
Keempat ksatria langit mengeluarkan sebuah gulungan untuk menetralkan apu hitam itu.
Dewa angin tertawa. "Kalian memang mempunyai kekuatan hebat, tapi otak kalian kosong. Aku bisa dengan mudah mengembalikan serangan kalian dengan kekuatan anginku."
Keempat ksatria langit geram, mereka menyerang dewa angin dan dewa petir secara bersamaan. Dewa petir memukul palu dewa ke tanah dan mengeluarkan petir yang mengenai ksatria langit. Mereka berempat pun terkulai lemas karena serangan petir.
"Sial, kita tidak bisa mendekati mereka," ucap ksatria langit timur.
"Hahaha ... kalian memang tidak pernah berpikir cara bertarung dengan baik."
__ADS_1
Keempat ksatria langit menaikan aura dewanya. Kali ini mereka mengatur strategi untuk menyerang dewa angin dan dewa petir. ksatria langit timur dan barat yang memiliki kekuatan api dan air menyerang dua dewa tingkat tinggi itu. pertarungan dengan kecepatan tinggipun terjadi, kilatan petir serta ledakan di sekitar pertempuran tidak bisa dihindarkan.
Astara yang tengah terluka, memanfaatkan kejadian ini untuk memulihkan kondisinya. butuh waktu satu jam untuk mengembalikan energi ki nya. Sedangkan di atas udara, dewa petir dan dewa angin masih bertarung dengan ksatria langit timur dan barat. Kekuatan angin, api, petir dan air saling beradu.
Terlihat pertarungan mereka berimbang, Strategi yang digunakan ksatria langit berjalan. Saat dewa angin dan petir mulai lamban, ksatria langit utara dan selatan menyerang dengan tenaga yang masih segar. Serangan tinju ksatria langit utara dan selatan mengenai wajah dewa angin dan petir.
Mereka berdua pun dijadikan bulan-bulanan oleh dewa angin dan petir. dewa petir mampu berpindah cepat dengan tehnik petirnya, dewa angin mampu membuat tornado raksaaa yang mampu menggulung ksatria langit utara dan selatan.
ksatria langit barat dan timur tidak tinggal diam, mereka berdua melesat dengan kekuatan air dan api untuk menyelamatkan rekannya. Terlihat ksatria langit utara dan selatan terluka cukup parah.
__ADS_1
"Kalian istirahatlah dulu, biar kami yang menghadapi mereka?"
"Strategi kalian betul-betul membuatku tertawa, kami adalah pemilik esensi petir dan angin, tentu saja kalian bukan lawan kami," ucap dewa petir memanas-manasi ksatria langit utara dan selatan.
"Kalian berdua akan kami buat menjadi debu!" Ksatria langit barat dan timur menyerang secara bersamaan.
Pertarungan kali ini seimbang karena dewa angin dan petir bukan pemilik elemen api dan air. Seharusnya dewa hujan dan dewa matahari yang pantas bertarung dengan mereka berdua. Ksatria langit timur dan barat semakin menggila saat mereka menggabungkan energi api dan air membentuk sebuah gas yang membuat penglihatan dewa petir dan dewa angin terganggu.
Dewa angin dan petir pun tidak bisa melihat. Ksatria langit timur dan barat dengan cepat menyerang kedua dewa itu dengan tombak dan gada, tapi dua dewa tingkat tinggi itu masih bisa menangkisnya karena dewa angin dan petir masih merasakan aura ksatria langit yang menyerang. Walaupun, dengan gerakan sempoyongan. Ksatria langit barat dab timur mempercepat gerakannya.
__ADS_1