Di Paksa Childfree

Di Paksa Childfree
Ratna Meminta Devi Menjenguk Amasya


__ADS_3

Hampir semua anggota keluarga dari Alvin sudah menjenguk Amasya yang terbaring di atas ranjang rumah sakit. Hanya satu nama yang hingga kini masih belum menampakkan batang hidungnya di kamar perawatan Amasya.


Devi menjadi satu-satunya orang yang belum menjenguk Amasya di rumah sakit. Dia yang bahagia mendengar kabar keguguran dari Amasya. Enggan melangkahkan kakinya ke rumah sakit untuk melihat kondisi Amasya. Dengan alasan sibuk, Devi menolak untuk menjenguk Amasya. Padahal Amasya sendiri berharap Devi bisa menjenguk dirinya di rumah sakit seperti yang di lakukan oleh anggota keluarga lainnya.


Ratna yang jarang bertemu dengan Devi di rumah. Dengan sengaja menyempatkan waktu untuk datang ke klinik Devi. Ratna sengaja datang di jam istirahat. Dimana Devi sedang tidak melayani pasiennya.


Tanpa mengetuk pintu, Ratna langsung masuk saja kedalam ruang kerja Devi. Sontak Devi yang sedang melakukan chatting dengan Aris. Langsung terkejut dengan kedatangan dari Ratna yang tiba-tiba tersebut.


Ratna lalu duduk di kursi hadapan Devi. Dengan penampilan yang begitu menor, Ratna langsung membuat Devi terkejut. Devi melihat Ratna seperti seorang badut yang memiliki wajah penuh dengan bedak berwarna putih. Pun dengan bedak yang menutupi wajahnya.


Ratna tak peduli dengan komplain yang diucapkan oleh Devi. Terpenting hari ini Ratna harus membujuk Devi untuk mau menjenguk Amasya di rumah sakit. Mengingat hal tersebut penting bagi Ratna dalam menjalin hubungan dengan Alvin. Jika Devi tidak memiliki empati pada Amasya. Bukan tidak mungkin Alvin akan curiga pada Devi. Hingga keinginan Ratna untuk tetap mendapatkan harta Alvin akan gagal.

__ADS_1


Devi tentu tidak peduli dengan semua harta yang Alvin punya. Devi telah memiliki banyak aset yang dia dapat dari keluarga besar Willy. Sehingga Devi tidak harus menjilat Alvin untuk mendapatkan hartanya. Bagi Devi, aset yang di berikan keluarga Willy kepada dirinya sudah sangat banyak. Hingga itu sudah cukup bagi Devi. Devi hanya menginginkan kehancuran Amasya yang semakin besar lagi. Devi ingin Amasya semakin hancur dan tidak berdaya di buat olehnya.


Ratna harus mencari cara lain agar Devi mau untuk menjenguk Amasya. Tapi caranya seperti apa, Ratna masih belum menemukan cara terbaik tersebut. Hingga Ratna harus berpikir keras.


Akhirnya Ratna menemukan cara terbaik agar Devi mau untuk datang ke rumah sakit menjenguk Amasya. Ratna mungkin bisa meminta bantuan seorang Aris. Dengan bantuan dari Aris, otomatis Devi akan mau untuk datang ke rumah sakit. Mengingat pesona seorang Aris bagi Devi begitu kuat. Mana mungkin Devi bisa menolak Aris. Mengingat Devi sedang bucin berat pada Aris saat ini.


Ratna izin ke toilet pada Devi. Tentu di toilet tersebut, Ratna akan menghubungi Aris. Ratna ingin meminta Aris untuk membujuk Devi agar mau untuk menjenguk Amasya. Apalagi Amasya sedang dalam keadaan bersedih, pasca keguguran yang di alami olehnya.


Meminta pada Devi nomor telepon Aris. Mana mungkin Devi mau memberikan nomor telepon Aris pada Ratna, hingga Ratna harus berpikir ulang untuk dapat menghubungi Aris.


Ide yang di harapkan oleh Ratna akhirnya muncul dengan tiba-tiba. Ratna akhirnya menemukan cara yang bisa digunakan oleh dirinya dalam menghubungi Aris. Mungkin Ratna bisa meminta nomor telepon Aris pada bagian admistrasi. Biasanya ada nomor pribadi para dokter di bagian administrasi. Ratna segera datang ke bagian administrasi untuk meminta nomor telepon dari Aris.

__ADS_1


Benar saja, Ratna berhasil menemukan nomor telepon dari Aris di tempat administrasi. Dengan segera Ratna langsung menelpon Aris untuk meminta tolong kepada dirinya.


Satu panggilan saja sudah cukup bagi Ratna untuk terhubung dengan Aris. Dia langsung mengutarakan maksudnya untuk menelpon Aris. Dia meminta Aris untuk dapat membujuk Devi agar mau menjenguk Amasya. Dengan kata-kata yang di lebihkan, Ratna memohon dengan sangat pada seorang Aris. Dimana Ratna meminta Aris untuk mau membantu dirinya dalam membujuk Devi.


Usaha dari Ratna akhirnya berhasil. Aris pun bersedia untuk membujuk Devi menjenguk Amasya. Hingga Ratna dengan kata-kata yang di lebihkan kembali mengucapkan terima kasih pada seorang Aris. Sebab Aris mau untuk menolong dirinya dalam membujuk Devi. Ratna meminta Aris untuk segera membujuk Devi. Sehingga Devi sepulang kerja bisa langsung berkunjung ke rumah sakit untuk menjenguk Amasya.


Begitu mematikan obrolan dengan Ratna. Aris langsung menelpon Devi secepat mungkin. Dia langsung mengutarakan permintaan dari Ratna. Walaupun tanpa membawa nama Ratna, namun Aris berusaha mencari kata-kata yang tepat untuk membuat Devi percaya semua ucapan dari seorang Aris bukan perintah dari Ratna.


Ratna menguping dari luar ruangan Devi. Dia terlihat bahagia saat Aris dengan kemampuan darinya membujuk seorang Devi. Hingga Devi yang keras, akhirnya melunak dengan sedikit bumbu yang di berikan oleh Aris. Ratna pun begitu senang, akhirnya Devi mau untuk menjenguk Amasya. Mengingat ini akan jadi poin bagus bagi seorang Devi di mata Alvin nantinya.


Namun Devi tidak ingin pergi bersama Ratna. Dia hanya ingin pergi bersama Aris. Devi tidak mau waktu berduaan bersama Aris di ganggu oleh Ratna. Sebab Devi ingin mendapat perhatian sepenuhnya dari Aris.

__ADS_1


__ADS_2