
Setelah tau Kalau Xiao Yu bukan orang biasa. Astara menyuruh Bailin untuk Mengawasi Xiao Yu. Bailin dengan senang hati melaksanakan perintah Astara. Dia segera menghilang untuk merubah dirinya menjadi tikus. Bailin masuk di kamar Xiao Yu.
Xiao Yu yang juga seorang siluman, mencium hawa siluman ada di kamarnya. Seekor tikus terlihat bersembunyi di bawah meja. Xiao tersenyum sinis melihat tikus itu. Dia sudah menduga, pasti Astara akan memata-matainya.
Xiao Yu mengambil satu potong keju, lalu di jatuhkannya di lantai. Bailin yang berubah menjadi tikus tergoda dengan bau harum keju segar itu.
"Sialan, kenapa dia menjatuhkan keju di sini." Bailin mencoba sekuat tenaga menahan aroma harum keju itu.
"Aku ingin tau, seberapa kuat kamu menahan," batin Xiao Yu.
Bailin terus menggosok hidungnya. Pada akhirnya dia keluar dari persembunyiannya. Xiao Yu yang melihat tikus berteriak keras hingga terdengar beberapa murid sekte Lin'an. Bailin segera kabur dari kamar Xiao Yu.
Para murid pun segera membuka kamar Xiao Yu.
"Ada apa, Nona?" Tanya salah satu murid sekte Lin'an.
"Tadi aku melihat tikus."
"Dimana?"
"Di sana," tunjuk Xiao Yu di bawah meja.
Para murid pun mencari di sudut ruangan, tapi tetap saja tidak menemukan tikus itu.
__ADS_1
"Nona, kami sudah mencari ke sudut ruangan, tapi tidak ada tikus di sini," ucap salah satu murid sekte Lin'an.
Jiarong dan Gongfu datang. "Ada apa ini?"
"Nona Xiao Yu melihat tikus, Ketua."
"Hanya seekor tikus, mengapa ramai seperti ini, cepat keluar," ucap Gongfu.
Jiarong tampak berpikir, pasti ada hubungannya dengan Astara.
"Ayah, aku keluar dulu ya," ucap Jiarong secara tiba-tiba.
"Kau mau kemana, Jiarong?" panggil Gongfu.
Astara menatap ramah Jiarong. "Jiarong, ada apa malam-malam ke sini?"
Jiarong mematung, dia pikir tikus yang ada di kamar Xiao Yu adalah Bailin. "Ti-tidak apa-apa hanya ingin melihat apakah kau sudah tidur atau belum."
"Aku dan Bailin sedang bermain Xiangqi, kau mau ikut bermain?" tanya Astara.
"Tidak perlu, aku ada urusan." Jiarong langsung pergi dengan salah tingkah.
Astara dan Bailin saling melempar senyum.
__ADS_1
Di perjalanan Jiarong berpapasan dengan Xiao Yu. Xiao Yu dengan lidah bercabangnya berbisik menghipnotis Jiarong. Mata Jiarong menatap kosong ke depan berjalan keluar sekte Lin'an.
Bailin sekelebat mencium hawa siluman.
"Ada apa Bailin?" tanya Astara.
"Aku mencium bau siluman, tapi hawa itu tiba-tiba hilang."
"Kita selidiki." Astara dan Bailin beranjak dari tempatnya. Mereka mencari kemana siluman itu pergi.
"Tidak ada," ucap Bailin.
"Kita ke kamarnya Xiao Yu, aku curiga dia pelakunya." Astara dan Bailin menuju kamarnya Xiao Yu.
"Tidak ada di kamarnya," ucap Bailin.
Gongfu datang menemui Astara. " Gawat Jiarong tidak ada di kamarnya."
Astara terbelalak. Dengan tehnik kultivasinya, dia mencari energi ki dari Jiarong. Jiarong terlihat berjalan di hutan menuju gunung Lin'an.
"Bailin, ikut aku menemui Jiarong, dia sepertinya terpengaruh sihir siluman." Bailin dan Astara terbang menuju hutan Lin'an.
"Dari mana kau tau Jiarong ada di hutan Lin'an?" tanya Bailin.
__ADS_1
Xiangqi; Permainan catur orang cina.