Dewa Tiga Dunia

Dewa Tiga Dunia
Kabar Gembira.


__ADS_3

Zhang Yutang terlihat terkapar di bawah pohon imbas pertarungannya dengan Hai Xuan. Hai Xuan datang menemui Zhang Yutang, lalu memberinya air penyembuhan untuk mengobati lukanya.


"Kenapa tadi kau menyerangku?" tanya Zhang Yutang dengan suara parau.


"Aku tidak ingin kau gegabah, kau bisa merusak rencanaku."


"Aku hanya ingin membunuh Astara, bukan yang lain."


"Di dalam dirimu ada jiwa kakakku, kalau kau menggunakan kekuatannya, maka jiwa asyuranya akan keluar, kalau itu terjadi rencanaku akan berantakan," ucap Hai Xuan.


Zhang Yutang hanya terdiam menatap Hai Xuan.


"Kau boleh memakai kekuatan asyura, tapi jangan di tempat umum," ucap Hai Xuan.


Malam pun tiba, Astara sedang bersama dengan Jiarong di atap rumah.


"Dari mana Yutang mendapatkam kekuatan besar seperti itu?" tanya Jiarong yang penasaran.


"Yutang tengah bersatu dengan asyura, aku melihatnya saat dia hendak mengeluarkan energi ki. Aura hitam muncul dari dalam tubuhnya," jawab Astara.

__ADS_1


"Kurang ajar, sekian lama ayah merawatnya, tapi apa balasan darinya," geram Jiarong.


"Aku yakin Yutang akan kembali. dia ingin mengincar nyawaku dengan bantuan asyura," ucap Astara.


Jiarong memegang tangan Astara erat. "Aku tidak mau kamu kenapa-kenapa, Astara."


Astara tersenyum tipis menatap Jiarong. "Tenanglah, aku tidak akan kalah dari Yutang. Kita akan selalu bersama di kehidupan sekarang, dan nanti."


Jiarong terbenam di dada bidang Astara.


Satu minggu kemudian, Gongfu sudah sembuh dari lukanya. Dia berencana ingin menikahkan putrinya dengan Astara. Pesta


"Aku 'kan belum jawab mau," ucap Jiarong dengan wajah bersemu merah.


Astara pun berlutut untuk meyakinkan Jiarong. "Aku Astara Lodya akan menjagamu sampai napas ini berhenti."


Jiarong sudah tidak bisa lagi menyembunyikan rasa senangnya. Dia menuntun Astara berdiri, lalu memeluknya dengan erat.


"Bodoh, aku tadi hanya menggoda saja. Tentu saja aku mau menjadi istrimu," ucap Jiarong sambil terisak.

__ADS_1


Gongfu pun tertawa.


"Manusia itu memang aneh, tadi merasa malu, terus gembira, sekarang menangis. Lebih baik menjadi siluman sepertiku, bisa bebas pergi kemana saja tanpa terikat suatu aturan," gumam Bailin yang melihat kedekatan Jiarong dan Astara.


"Baik, semua sudah setuju, acara akan dilaksanakan minggu depan. Aku akan mengundang semua sekte persilatan dari Negeri Bambu," seru Gongfu yang tampak gembira.


Di sisi lain, luka Zhang Yutang juga sudah sembuh. Dia berencana mencari tempat tinggal di atas gunung. Namun, seekor siluman ular hijau menyerang dengan tiba-tiba. Zhang Yutang berhasil menghindari serangannya.


"Apa kau tidak takut mati manusia masuk ke daerah kekuasaanku," hardik Siluman ular itu.


Zhang Yutang tersenyum sinis menatap siluman itu. "Jadi ini daerah kekuasaanmu? Aku akan merebutnya!"


"Lancang kau manusia!" Siluman ular itu berubah menjadi ular raksasa dan menyerang Zhang Yutang dengan bisanya.


Zhang Yutang dengan mudah dapat menghindari serangan ular hijau itu. Dia mengeluarkan pedang ruyi dari tangannya, lalu mengibaskan pedang itu dengan kekuatan anginnya. Ular itu pun terkena telak serangan dari pedang angin itu. dia berubah menjadi seorang perempuan cantik.


Zhang Yutang dengan tatapan tajam mendekati siluman ular itu yang sudah terluka parah.


"Jadi kau bisa berubah menjadi manusia juga ya. Cantik juga wujud manusiamu. Kau siluman ular yang bertapa berharap menjadi dewi kahyangan ... hahaha."

__ADS_1


"Apa yang kau harapkan dariku, bukankah dengan tehnik kultivasimu itu harusnya kau bisa berbuat kebajikan terhadap sesama."


__ADS_2