
salah seorang anggota genk dari Grace melihat Rini yang di antar mengguna mobil milik Prince. Mungkin Rini dan Prince benar-benar sudah berpacaran. Hingga keduanya begitu lengket satu sama lain.
Ucapan dari salah seorang teman dari Grace, langsung di timpal oleh teman Grace lainnya yang bernama Febi. Dengan kalimat yang di lebih-lebihkan, Febi bercerita jika Rini dan Prince beberapa hari yang lalu makan di sebuah kafe. Keduanya terlihat begitu mesra menyantap setiap hidangan yang di pesan. Padahal kenyataannya, Rini dan Prince hanya makan biasa saja. Tidak makan dengan romantis seperti yang diceritakan oleh Febi.
Grace yang terlanjur percaya dengan omongan dari teman satu genknya tersebut. Mulai berpikir untuk memberikan pelajaran pada Rini. Mengingat Rini semakin hari, semakin dekat dengan Prince. Padahal Prince hanya boleh di miliki oleh Grace seorang. Tidak boleh ada perempuan lain bersama Rini. Hanya seorang Grace yang harus bersama Prince. Tidak dengan yang lain, apalagi Rini yang berasal dari masyarakat kelas bawah.
Grace yang semakin emosi pada Rini. Tanpa pikir panjang, langsung menghampiri Rini di kelasnya. Grace ingin memperingatkan Rini akan kedekatan dari Rini dengan Prince yang sudah berlebihan. Ini sudah di batas tidak wajar, sehingga Grace sudah harus memberikan peringatan lebih pada Rini. Sehingga Rini bisa sadar, apa yang telah di lakukan oleh dirinya salah. Mendekati Prince adalah sebuah kesalahan besar bagi Rini.
Di kelasnya, Rini tidak ada. Hanya ada teman sekelas Rini yang terlihat ketakutan dengan kedatangan Grace bersama genknya. Mereka yang tahu betul track record seorang Grace yang suka membully, memilih untuk menjauh dari Grace. Sebab jika berurusan dengan Grace, bukan tidak mungkin hasilnya akan menyakitkan bagi siapapun.
__ADS_1
Grace berteriak-teriak mencari keberadaan dari Rini. Namun tidak ada yang tahu keberadaan Rini. Sampai akhirnya seorang teman Rini yang berangkat bersama Rini dari gerbang kampus, memberitahu jika Rini pergi ke toilet sebentar.
Tanpa pikir panjang, Grace dan genknya langsung menghampiri Rini yang berada di toilet. Mungkin di toilet adalah tempat yang paling pas bagi Grace untuk memberi pelajaran pada Rini. Pelajaran yang akan Rini ingat selamanya.
Grace yang langsung bertemu dengan Rini tepat di depan pintu toilet. Langsung mendorong tubuh Rini masuk kedalam toilet kembali. Sementara 3 orang teman Grace menunggu di luar toilet. Mereka mungkin ingin berjaga-jaga dengan keadaan sekitar. Sehingga jika ada sesuatu yang mencurigakan, mungkin saja mereka akan memberitahu Grace.
Tak hanya mencemooh Rini. Grace berulang kali menyiram Rini dengan air. Baju kering yang Rini kenakan, perlahan berubah menjadi basah di buat oleh Grace. Rini menjadi basah kuyup oleh ulah Grace. Mata melotot dari Grace menjadi isyarat akan Rini yang harus segera meninggalkan Prince. Menjauh dari Prince adalah pilihan paling tepat yang harus di lakukan oleh Rini. Sebab Grace akan membuat Rini semakin menderita, apabila masih berdekatan dengan Prince. Hari ini Grace hanya menyiram Rini dengan air dingin. Bukan tidak mungkin, di hari mendatang Grace akan menyiram Rini dengan air panas. Bahkan bisa juga dengan air keras. Tergantung dari Rini sendiri.
Demi menutupi aksinya, Grace mengurung Rini di dalam toilet. Mengunci Rini dari luar. Hingga mungkin Rini akan sakit, dengan ulah dari Grace tersebut. Grace lebih menyukai Rini mungkin akan meninggal di dalam toilet tersebut. Mengingat apa yang telah di lakukan oleh Rini adalah perbuatan yang tercela. Grace sudah mengingatkan Rini, tapi Rini tetap tidak menghiraukan peringatan yang di ucapkan oleh Grace. Sebagai akibatnya, Rini pun mendapat penyiksaan dari Grace.
__ADS_1
Untuk membuat orang lain tidak curiga, Grace dan teman-temannya membuat tulisan besar. Dimana tulisan itu berisi akan toilet yang sedang di perbaiki. Sehingga toilet tersebut tidak boleh di masuki oleh siapapun.
Namun tidak dengan Prince. Prince yang ingin mengantarkan buku Rini yang tertinggal di mobilnya, mengetahui aksi kejam dari Grace dan teman-temannya. Prince pun semakin muak dengan aksi jahat dari Grace. Akhirnya Prince tahu, kenapa banyak mahasiswi yang tidak mau berdekatan dengan dirinya. Semua itu adalah ulah dari Grace dan teman-temannya. Mereka mengancam siapa pun untuk dengan Prince. Padahal Grace tidak memiliki hak atas tubuh Prince. Namun Grace melakukan itu semata-mata demi melindungi Prince. Hal yang tentunya bodoh.
Prince dengan segera mendobrak pintu toilet yang berisi Rini. Prince langsung memeluk tubuh Rini yang begitu kedinginan. Dia memberikan sedikit kehangatan pada Rini. Sebelum dengan begitu romantisnya memberikan sweater hangatnya pada Rini.
Prince menggandeng Rini menuju UKS. Mengobati badan Rini yang dingin, usai di guyur air beberapa gayung oleh Grace. Dengan obat angin yang ada di UKS. Mungkin saja Rini akan terhindar dari masuk angin.
Melihat bagaimana romantisnya Prince merangkul Rini. Grace yang di lewati Prince begitu saja, terlihat semakin cemburu pada Rini. Prince yang dingin bak es di kutub, tak pernah menunjukkan keromantisannya. Sehingga Grace merasa kalah saing dari seorang Rini yang begitu mendapat kehangatan dari seorang Prince.
__ADS_1