Dewa Tiga Dunia

Dewa Tiga Dunia
Energi Bintang Lima.


__ADS_3

"Dia kabur!" seru Suli.


Astara dan Suli segera mengejar raja naga laut utara yang membawa sebuah kotak kayu yang diikat dengan sebuah segel mantra.


"Sepertinya raja naga telah dirasuki aura kegelapan," ucap Suli.


"Tapi aku tidak merasakan aura kegelapan merasuki raja naga laut utara," balas Astara.


"Kenapa raja naga membawa kabur kristal Narendra. Bukankah kristal itu hanya bisa bekerja pada tuannya?" tanya Suli.


"Aku tidak tau, yang jelas kita harus mendapatkan kristal itu. Aku merakan energi jahat datang ke sini," ucap Astara.


Raja naga laut utara keluar menuju tepi laut. Bailin yang melihatnya beeusaha menghadang. Namun, dengan serangan naga air, Bailin terlempar dari bibir pantai.

__ADS_1


"Bailin kau tidak apa-apa?" tanya Astara.


"Aku tidak apa-apa cepat kejar raja naga itu."


Suli pingsan, dia sudah sampai batasnya. Astara mempercayakan Suli pada Bailin.


"Aku tidak akan menyerahkan kristal ini kepada siapapun," ucap raja naga yang terus berlari dari kejaran Astara.


Astara menggunakan pedang Narendra, lalu melempar ke arah raja naga laut utara. Dia bisa menghindar, tapi raja naga kehilangan keseimbangan sehingga kotak kayu itu jatuh di hutan. Raja naga segera meluncur ke bawah mencari kotak itu. Astara menyusulnya.


"Mau kemana kau, pengecut." Ksatria langit sinis menatap Astara.


"Kali ini kami akan mematahkan tulang-tulangmu," ucap ksatria langit timur.

__ADS_1


Astara menaikan energi ki menggabungkan Aura hijau dan merah menjadi aura kuning menyala. Kekuatannya meningkat dua kali lipat, namun tenaganya akan cepat terkuras. Karena ini sesuatu yang mendesak, Astara harus menyelesaikan pertarungan ini dengan cepat. Sebelum raja naga semakin jauh dari jangkauannya.


Empat ksatria langit juga meningkatkan energinya yang membuat otot-otot yang ada di tubuhnya membesar dan mengeluarkan aura hitam yang kuat.


"Kau pikir akan mudah mengalahkan kami." Empat ksatria langit menyerang secara bersamaan.


Astara menyerang menggunakan pedang Narendra. Namun, empat ksatria langit bisa menghindarinya. Pedang Narendra itu berbalik menyerang ksatria langit, tapi ksatria langit barat menggunakan gada rakssasanya dengan kilatan petir untuk melempar pedang Narendra ke atas.


Ketiga ksatria langit menyerang dengan senjata masing-masing. Astara menggunakan tehnik tangan budha raksasa untuk menahan ketiga ksatria langit. Tiga ksatria langit pun kwalahan menahan serangan Astara. Namun, sebuah gada raksasa milik ksatria langit barat terbang menghancurkan serangan tangan budha. Astara pun terbelalak. Kekuatan mereka seolah meningkat dua kali lipat.


"Sekarang giliran kami." Ksatria langit utara dan selatan menendang dengan kecepatan kilat tepat di perut Astara yang membuatnya meluncur deras jatuh menatap pepohonan di hutan. Astara masih bisa bangun karena aura kuning melindungi tubuhnya.


"Aku tidak bisa mengalahkan mereka sekaligus. Aku harus bisa memisahkan mereka," gumam Astara.

__ADS_1


ksatria langit barat tiba-tiba sudah berada di depan Astara. Dia mencengkram kepala Astara, lalu melemparnya ke udara. ksatria langit timur yang sudah siap melakukan pukulan terkuatnya tiba-tiba terkena ledakan serangan energi berbentuk bintang lima. Ksatria langit timur pun goyah, Astara yang melihat kesempatan menendang ksatria langit timur. Namun, dia masih bisa menghindari tendangan Astara.


__ADS_2