Astara.
"Cepat kejar mereka!" perintah kaisar kegelapan yang masih tergeletak.
Dewa pagoda dan dewa hujan segera mengejar Astara dan dewa bintang. Dewa pagoda mengeluarkan tehnik pagoda raksasa untuk menarik tubuh dewa bintang masuk ke dalam pagodanya. Namun, dewa bintang terlalu cerdik, dia menggunakan tehnik cahaya untuk menghalangi penglihatan dua dewa itu.
Dewa pagoda dan dewa hujan pun merasa silau dengan jurus cahaya ini. Segera dewa bintang melesat ke gunung emei untuk menyembuhkan luka parah Astara.
__ADS_1