
Devi masih cukup bersedih akan penolakan yang di lakukan oleh seorang Aris pada dirinya. Dia merasa apa yang di lakukan oleh Aris pada dirinya sangat tidak bermoral. Sehingga Devi begitu bersedih akan penolakan yang di lakukan oleh Aris tersebut.
Devi pun meluapkan rasa kecewanya pada seorang Aris dengan membawa mobil miliknya berjalan cukup jauh. Beberapa lagu bertema galau, Devi putar untuk menemani rasa sedih yang tengah melanda hatinya. Devi terlihat tidak mampu menyembunyikan rasa bersedih yang sedang melanda hatinya. Sehingga wajahnya begitu terlihat bersedih dengan apa yang terjadi.
Devi terus memaki Aris dan Widi. Apalagi Widi yang Devi pikir menjadi penghalang bagi dirinya dalam mendapatkan cinta seorang Aris. Sehingga Devi mengucapkan kalimat umpatan pada seorang Widi yang dia anggap sebagai benalu dalam hubungan dirinya dengan Aris. Widi adalah orang yang menjadikan dirinya gagal dalam mendapatkan cinta seorang Aris.
__ADS_1
Devi yang patah hati berat dengan penolakan yang di lakukan oleh Aris. Membuatnya benar-benar di landa kegalauan yang mendalam. Sehingga dia tidak bisa melakukan banyak hal lagi. Selain menangis dan menangis dengan apa yang terjadi pada dirinya tersebut.
Di jalanan yang sebenarnya tidak padat kendaraan itu, Devi terlihat begitu kencang membawa mobilnya. Sampai dia melihat mobil Juan yang tiba-tiba menyusul mobilnya. Mobil Juan yang di kemudikan oleh Rendi, melaju dengan kecepatan tinggi. Hingga Devi yang tak terima dengan semua itu. Langsung melakukan aksi susul menyusul dengan mobil Juan tersebut.
Rendi yang sebenarnya tidak ingin balapan dengan mobil Devi. Merasa cukup terganggu dengan kehadiran mobil Devi di jalanan tersebut. Hingga Rendi terpaksa harus menyalip mobil Devi, demi membuat Juan tidak telat untuk mengikuti meeting di pagi ini.
__ADS_1
Juan pun akhirnya meminta Rendi untuk tidak menyalip lagi mobil Devi. Bagi Juan mengalah adalah hal yang baik ketika menghadapi seorang Devi yang di kenal egois tersebut. Juan pun meminta Rendi memacu mobilnya dengan kecepatan normal saja. Dia masih memiliki sedikit waktu untuk dapat mengikuti meeting tersebut.
Devi yang terus melaju dengan kecepatan yang tinggi, meninggalkan mobil Juan. Dia merasa telah menang dari Juan. Sebab dia bisa mengungguli Juan. Dia berada di posisi depan, sementara Juan berada di belakang mobilnya.
Namun sial bagi Devi, dia yang memacu mobil dengan kecepatan di atas rata-rata. Harus mendapatkan surat cinta dari polisi. Sehingga mobil Devi di berhentikan dengan paksa oleh polisi.
__ADS_1
Devi keluar dari dalam mobilnya dengan marah-marah. Dia tidak terima dengan keputusan polisi yang memberhentikan mobilnya sepihak saja. Apalagi saat Devi mengetahui dirinya akan mendapatkan surat tilang. Devi langsung mengerutkan dahinya. Memprotes keputusan yang di ambil oleh polisi tersebut.
Tapi Devi sudah tidak bisa berkelit lagi. Dia memacu kendaraan miliknya dengan batas normal. Sehingga Devi berhak mendapatkan surat tilang dari pihak kepolisian. Devi mencoba menyuap salah seorang polisi tersebut. Tapi suapan dari Devi itu justru gagal. Dia justru diancam oleh polisi lainnya akan upaya penyuapan. Sehingga Devi yang ketakutan, langsung meminta polisi tersebut tidak melaporkan aksi suap yang hendak di lakukan oleh dirinya.