Dewa Tiga Dunia

Dewa Tiga Dunia
Perintah Raja Asyura.


__ADS_3

Namun, raja asyura memutar tubuhnya secara cepat dan membentuk angin tornado raksasa. Angin itu pun menyapu apapun yang ada di depannya termasuk empat ksatria langit yang sudah kelelahan. Mereka bertiga berusaha sekuat tenaga menahan putaran angin itu, tapi energi ki yang terkuras serta kehilangan satu anggota teman membuat mereka bertiga tidak berdaya melawan angin tornado raksasa itu. Mereka bertiga tersapu bersama putaran dahsyat angin itu.


Salah satu dari mereka memberi komando untuk menyelamatkan ksatria langit timur yang tidak sadarkan diri. Ksatria langit barat menangkap tubuh ksatria langit timur. Namun, raja asyura tiba-tiba ada di belakang ksatria langit barat, dengan sekali tendang ksatria langit barat terpental hingga mengeluarkan darah di mulutnya.


Berikutnya raja asyura meningkatkan energi ki nya yang membuat tubuhnya dikelilingi kilatan petir berwarna hitam. Raja asyura menendang ksatria langit utara dan selatan dengan kecepatan kilat, tendangan itu sampai membuat ksatria langit utara dan selatan menghancurkan lembah surga yang membuat mereka berdua terkubur oleh reruntuhan lembah itu. Angin tornado yang di ciptakan raja asyura pun berhenti, dia melayang di udara.


"Hahaha ... kekuatanku telah kembali dan meningkat setelah buah persik ini menyatu dalam tubuhku," ucap raja asyura.


Raja asyura melihat tubuh Zhang Yutang yang tinggal kulit, dia pergi membawa tubuh itu menuju istana asyura dengan kecepatan kilat. Setelah sampai di sana, prajurut asyura mematung melihat siapa yang berjalan gagah menuju singgasana. Mereka seolah tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Baju perang dengan mahkota tengkorak dan manik mata berwarna hijau menyala, mereka bersorak karena raja kegelapan telah kembali.


"Hidup raja asyura!" Serentak mereka menyerukan kembalinya sang raja.


Liyan dan Rabah yang berada di ruangan meditasi segera menemui rajanya segera berlutut memberi salam penghormatan.


"Hormat kepada Baginda Raja!" seru mereka berdua.

__ADS_1


"Bangunlah kalian berdua," ucap raja asyura.


Mereka bangun, lalu berdiri disamping raja asyura.


"Aku telah kembali dan memiliki kekuatan melebihi dewa. Ini saatnya kita menaklukan tiga alam dan mengusainya! Sudah terlalu lama bangsa asyura tertindas oleh aturan langit!" seru raja asyura.


Prajurit asyura bersemangat serentak mendukung tujuan sang raja. Rabah dan Liyan melihat mayat Zhang Yutang yang mengenaskan.


"Kakak, kenapa kau membawa mayat manusia ini," ucap Rabah.


Darah raja asyura meresap melalui pori-pori tubuh Zhang Yutang. Tubuh Zhang Yutang pun mengembang dan pulih seperti sedia kala. Dia bangkit dari kematian dan menjadi maklum setengah asyura.


"Hai kamu anak manusia ,aku telah memberikan darah dan sedikit energi ki. kini kamu memiliki darah asyura dan tubuh manusia. Kau akan menjadi lebih hebat dari sebelumnya," ucap raja asyura.


Zhang Yutang berlutut memberi salam penghormatan. "Terima kasih atas kebaikan raja asyura."

__ADS_1


"Bangunlah, aku punya tugas untukmu," ucap raja asyura.


"Hamba siap menerima tugas dari sang raja."


"Kau punya dendam terhadap Astara, bunuh dia dan bawa putri Jiarong kemari," perintah sang raja.


Zhang Yutang tersenyum lebar. "Hamba akan laksanakan perintah raja."


"Pergilah, bawa prajurit asyura jika kau membutuhkan."


"Baik raja." Zhang Yutang segera pergi dengan membawa prajurit asyura.


"Kakak, Kenapa kau ..."


"Aku tau yang ada dipkiranmu Rabah," Raja asyura memotong ucapan adiknya.

__ADS_1


__ADS_2