
Jantung Amasya tak henti berdetak kencang, kala hiasan make up menyentuh wajah cantiknya. Amasya tetap tak menyangka hari ini adalah pernikahan yang akan menjadi sejarah baru dalam hidupnya. Seorang pria akan memilikinya, serta menjadi pemimpin Amasya di kehidupan yang akan datang.
Ditemani Mia yang hari ini diminta menjadi bridesmaids. Amasya yang terus menggenggam tangan Mia. Merasa hari ini seperti mimpi. Dirinya akan dipersunting oleh Juan yang.
Make up tipis untuk akad hari ini membuat wajah Amasya semakin cantik. Amasya dibuat terkejut kala bercermin, dimana ia mengagumi make up yang dia kenakan hari ini.
Matahari semakin meninggi, jam berputar terasa begitu cepatnya. Hingga waktu akad akan segera tiba. Amasya yang telah siap dengan sebuah gaun pengantin berbentuk kebaya untuk acara akad nikah hari ini. Begitu tak sabar untuk mendengar satu tarikan napas dari Juan kala mengucap ijab qobul.
Alvin sudah bersiap-siap dimeja yang sudah dipersiapkan untuk acara ijab qobul. Seorang penghulu pun telah berada di depan Alvin untuk membimbing Juan dan Alvin kala melakukan prosesi ijab qobul.
__ADS_1
Ratna yang sebenarnya tak ingin ada di acara pernikahan Amasya. Terpaksa menghadiri pernikahan Amasya, usai mendapat ancaman dari Alvin.
Begitu juga dengan Devi yang terus cemberut kala berada ditengah-tengah kerumunan orang untuk menyaksikan ijab qobul dari Amasya. Dirinya nampak tak nyaman berada di acara ijab qobul tersebut. Sehingga wajah cemberut ia tunjukkan untuk menggambarkan kondisinya saat itu.
Rombongan besan dari Juan tak lama tiba. Didampingi oleh kedua orangtuanya, Juan nampak begitu tampan dengan setelan jas formal serta sebuah peci berwarna hitam. Semua orang dibuat terpesona kala Juan mulai berjalan mendekat meja akad untuk melakukan prosesi ijab qobul.
Dua orang saksi juga telah berada di meja ijab qobul. Sehingga prosesi ijab qobul akan segera dilakukan. Juan dan Alvin yang akan membaca ijab qobul juga telah siap. Sehingga penghulu yang bertugas pun akan segera memulai prosesi ijab qobul antara Juan dan Amasya.
Diawali kata bismillah yang diucapkan oleh penghulu tersebut. Penghulu pun segera memulai prosesi itu. Juan telah menjabat tangan Alvin dengan begitu eratnya. Dirinya telah siap untuk mengucap kalimat ijab qobul yang akan dibimbing oleh penghulu.
__ADS_1
Begitu juga dengan Alvin yang telah siap melepas anaknya pada Juan dalam prosesi ijab qobul. Alvin yakin Juan adalah orang yang tepat untuk Amasya. Sehingga bisa membimbing Amasya menjadi lebih baik lagi.
"Saya nikahkan engkau Juan Iskandar dengan putri saya tercinta Amasya putri dengan mas kawin tersebut." Alvin memulai dengan begitu lancarnya.
"Saya terima nikah dan kawinnya Amasya Putri binti Alvin Putranto dengan mas kawin emas seberat 34 gram serta seperangkat alat sholat. Dibayar tunai." Ucap Juan dalam satu tarikan napas.
Semua saksi yang menyaksikan prosesi ijab qobul tersebut langsung mengucapkan kata Syah. Sehingga secara resmi, Juan telah menyunting Amasya sebagai istrinya.
Dilanjutkan dengan doa. Sebelum dengan romantisnya, Amasya mencium tangan kanan Juan. Lalu sebuah ciuman dikening diberikan oleh Juan pada Amasya. Sehingga semua orang yang berada di dalam ruangan ijab qobul tersebut dibuat meleleh dengan keromantisan dari ijab qobul Juan dan Amasya di hari ini.
__ADS_1