Dewa Tiga Dunia

Dewa Tiga Dunia
Mencari Sang Dewa.


__ADS_3

Jiwa raja asyura pun tersegel. Kehidupan laut kembali normal.


Di sisi lain, Rabah berhasil kabur memanfaatkan pertarungan sengit antara kakaknya dan dewa perang. Dia bersembunyi di sebuah gunung di ujung timur dunia untuk mempelajari gulungan dari langit.


Dewa perang hendak mengejarnya, tapi empat ksatria langit menghalanginya.


"Tunggu Soma, itu perbatasan dunia. Jika kita bertarung di alam manusia akan mengakibatkan kehancuran yang dahsyat," ucap ksatria timur.


Dewa perang pun melunak. "Kita kembali menghadap kaisar."


Kaisar langit masih duduk di altar penghakiman ditemani permaisuri dan dayang-dayangnya.

__ADS_1


Dewa Soma dan empat ksatria langit berlutut memberi penghormatan. "Hamba menghadapi kaisar langit."


"Sudah lama aku menunggumu di sini," ucap kaisar langit.


"Kami telah berhasil membunuh raja asyura Birawa Yang mulia," ucap dewa perang.


Kaisar mengelus janggut panjangnya. "Bagus ... tapi aku masih melihat kekacauan di alam manusia akibat roh jahat asyura. Prajurit langit, segera selesaikan."


"Siap laksanakan yang mulia." Keempat prajurit langit membentuk formasi dari empat penjuru mengeluarkan kekuatannya masing, petir untuk membunuh prajurit asyura yang jatuh di bumi, angin untuk mengusir roh jahat yang ada di udara, air hujan untuk membersihkan udara dari roh jahat dan api untukmu membakar sisa-sisa roh jahat yang ada di bumi. Keempat prajurit langit tersenyum lebar, alam manusia kembali seperti semula.


Dewa perang tidak akan membiarkan dewa Narendra terlahir kembali. Karena kalau dewa Narendra terlahir dan mengingat semuanya. Maka kedok dewa perang akan dibongkar oleh dewa Narendra.

__ADS_1


Di bumi, seorang petani miskin Yang sudah sepuluh tahun mendambakan seorang anak. Akhirnya mendapat anak laki-laki yang sehat dan memiliki tanda di kening berbentuk V. Petani itu betul-betul gembira karena penantian panjangnya.


Hanya lima menit kebahagian dua suami istri itu, dewa perang dengan ilmu sihirnya membunuh bayi itu dari dalam. Seketika bayi itu pun meninggal. Kedua petani itu pun kembali bersedih dan putus harapan menyembah dewa meminta anak.


Dewa bumi yang mengetahui kejadian itu pun merasa iba kepada pasangan suami istri itu.


"Butuh waktu seratus tahun lagi untuk menanti kelahiran dewa Narendra," ucap dewa bumi sambil mengelus janggut putihnya.


Di sisi lain, seekor siluman tikus mencari keberadaan dewa Narendra. Tikus itu adalah jelmaan dari tikus emas yang dibunuh oleh dewa perang. Dia ingin membantu dewa Narendra menemukan kekuatannya kembali. Supaya dia bisa membalas apa yang dilakukan dewa perang kepadanya.


Namun, seratus tahun mencari, dia tak kunjung menemukan dewa Narendra. Keadaan alam manusia pun mulai kacau seiring menguatnya Aura iblis dari bumi bagian timur. Aura kegelapan itu seolah menyerap inti sari yang ada di sekitarnya yang membuat tanaman dan hewan mati tinggal tulang dan kulit.

__ADS_1


Di sisi lain, siluman tikus melihat cahaya terang dari negeri sabit. Siluman tikus itu menyakini itu adalah dewa Narendra. Segera dengan ilmu sihirnya dia terbang menembus awan menghampiri cahaya terang itu. Siluman tikus itu melihat dewa bumi yang juga terlihat terburu-buru.


"Dewa bumi ini aku Bailin!" panggil siluman tikus di atas awan.


__ADS_2