Dewa Tiga Dunia

Dewa Tiga Dunia
Di Atas Angin.


__ADS_3

"Jurus apa itu?" Astara terbelalak melihat energi besar yang keluar dari kedua tangan Soma.


Bola hitam itu meluncur deras ke arah Astara.


"Gawat." Astara menghindar, tapi Soma bisa mengendalikan bola itu.


Astara terbang menjauhi bola hitam raksasa itu, tapi energi bola itu terus mengikutinya. Astara terbang mendekati Soma, lalu berbelok sembilan puluh derajat. Soma terkejut, serangannya mengarah dan mengenai dirinya. Soma pun terbawa dan meledak bersama bola raksasa itu.


Energi ki Soma menghilang, namun Astara tau itu hanya tipuan untuk membuatnya lengah. Dari balik kepulan asap, ribuan panah emas melesat. Astara maju ke arah kepulan asap menghindari serangan itu dengan cepat, lalu memukul Soma dengan kekuatan penuh.


Soma menyusur ke tanah hingga menabrak sebuah bukit. Astara menggunakan jurus tangan budha untuk menjepit tubuh Soma dengan bukit yang ada di sekitar. Bukit yang menjepit Soma dipadatkan hingga membentuk besi yang menghimpit Soma.

__ADS_1


"Kurang ajar!" Soma berteriak emosi, tubuhnya tidak bisa bergerak lagi.


Aura kegelapan muncul mengubah dirinya menjadi sebuah pedang raksasa dan menebas bukit itu. Soma pun bisa bergerak kembali. Astara kembali melesat mengeluarkan pedang Narendra, Soma menangkisnya dengan tongkat dewa.


Kilatan petir dan goncangan terjadi di sekitar saat senjata andalan mereka beradu. Kekuatan mereka tampak berimbang. Aura kegelapan yang keluar dari tubuh Soma menendang Astara saat fokus pada Soma. Astara melesat menghantam tanah.


Kristal galaxi yang ada di dalam diri Astara memberitahu kalau Soma memiliki energi gelap yang tidak terlihat menyerupai dirinya. Astara memejamkan mata merasakan energi jahat yang mendekatinya. Astara dengan sigap melompat menghindari serangan aura kegelapan yang tidak terlihat.


Soma tanpa aura kegelapan hanyalah dewa biasa. Astara melesat mendekati Soma. Aura kegelapan yang meninggalkan tubuh Soma tidak sempat untuk melindunginya. Dengan pukulan aura biru Soma terkena telak di wajahnya hingga lehernya patah terkubur bebatuan. Aura kegelapan segera melesat masuk ke dalam tubuh Soma sebelum terlambat.


"Aku juga tidak menyangka ada makhluk sehebat dia. Bahkan, kekuatannya tidak tidak berkurang sedikitpun," ucap aura kgelapan.

__ADS_1


Soma keluar dari reruntuhan meningkatkan kembali energi ki nya. Pancaran sinar emas menyelimuti Soma. Astara juga mengeluarkan aura penggabungan empat kristal Narendra. Mereka berdua kembali bertarung di udara. Kali ini Soma tampak kwalahan. Berkali-kali Soma terkena pukulan dan tendangan dari Astara.


Astara mempercepat gerakannya, lalu menyerang Soma dari jarak dekat dengan bola energi ke berbagai arah. Soma pun kesakitan karena bertubi-tubi terkena ledakan bola ebergi. Akhirnya Soma jatuh ke bawah dengan tubuh terbakar.


Namun, tubuhnya kembali bangkit dengan energi aura kegelapan. Astara memperhatikan dengan seksama penyembuhan cepat tubuh Soma.


"Jadi aura gelap itu yang membuat tubuhnya bisa utuh lagi," gumam Astara.


Soma mendongak dengan tatapan tajam. "Dia jauh lebih kuat dari yang pernah aku hadapi. Aku tidak menyangkanya."


"Soma, kau harus bisa mencari kelemahannya," ucap aura kegelapan dari dalam diri Soma.

__ADS_1


"Aku juga memikirkan itu, aku tau kelemahannya." Soma mengeluarkan ribuan panah emas ke arah Astara.


Astara tersenyum sinis. "Tehnik itu lagi, kau tidak akan berhasil menggunakan tehnik yang sudah terbaca olehku."


__ADS_2