
Tertangkapnya seorang Devi sebagai dalang dari keguguran yang di alami oleh Amasya. Membuatnya begitu bersyukur. Dia merasa apa yang telah di lakukan oleh Devi adalah tindakan yang tidak bermoral. Devi ingin merasakan apa yang dia rasakan pada Amasya juga. Devi yang sudah tidak dapat hamil. Ingin di rasakan oleh Amasya juga, dia berharap Amasya tidak hamil juga seperti dirinya. Hingga Devi melakukan berbagai cara agar Amasya tidak hamil.
Amasya bersyukur akan terbongkarnya segala bentuk kejahatan yang telah di lakukan oleh Devi pada Amasya. Dia juga merasa hukuman yang cukup berat wajib di berikan pada Devi dan Parni yang telah bersekongkol untuk membuat Amasya keguguran.
Iri hati yang di miliki oleh Devi adalah sifat yang seharusnya tidak di miliki oleh setiap manusia. Sebab sifat iri akan membinasakan dirinya sendiri. Semakin sering kita iri pada kebahagiaan orang lain. Maka semakin hancur pula kebahagiaan yang kita miliki. Berusaha untuk tidak iri dengan setiap pencapaian dari orang lain. Sebab kebahagiaan tidak akan pernah tertukar. Semuanya pasti akan menemukan jalannya masing-masing.
__ADS_1
Amasya juga bahagia akan Juan yang mampu berbesar hati dalam memaafkan seorang Devi. Walaupun Juan telah menyeret Devi ke dalam penjara. Tetapi Juan tidak memiliki dendam apapun pada seorang Devi. Dia menyerahkan sepenuhnya proses hukum yang ada pada pihak kepolisian. Sehingga proses itu akan benar-benar berjalan di pengadilan saja.
Juan juga belajar dari kasus yang menimpa seorang Devi. Dia merasa apa yang telah di lakukan oleh seorang Devi, semata-mata di sebabkan oleh iri hati yang masih di miliki oleh Devi. Sifat iri yang pada akhirnya membuat Devi harus kehilangan semuanya. Padahal Devi adalah calon dokter muda yang kompeten. Tapi sifat iri yang sulit di hilangkan dari seorang Devi. Perlahan membuat Devi harus menanggung akibatnya sendiri.
Amasya selalu berdoa dalam setiap doa, Amasya selalu meminta di jauhkan dari hal-hal yang sifatnya buruk. Termasuk iri dengki itu sendiri. Dia berharap tidak memiliki sifat yang sama seperti yang Devi miliki.
__ADS_1
Juan juga meminta Amasya untuk tidak dendam pada Devi. Sekali pun apa yang telah di lakukan oleh Devi adalah tindakan yang paling menyakitkan dalam hidup seorang Amasya. Sehingga Amasya harus ikhlas dengan apa yang telah di lakukan oleh Devi pada dirinya.
Amasya pun mengatakan jika dirinya sudah sangat ikhlas dengan apa yang di lakukan oleh Devi. Amasya tidak dendam seperti yang Juan miliki. Dia hanya belajar satu hal penting dalam hidup yang di alami oleh Devi.
Menerima. Itu yang seharusnya di lakukan oleh Devi. Dia tidak pernah menerima apapun yang menjadi ketetapan sang pencipta. Sehingga Devi tidak pernah bersyukur atas apa yang telah dia dapatkan. Bahkan ketika Devi tidak dapat memiliki keturunan, seharusnya dia menerima semuanya dengan ikhlas. Sebab ini jadi jalan bagi Devi untuk mengadopsi anak yatim atau anak terlantar yang di tinggalkan oleh kedua orangtuanya.
__ADS_1