
Sebagai syarat mutlak dari Juan pada Rendi. Dimana Rendi harus mengetahui seluk-beluk jalanan Jakarta. Rendi pun harus berkeliling jalanan Jakarta dengan mobil Juan. Tak ingin sendiri, Rendi berniat mengajak Rini untuk berkeliling Jakarta bersama dirinya.
Rini menerima tawaran dari Rendi. Tapi Rini tidak bisa siang hari untuk berkeliling Jakarta. Mungkin di waktu sore, setelah pulang kuliah. Rini bisa menemani Rendi berkeliling kota Jakarta. Rendi langsung mengucapkan terima kasih pada Rini yang mau untuk menemani dirinya berkeliling kota Jakarta. Rini yang lebih dulu berada di Jakarta, tentu lebih tahu dengan jalanan di kota Jakarta, di banding seorang Rendi yang baru beberapa hari di Jakarta.
Sebelum berkeliling kota bersama Rini, Rendi terlebih dahulu melakukan uji coba dengan berkeliling di sekitar rumah Amasya. Menghapal jalan yang akan biasa Rendi lewati. Dengan begitu, jika Amasya ingin pergi ke mana saja, Rendi sudah tahu rute yang akan di lewati.
__ADS_1
Benar saja, belum sejam memikirkan hal itu. Rendi sudah di mintai tolong oleh Amasya untuk pergi ke supermarket. Amasya ingin membeli beberapa keperluan rumah yang sudah mulai habis. Meskipun bukan belanja bulanan, tapi Amasya ingin menambah beberapa stok bahan makanan yang sudah mulai kosong di dalam lemari pendingin rumahnya.
Rendi dengan sigap mengantar Amasya menuju supermarket yang hendak di tuju. Mungkin dengan mobil yang akan di kemudikan oleh Rendi. Amasya akan segera sampai di supermarket tersebut.
Untuk membunuh suasana membosankan di dalam mobil. Rendi sempat berbincang hangat dengan Amasya. Perbincangan akan peristiwa semalam, dimana Juan yang akhirnya tertidur setibanya di tempat rujak cingur. Hingga akhirnya Rendi yang harus turun untuk membeli rujak cingur tersebut. Amasya tertawa mendengar cerita yang di ucapkan oleh Rendi. Amasya memaklumi Juan yang lelah bekerja, sehingga dia lelap tertidur.
__ADS_1
Tawaran yang cukup menggiurkan. Mungkin Amasya bisa membawa Alvin ke kampung dari Rendi. Mengingat Alvin yang tak mengalami progres selama melakukan pengobatan medis. Alvin masih berada di level yang sama. Seluruh tubuh Alvin tak bisa di gerakkan, begitu juga dengan suaranya yang tak terdengar sama sekali.
Amasya begitu menginginkan kesembuhan dari seorang Alvin. Mengingat ayahnya tersebut merupakan orang yang menemaninya selama ini. Kematian ibunya, telah memukul berat Amasya. Apalagi Amasya harus bertemu dengan ibu tiri seperti Ratna yang sedari bertemu, hingga kini. Ratna masih saja berusaha menyakiti Amasya. Padahal Amasya tidak pernah sekali pun menyakiti Ratna.
Asyik dengan obrolan ringan antara Rendi dengan Amasya. Supermarket yang di tuju oleh Rendi dan Amasya sudah berada di hadapan mereka. Dengan segera Rendi membuka pintu mobil untuk Amasya turun. Apa yang di lakukan oleh Rendi, tentu sudah sesuai dengan kaidah seorang sopir. Rendi seorang yang sigap, juga begitu asyik untuk di ajak bercerita. Juan tentu akan suka dengan Rendi yang memiliki dua modal tersebut.
__ADS_1
Agar tidak bosan menunggu dirinya belanja di dalam supermarket. Amasya memberikan Rendi beberapa cemilan serta minuman kopi. Mengingat Amasya akan cukup lama belanja di dalam supermarket.