
Tubuh Zhang Yutang pun mengering, matanya membulat besar terhisap oleh kekuatan besar raja asyura. Para dewa yang masih tersisa pun terkejut melihat apa yang terjadi. gumpalan asap hitam keluar dari mulut Zhang Yutang yang tergeletak dengan mata besar mendelik itu. Asap hitam itu berubah menjadi makhluk yang ditakuti para dewa.
"Itu raja asyura, dia telah kembali! Cepat beritahu kaisar langit!" pekik salah satu dewa.
Belum juga mereka pergi raja asyura sudah membunuh mereka dengan mengarah petir yang ada di tangannya. Kastria langit timur pun sudah sampai di tempat kejadian dan melihat para dewa berguguran.
"Jadi kau sumber malapetaka itu." Ksatria langit timur menatap tajam ke arah raja asyura.
"Ksatria langit timur, lama tidak bertemu. Anak manusia ini telah membangkitkanku." raja asyura menunjuk Zhang Yutang yang tergeletak dengan tubuh yang mengering.
"Kau pasti telah menghasutnya." Ksatria langit timur menghujamkan tombak dan mengenai jantung raja asyura.
Raja asyura hanya melihat tombak itu menancap tepat di jantungnya, lalu mencabut tombak itu. "Hahaha ... kau tidak bisa mengalahkanku dengan mainan seperti ini. Aku telah memakan buah persik pemberian dewa perang, tubuhku abadi dan tidak bisa di lukai."
__ADS_1
Ksatria langit kembali melancarkan serangan petir dari atas dan mengenai telak tubuh raja asyura. Seharus setelah terkena serangan itu, dia terluka. Namun, apa yang diharapkan ksatria langit tidak terjadi, raja asyura masih kokoh berdiri dengan tubuh kebalnya.
"Ayo ksatria langit timur, keluarkan serangan terkuatmu!" seru sang raja kegelapan.
Ksatria langit mengeluarkan pedang dari tubuhnya dan menambah kekuatan pegang itu dengan petir melalui energi ki nya. Dengan kecepatan kilat ksatria langit timur menyerang raja asyura dengan pedang petirnya.
Kali ini raja asyura menghindar. "Serangan itu cukup untuk melukaiku."
"Lepaskan aku!" pekik ksatria langit timur.
Raja asyura tersenyum menyeringai, dengan menambah kekuatan tangannya, dia mematahkan tangan kanan ksatria langit timur. Ksatria langit timur pun berteriak kesakitan dan tertunduk lemah. pedang petir yang ada di tangannya menghilang karena energinya terkuras.
"Kau bilang ingin aku lepas, kan? Aku turuti permintaanmu." Raja asyura menendang dada ksatria langit timur hingga dia terlempar jauh dan lengan kanannya terlepas.
__ADS_1
Ksatria langit timur pun tergeletak lemas. raja asyura mendekatinya hendak mengeluarkan serangan untuk mnghabisi ksatria langit timur. pedang angin yang tajam siap merobek tubuh ksatria langit timur. Namun, Kekuatan api, air dan angin menghentikan serangan raja asyura.
Ketiga ksatria langit datang membantu temannya yang sudah setengah sekarat. Mereka bertiga menatap tajam ke arah raja asyura.
"Kau telah membuat salah satu empat penjaga langit terluka parah, perbuatanmu tidak bisa dimaafkan," ucap ksatria langit barat.
"Memangnya kenapa? Aku memangbselalu salah di mata kalian!"
Ketiga ksatria langit menyerang raja asyura, pertarungan sengit di langit terjadi. jual beli serangan di lancarkan oleh kedua pihak. ketiga ksatria langit yang kehilangan satu temannya sedikit kwalahan. raja asyura tertawa sambil menghindari serangan dari ketiga penjaga langit itu.
"Ada apa dengan kalian, kekuatan kalian semakin melemah jika salah satu dari kalian terluka."
ketiga ksatria langit itu pun mundur sejenak untuk mengatur strategi penyerangan.
__ADS_1