Dewa Tiga Dunia

Dewa Tiga Dunia
Zhuyan Yang Ganas.


__ADS_3

"wahai jiwa yang lahir dari kebencian turunlah ke bumi. Buatlah kekacauan di bumi. Jadikanlah penduduk bumi sekutu kalian," perintah Soma.


Jutaan makhluk bermata satu itu pun turun ke negeri bambu dengan tawa kejahatan. Para dewa yang melihat segerombolan makhluk kecil nan hitam pun heran.


"Apa itu?" tanya dewa bintang dari kejauhan.


ksatria langit timur menggunakan mata elangnya untuk melihat dari dekat. jenis makluk apa itu.


"Itu adalah Zhuyan makhluk neraka yang terlahir dari kebencian," ucap ksatria langit timur.


"Gawat, kita harus segera mengungsikan penduduk bumi sebelum Zhuyan menjadikan penduduk bumi sama sepertinya." Para dewa pun berbagali tugas.


Empat ksatria langit, dewa petir, dan dewa angin bertarung melawan Zhuyan. Sedangkan dewa pagoda, dewi bulan, dan Xiao Yu membawa penduduk negeri bambu ke sekte terdekat yang sudah dilapisi mantra pelindung dewa bintang.


Dewa pagoda menggunakan tehnik cahaya untuk mengganggu penglihatan jutaan Zhuyan. Dengan tehnik cahaya itu, dewa pagoda, dewi bulan dan Xiao Yu bisa memindahkan penduduk bumi dengan energi ki yang mereka miliki.


"Untunglah kita tidak terlambat," ucap Xiao Yu.

__ADS_1


"Kalian semua tetaplah di sini, jangan ada yang keluar batas!" seru dewa pagoda.


Sedangkan empat ksatria langit bertarung melawan jutaan Zhuyan dengan kekuatan mereka masing-masing. Zhuyan memang tidak bisa bertarung, makhluk dengan gigi bergerigi ini hanya tau lapar dan menghancurkan.


Namun spesialisasi Zhuyan adalah bisa membelah tubuhnya menjadi dua bagian. Empat ksatria langit pun frustasi karena Zhuyan tidak bisa meninggal, bahkan jumlah mereka semakin bertambah banyak. Rumah, pohon dan benda yang ada di sekitarnya dengan cepat dilahap habis oleh Zhuyan.


Apa yang harus kita lakukan, jumlah mereka semakin bertambah. Sedangkan energi ki semakin melemah," ucap ksatria langit utara yang tengah sibuk menebas Zhuyan yang menyerangnya.


Dewa bintang melakukan telepati kepada empat ksatria langit. "kalian jangan bertarung dengan Zhuyan. Zhuyan adalah jenis makhluk membelah diri."


Empat ksatria langit pun terbang dan bergabung dengan dewa pagoda di dalam dinding pelindung.


Empat ksatria langit pun berpencar membantu dewa yang lain.


"Kalau kita terus bertahan energi kita juga akan habis," ucap dewa petir.


"kita harus bergerak, mencari cara mengalahkan Zhuyan," pekik dewa angin.

__ADS_1


"Dewa bintang, anda memiliki pengetahuan yang luas. Cari tau bagaimana mengalahkan Zhuyan." Xiao Yu terlihat frustasi.


"Zhuyan hanya bisa dikurung dengan tungku penyedot. Tapi masalahnya, aku tidak tau dimana tungku itu," jawab dewa bintang.


Ribuan monster air milik dewa hujan muncul dari tanah melawan Zhuyan. Dewa pagoda dan dewa hujan datang membantu mempertebal dinding pelindung.


"Kalian sudah datang." Para dewa terlihat senang melihat dewa pagoda dan dewa hujan.


"monster airku tidak akan bertahan lama, kita harus tetap waspada," ucap dewa hujan.


"Dewa pagoda, apa bola pengintaimu bisa melihat dimana tungku penyedot berada?" tanya dewa bintang.


"Tentu saja bisa." Dewa pagoda meyalakan bola pengintai untuk mencari dimana tungku penyedot.


Bola pengintai itu menunjukan sebuah gunung purba yang ada di negeri sabit, tepatnya di lereng lembah bunga teratai.


"Baiklah, aku dan Jingyi akan pergi kesana. Kalian tolong sekuat tenaga bertahan," ucap dewa bintang.

__ADS_1


"Tunggu dulu." Dewa pagoda mencegah dewa bintang.


__ADS_2