Di Paksa Childfree

Di Paksa Childfree
Rumah Baru Juan dan Amasya


__ADS_3

Robi dan Nita yang merupakan orangtua dari Juan sengaja meluangkan waktunya untuk melihat sebuah rumah mewah tak jauh dari kediaman mereka. Rumah mewah yang dilengkapi fasilitas super lengkap itu, akan jadi kado pernikahan dari Amasya dan Juan dari keduanya. Rumah dengan cat berwarna putih serta memiliki bangunan bergaya klasik, dirasa cocok untuk menjadi tempat tinggal bagi Amasya dan Juan.


Puas melihat interior dari rumah itu. Keduanya bergegas kearah taman serta kolam renang yang menjadi fasilitas lain yang ada di rumah tersebut. Kolam renang bersih serta taman yang luas dirasa cukup untuk Juan dan Amasya. Sebuah taman kecil juga ada disamping halaman rumah. Dengan perosotan serta ayunan kecil. Taman itu cukup untuk Amasya dan Juan.


Baik Robi, maupun Nita. Keduanya telah jatuh hati pada rumah tersebut. Tapi keduanya belum berdiskusi dengan Amasya dan Juan yang akan menjadi penghuni rumah tersebut. Sehingga Robi langsung menelpon Juan yang sedang bekerja untuk datang ke rumah yang akan dijadikan kado untuk pernikahan Juan tersebut. Sementara Nita menelpon Amasya yang sedang belajar masak di rumahnya. Kebetulan Amasya masih dalam cuti. Sehingga dia belum bekerja lagi di sekolah.


Baik Juan maupun Amasya seketika bergegas menuju tempat yang ditunjukkan oleh Robi dan Nita. Juan dengan pakaian kantor segera mendatangi tempat tersebut. Sementara Amasya bisa mengganti terlebih dahulu pakaian santainya. Amasya pun mengenakan sebuah kaos yang di padukan dengan rok panjang berwarna coklat. Sehingga penampilan sederhana itu terlihat begitu mempesona.


Amasya tiba lebih dahulu. Dia langsung menghampiri kedua mertuanya yang sedang sibuk dengan handphone mereka masing-masing.


"Assalamualaikum." Sapa Amasya.


Baik Robi maupun Nita, seketika mematikan handphone masing-masing begitu Amasya datang. Keduanya langsung menyambut kedatangan Amasya dengan begitu antusias, terutama Nita.

__ADS_1


"Walaikumsallam sayang." Jawab Nita dengan begitu ramahnya.


"Juan belum datang?" Tanya Robi.


"Belum pah. Sepertinya masih di jalan."


Amasya melihat kearah sekitar ruangan rumah yang nampak megah dan mewah. Bola matanya berputar layaknya bola untuk melihat setiap ruangan yang ada di rumah itu.


"Ini rumah siapa ma?" Tanya Amasya penasaran.


"Serius ma?" Tanya Amasya dengan ketidakpercayaan.


"Buat apa kamu bohong Amasya. Rumah ini memang untuk kalian berdua." Tegas Robi..

__ADS_1


"Kamu suka dengan rumah ini?" Tanya Nita.


"Suka ma. Tapi aku harus nunggu mas Juan untuk berdiskusi lagi. Sebab dia kepala keluarga dalam rumah tangga aku. Jadi semua keputusan ada di tangan mas Juan." Beber Amasya bijak.


"Benar banget. Kamu harus nurut apa kata suami. Semua omongan suami harus dipatuhi, sebab suami adalah kepala rumah tangga." Lanjut Robi.


"Tapi kalau saya tetap gak boleh ditolerir juga. Kalau benar baru diikuti." Bantah Nita sedikit kesal.


Robi tersenyum melihat Nita yang sedikit kesal dengan ucapannya. Dia seketika langsung meminta maaf pada Nita. Dia tak maksud untuk mengatakan hal itu. Robi memeluk Nita yang memang dikenal sebagai seorang perempuan yang menolak paham patrialis. Sehingga ucapan dari Robi itu seakan menyinggung dirinya.


Untung keributan itu tak bertahan lama. Juan datang dengan membawa 3 bungkus mie makan. Dia tak menyangka Amasya juga ada disana. Sehingga dia hanya memesan 3 bungkus saja mie ayam. Satu untuknya, dua lagi untuk orangtuanya.


Juan meminta maaf sambil mencium kening Amasya. Tak ada amarah dari Amasya, sebab dia tahu Juan tak mengetahui kedatangannya. Amasya juga tidak mengetahui Juan akan datang, sebelum mertuanya menanyakan keberadaan Juan.

__ADS_1


Juan yang tak sabar menyantap mie ayam tersebut. Langsung mengajak semuanya menuju ruang makan yang ada di rumah tersebut. Tetapi kondisi rumah yang masih kosong, membuat kebingungan. Hanya ada dua mangkuk serta 3 sendok saja yang ada di dapur.


Akhirnya 3 mie ayam itu dibagi kedalam dua mangkuk. Sementara 2 sendok untuk orangtua Juan. Sedangkan Juan dan Amasya harus berbagi sendok yang sama.


__ADS_2