Di Paksa Childfree

Di Paksa Childfree
Kedatangan Teman Amasya


__ADS_3

Dengan kehamilannya saat ini, memang seharusnya Amasya lebih banyak istirahat. Mengingat dia butuh waktu untuk istirahat yang cukup. Dengan demikian, Amasya akan memiliki waktu yang cukup untuk merawat kondisi kehamilan darinya.


Di tambah seorang Alvin yang butuh perhatian khusus dari seorang Amasya. Sekalipun sekarang Amasya sudah memiliki seorang pembantu, tetapi itu di rasa masih belum cukup. Sehingga pilihan satu-satunya dari Amasya adalah berhenti mengajar. Itu adalah pilihan mutlak yang harus di pilih oleh Amasya.


Amasya mengutamakan keinginan berhenti dari mengajarnya itu pada Juan. Dirinya merasa akan sangat sulit untuk membagi waktu mengurus kehamilan darinya dan Alvin, jika masih harus mengajar. Mengingat keduanya sekarang adalah prioritas dari seorang Amasya.


Keinginan Amasya itu langsung di setujui oleh Juan. Dirinya begitu setuju dengan keputusan dari seorang Amasya. Mengingat Juan masih mampu secara nafkah untuk membiayai keluarga kecilnya. Sekalipun Amasya tidak mengajar di sekolah. Juan sangat mendukung keputusan dari Amasya tersebut.


Tak hanya mengutarakan keinginannya itu pada Juan saja. Amasya juga meminta pencerahan dari mantan guru seperti dirinya yang sudah tidak mengajar lagi. Ini mungkin penting, sebab dengan sedikit pencerahan dari sesama mantan guru. Bisa menjadi dasar dari Amasya untuk mantap keluar dari sekolah sebagai pengajar.


Revi dulu adalah mantan guru di sekolah tempat Amasya mengajar. Dia adalah seorang guru seni yang memiliki suara yang merdu seperti Beyonce. Setelah Revi menikah, Revi memutuskan untuk berhenti mengajar. Dia mengabdikan dirinya untuk menjadi seorang istri yang baik. Terlebih saat Revi sudah mengandung, keputusan dirinya untuk keluar sangat besar.


Amasya menawarkan Revi untuk main ke rumah miliknya. Sekedar tukar pikiran tentu itu lebih baik. Terlebih Amasya memiliki niatan untuk berhenti sebagai seorang guru. Jadi pengalaman dari Revi, bisa Amasya ambil.


Revi menerima tawaran dari Amasya. Mungkin pukul 2 siang, Revi akan datang ke rumah Amasya. Dengan seorang anaknya berusia 3 tahun. Devi akan tiba tepat waktu di rumah Amasya.

__ADS_1


Amasya begitu bahagia dengan keputusan dari Revi yang menerima tawaran darinya. Dia tak sabar untuk menunggu kedatangan dari teman dekatnya itu. Mungkin dengan tukar pikiran itu, Amasya akan semakin mantap untuk keluar dari sekolah.


Beberapa cemilan di siapkan Amasya untuk menyambut kedatangan dari seorang Revi. Mengingat kedatangan Revi yang begitu di tunggu oleh Amasya. Sehingga Amasya harus bisa membuat Revi senyaman mungkin di rumahnya.


Di bantu oleh pembantu barunya, Amasya membuat cemilan yang mungkin Revi sukai. Cemilan seperti pastel dan gorengan siap mengguncang perut Revi. Ditambah minuman dingin yang menjadi favorit Revi, siap Amasya sajikan juga. Semuanya siap di hidangkan untuk Revi.


Ketika makanan itu hampir selesai dibuat oleh Amasya dan pembantu barunya. Amasya langsung menghidangkan semua makanan itu di atas meja tamu. Tentu tak lama lagi, Revi akan datang untuk menyambangi rumahnya.


Benar saja, baru melepaskan celemek di dapurnya. Terdengar bunyi bell rumah Amasya. Tentu itu adalah Revi yang sudah di tunggu Amasya. Dengan segera, Amasya siap menghampiri Revi. Dia ingin menyambut kedatangan temannya itu secepat mungkin.


Namun saat Amasya membuka pintu rumahnya. Dia terkejut, ternyata yang datang tersebut. Bukanlah Revi, melainkan Ratna. Amasya tetap menyambut baik kedatangan dari Ratna tersebut. Tetapi, Ratna yang memang sudah ingin memarahi Amasya. Langsung memaki Amasya, begitu melihat wajah Amasya tersebut. Ratna langsung mengeluarkan semua nama binatang yang ada di hutan sana.


Ratna terkejut dengan perlawanan yang dilakukan oleh Amasya. Kali pertama bagi Ratna melihat Amasya semarah itu kepadanya. Ini suatu hal yang tak mungkin. Sebab selama ini Amasya selalu diam, dengan apa yang di lakukan oleh Ratna kepadanya.


Melihat Amasya yang begitu marah kepadanya. Ratna sempat tidak berani untuk melawan Amasya. Dia terlihat begitu ketakutan dengan Amasya yang nampak terlihat tangguh. Hingga akhirnya Ratna pun memilih untuk pergi dari rumah Amasya tersebut. Tujuan dari Ratna yang awalnya untuk menjemput Alvin, terpaksa di batalkan oleh Amasya. Mengingat Amasya yang terlihat begitu marah dengan kedatangan dari seorang Ratna.

__ADS_1


Amasya kembali masuk ke dalam rumahnya. Dia terlihat begitu menyesali sikap kasarnya pada Ratna. Bagaimana juga, Ratna adalah ibu tirinya. Sehingga sudah seharusnya Amasya harus bersikap sopan pada Ratna. Sikap kurang ajar dari Amasya itu, langsung membuat Amasya sedikit terpukul.


Pembantu baru Amasya pun langsung menenangkan Amasya. Menurut dirinya, apa yang telah di lakukan Amasya sudah cukup baik. Mengingat Amasya melakukan apa yang seharusnya di lakukan Amasya. Bersikap tegas dengan apa yang Ratna lakukan.


Tak lama setelah kepergian Ratna dari rumah Amasya, terdengar kembali bunyi bell rumah. Mungkin itu masih Ratna, sehingga pembantu baru dari Amasya berniat langsung mengusir Ratna dari rumah Amasya.


Tapi saat pembantu baru Amasya itu akan berkata kasar, ternyata orang yang datang bukanlah Ratna. Tapi orang itu adalah Revi. Dengan anaknya masih berusia 4 tahun. Revi menyapa pembantu baru Amasya itu.


"Apakah benar ini adalah rumah Amasya?" Tanya Revi dengan begitu sopannya.


"Benar, ini adalah rumah dari Bu Amasya." Jawab si pembantu tak kalah ramah.


Pembantu itu langsung membawa Revi masuk ke dalam rumah. Tentu untuk bertemu dengan seorang Amasya yang memang sedari tadi menunggu dirinya.


Revi langsung memeluk Amasya begitu bertemu dengan Amasya. Mungkin ini sudah empat tahun lebih, Revi dan Amasya tidak bertemu. Sehingga ada rindu yang yang harus terbalaskan dengan pertemuan tersebut.

__ADS_1


"Apa kabar Amasya?" Tanya Devi cukup antusias.


"Kabar baik, Rev. Kamu sendiri bagaimana?" Tanya balik Amasya.


__ADS_2