
Kedatangan pria misterius di sekitar rumah. Akhirnya membuat Juan khawatir dengan keselamatan keluarganya. Terutama keselamatan dari seorang Amasya yang sedang hamil. Juan akhirnya memutuskan untuk menyewa dua bodyguard yang akan mengawal Amasya ketika berpergian.
Sebelum Juan berangkat kerja ke kantor miliknya. Juan menyempatkan diri untuk mendatangi sebuah padepokan bela diri. Dimana di padepokan itu, Juan bisa menyewa seorang jawara yang di kenal memiliki ilmu bela diri yang mumpuni. Hingga Juan bisa tenang, ketika Amasya tidak dalam pengawasan darinya.
Juan di sambut oleh seorang kepala padepokan yang terlihat begitu ramah menyambut kedatangan Juan tersebut. Juan di bawa masuk ke dalam padepokan. Sekedar melihat aktivitas di padepokan yang lebih banyak di lakukan dengan latihan bela diri yang cukup keras.
"Ini adalah padepokan kami pak. Di sini kamu berlatih bela diri, selain untuk melindungi diri. Kita juga melakukan latihan bela diri untuk menolong orang lain yang tertindas." Ucap kepala padepokan.
__ADS_1
"Saya harap demikian pak. Kedatangan saya ke sini sendiri, bermaksud untuk mencari seseorang yang bisa melindungi istri saya. Beberapa hari terakhir ini, ada pria misterius yang terlihat memantau rumah saya. Saya takut ada suatu hal buruk yang sedang di rencanakan oleh pria itu terhadap keluarga saya." Ungkap Juan.
"Pria seperti itu, memang terkadang memiliki niat yang buruk. Bukan kita mau negatif thinking pada dia. Tapi kewaspadaan harus tetap kita tingkatkan. Mengingat dia sewaktu-waktu bisa melakukan aksi yang tak terduga pada kita. Terutama pada istri kita yang tak tahu apa-apa, serta tak memiliki kemampuan bela diri yang mumpuni. Itu sangat berbahaya." Balas kepala padepokan itu.
"Iya pak saya menyadari itu. Saya pikir, mungkin putra-putra terbaik dari padepokan ini. Bisa menjadi pelindung untuk istri saya." Pinta Juan.
Juan pun di ajak untuk bertemu dengan beberapa jagoan yang ada di padepokan tersebut. Selain memiliki badan yang bugar dan besar. Mereka juga memiliki kemampuan bela diri yang mumpuni. Sehingga Juan tak perlu khawatir akan serangan yang mungkin di lakukan oleh pria misterius itu.
__ADS_1
Dari beberapa jagoan yang di perkenalkan pada Juan. Juan menjatuhkan pilihannya pada dua jagoan yang Juan rasa memiliki kriteria yang sesuai harapan dari dia. Selain memiliki badan yang cukup besar. Dua jagoan itu, Juan rasa memiliki kemampuan yang cukup untuk menghadapi pria misterius yang menerornya.
Ricky, pemuda 29 tahun itu merupakan sosok yang terlihat meyakinkan. Selain badannya besar, Ricky juga memiliki perawakan yang sangar. Tentu itu penting menjadi kriteria yang harus di pilih oleh Juan. Dengan tampang yang sangar, akan banyak orang yang takut untuk menyentuh tubuh istrinya itu. Sehingga mereka akan berpikir ulang untuk menyakiti tubuh Amasya.
Pilihan kedua jatuh pada seorang pemuda berusia 26 tahun bernama Ismail. Tak berbadan besar seperti Ricky. Tapi Ismail terlihat seperti orang yang lincah. Sehingga Ismail bisa melindungi Amasya dengan kelincahan yang di miliki oleh Ismail. Juan pun bisa tenang, jika Ismail menjaga Amasya.
Dua bodyguard sudah di milik oleh Juan. Rasa aman kini sudah mulai menenangkan hati dan pikirannya. Ini penting di lakukan oleh Juan. Mengingat ancaman terhadap keluarga kecilnya cukup besar. Ada Ratna dan Devi yang di kenal memiliki dendam kesumat pada Amasya sedari dulu.
__ADS_1
Belum lagi beberapa musuh