Di Paksa Childfree

Di Paksa Childfree
Devi Ketakutan


__ADS_3

Mendengar Kabar Alvin yang telah sembuh dari penyakitnya. Kini Devi mulai panik. Sebab Alvin bisa saja membongkar semua kejahatan dari Devi pada orang-orang. Sehingga Devi tidak hanya harus membuat Amasya gagal hamil. Devi juga harus membuat Alvin kembali sakit.


Devi memerintahkan Parni untuk meracuni Alvin. Sehingga mungkin Alvin akan tewas dengan racun yang akan di campur oleh Devi pada Alvin. Devi sudah tidak sabar menunggu kabar akan kematian dari Alvin. Sebab Alvin adalah batu sandungan bagi seorang Devi.


Parni menolak permintaan dari Devi tersebut. Dia rasa itu adalah ide yang gila, Parni enggan melakukan tindakan kriminal tersebut. Namun ancaman yang di berikan oleh Devi pada Parni, akhirnya membuat Parni bersedia untuk menuangkan racun pada minuman dan makanan Alvin. Sehingga pria itu akan mati di tangan Parni dengan racun yang di berikan oleh Parni.


Parni meminta izin untuk menemui Devi. Tapi Amasya yang mulai curiga pada Parni, mulai melakukan interogasi pada Parni. Apalagi Darmi telah melaporkan obat KB bubuk yang di miliki oleh Parni. Itu menjadi pertanyaan besar bagi seorang Amasya.


"Saya dengar kamu punya sebuah serbuk seperti narkoba, apa kamu mengkonsumsi narkoba Parni?" tanya Amasya dengan wajah penasaran.

__ADS_1


"Tidak Bu! Tidak. Itu cuman obat maag saya." jawab Parni penuh ketakutan.


"Saya boleh lihat obat maag kamu itu?" ujar Amasya meminta.


"Su-sud-sudah habis Bu." jawab Parni yang semakin panik.


Amasya melihat Parni yang terlihat begitu panik. Amasya tentu yakin, Parni menyimpan rahasia besar dalam dirinya. Izin Parni yang selalu beralasan untuk menemui pacarnya, seperti tidaklah benar. Ada orang lain yang sedang di temui oleh Parni. Sehingga Amasya begitu penasaran dengan sosok yang di temui oleh Parni tersebut.


"Saya mau bertemu pacar saya. Dia sudah menunggu di taman." jawab Parni gugup.

__ADS_1


"Tapi apakah semua pekerjaan kamu sudah selesai Parni?" tanya Amasya.


Alvin yang datang dengan di dorong oleh Darmi, langsung menyambut ucapan dari Amasya itu dengan jawaban yang menohok. Alvin yang memperhatikan kinerja Parni yang ceroboh, serta asal-asalan. Membuat Alvin langsung memberikan jawaban yang menohok pada seorang Amasya.


"Sudah. Tapi dia mengerjakannya secara asal-asalan. Entah siapa yang hendak dia temui. Tapi aku curiga itu adalah Devi."


Parni langsung terkejut mendengar jawaban dari Alvin. Dia terkejut akan Alvin yang hampir mengetahui semuanya. Ini tentu hal yang bahaya bagi Parni. Sebab Parni sering membentak Alvin saat tidak ada orang di rumah. Mungkin saja Alvin tidak hanya akan membongkar kejahatan dari seorang Devi. Tapi juga kejahatan seorang Parni juga. Itu yang membuat Parni harus segera melenyapkan Alvin.


Untuk meyakinkan Amasya, Parni pun bersumpah. Jika dirinya tidak akan menemui seorang Devi. Melainkan dirinya akan menemui pacarnya yang baru. Dia telah menunggu lama seorang Parni. Sehingga Parni harus segera bergegas ke taman untuk menemui pacarnya tersebut.

__ADS_1


Meskipun begitu, Amasya tetap curiga pada seorang Parni. Bagi Amasya, Parni adalah sosok yang sangat misterius. Dia terlihat tenang, tapi bukan berarti dia tidak memiliki kedalaman yang dalam. Sehingga jika gagal menyelami seorang Parni. Mungkin saja Amasya akan tenggelam di bawa gelombang main seorang Parni yang misterius tersebut.


__ADS_2