Dewa Tiga Dunia

Dewa Tiga Dunia
Astara akan melawan Zhang Yutang.


__ADS_3

"Kau pikir kami akan kabur," hardik Bailin.


"Ini aturan dari sekte, kalian tidak usah membantah lagi," ucap Hai Xuan dengan tenangnya.


"Aturan dari mana itu, kami hanya ingin mencari hiburan di luar. Itu saja."


"Sekali lagi, ini sudah menjadi aturan."


"Senior Xuan, baiklah kalau itu sudah menjadi aturan, kami akan kembali ke kamar kami," ucap Astara sopan.


"Mana ada aturan seperti itu." Bailin masih menggerutu.


"Sudah Bailin, kita ikuti saja, tidak usah menggerutu seperti itu."


"Astara, apa kau tidak merasa aneh dengan Hai Xuan," ucap Bailin.


Astara pun merasakan ada yang aneh dengan sikap dingin Hai Xuan.

__ADS_1


"Kenapa hanya kita yang ditegurnya, padahal banyak orang yang berlalu-lalang keluar dari tempat ini."


"Aku juga sama sepertimu, tapi kita di sini hanya seorang tamu, jadi jaga sikap." Astara menepuk pundak Bailin.


Pagi harinya, kejuaraan kungfu segera di mulai. Delapan peserta yang lolos berdiri gagah masuk di atas arena. Para hadirin bersorak memberi semangat kepada para pendekar yang akan bertanding.


"Kita mulai saja, pertandingan pertama pendekar Astara dari sekte Bunga Teratai melawan Pendekar Li dari sekte Bangau."


Astara dan pendekar Li bersiap, saling berhadapan memberi salam penghormatan. dari kursi pengawas, Jiarong berteriak mendukung Astara. Astara tersenyum simpul menatap Jiarong yang terlihat cantik dengan baju hanfu lengan panjang berwarna putih.


"Mulai!" Wasit memberi aba-aba.


Langsung pendekar Li menggunakan cakarnya untuk merusak wajah Astara. Namun, Dia bisa menghindar. Astara menarik tangan pendekar Li, lalu melemparnya keluar arena. Namun, pendekar Li mampu menjaga keseimbangan. dia menggunaksn jurus peringan tubuh untuk memutar badannya kembal ke arena.


Para penonton pun bersorak-sorai melihat kemampuan pendekar Li dan Astara. Astara menghentakkan kakinya, lalu menggerakkan tangannya menggunakan jurus telapak budha, dengan cepat pendekar Li menggunakan jurus penghalang untuk menangkis jurus Astara.


Pendekar Li tersudut hingga sampai ke tepi arena, satu langkah lagi dia akan terjatuh. jurus telapak budha yang dimiliki Astara terus mendorong pendekar Li. Astara menggerakkan tangannya lalu dihempaskan telapak tangan ke arah pendekar Li. Angin kencang yang menghantam pendekar Li memaksanya terlempar jauh dari arena.

__ADS_1


"Pemenang adalah pendekar Astara dari sekte Bunga Teratai!" seru wasit mengumumkan dengan lantang.


Para penonton pun bersorak, mereka puas dengan aksi dari Astara. Astara memberi salam penghormatan. Zhang Yutang yang duduk di kursi pendekar menatap tajam Astara. Dia tidak sabar ingin mengalahkan Astara demi rasa sukanya kepada Jiarong.


Astara turun dari arena, Jiarong menghampiri Astara mengucapkan selamat. Bailin terlihat senang menepuk pundak Astara. Berikutnya, pertandingan antara Zhang Yutang dan pendekar dari sekte embun.


"Kau hebat pendekar ikat kepala," ucap Jiarong dengan wajah bersemu merah.


"Terima kasih Nona Jiarong."


"Sini biar aku obati lukamu."


Astara mengangguk.


Jiarong membuka botol berisikan air penyembuhan. Dengan air ini tenaga Astara bisa kembali pulih. Yutang yang melihat Astara dan Jiarong sedang bermesraan pun tidak fokus dengan pertarungannya. Yutang hampir saja terkena pukulan pendekar dari sekte embun.


Namun, Yutang dengan segera mengambil alih pertarungan. Reputasinya yang merupakan penangkap siluman handal membuatnya punya jam terbang yang tinggi dalam melakukan pertarungan. Dengan sebagai macam jurus akhirnya Zhang Yutang bisa mengalahkan lawannya.

__ADS_1


__ADS_2