Di Paksa Childfree

Di Paksa Childfree
Devi Memilih Calon Dokter


__ADS_3

Lowongan pekerjaan yang di buka oleh Devi. Langsung menarik beberapa dokter lulusan baru dari berbagai universitas ternama. Mereka tertarik untuk bekerja di klinik milik Devi yang cukup besar itu.


Beberapa kriteria tertera dalam lowongan yang di buat oleh Devi. Namun Devi lebih memilih seorang dokter muda yang memiliki penampilan menarik. Terlebih nantinya dokter yang akan bertugas akan di tempatkan Devi di bagian perawatan kulit. Hingga Devi harus mencari seseorang yang memiliki penampilan menarik.


Beberapa fresh graduate mulai tertarik untuk melamar di klinik milik Devi. Terlebih Devi membuka lowongan tanpa melihat pengalaman yang di miliki oleh calon pelamar. Hingga siapa saja bisa melamar, selama dia memiliki kemampuan dalam dunia medis.


Tak hanya ratusan email yang masuk ke email resmi dari klinik Devi. Tapi hampir ribuan email masuk memenuhi kolom kotak masuk email klinik dari Devi. Mereka dengan riwayat hidup yang menarik, mencoba membuat Devi tertarik untuk merekrut mereka.

__ADS_1


Devi melakukan kurasi dengan umur, sehingga beberapa calon dokter di kliniknya yang di atas umur 40 tahun sudah gugur. Dari ribuan pelamar yang masuk, kini berkurang menjadi ratusan pelamar saja.


Kurasi yang Devi lakukan lainnya adalah dalam hal pendidikan. Dimana semakin tinggi pendidikan dari para pelamar, maka peluang mereka untuk lolos semakin tinggi. Di kurasi kedua yang Devi lakukan ini. Akhirnya banyak calon dokter di klinik Devi yang gugur. Tersisa tinggal di bawah 200 calon dokter saja yang akan di pilih oleh Devi. Dengan kurasi seperti itu, akan memudahkan bagi Devi memilih calon dokter yang akan bekerja di klinik miliknya.


Kurasi selanjutnya dari jenis kelamin. Seperti terlalu banyak perempuan di klinik Devi saat ini. Sehingga Devi harus mencari laki-laki untuk mengimbangi jumlah perempuan yang bekerja di klinik miliknya. Dengan kurasi dari jenis kelamin itu, seketika calon pelamar di klinik Devi berkurang drastis. Kini hanya ada 60 calon dokter tampan yang akan di pilih oleh Devi. Dari 60 itu, Devi akan memilih 5 dokter yang akan bekerja di klinik miliknya.


Satu persatu photo dari para pelamar di tunjukkan oleh Devi pada Ratna. Mereka begitu tampan, sehingga Ratna begitu kesulitan untuk mencari 20 orang yang akan melakukan interview dengan Devi pada proses selanjutnya.

__ADS_1


"Kenapa tidak semuanya kamu pilih buat interview saja. Mereka semuanya ganteng sayang, jadi mama bingung buat milih di antar mereka." Ucap Ratna dengan begitu bingungnya.


"Aku capek nanti interview mereka, kalau harus 60 orang itu aku interview. Mungkin 20 orang masih bisa. Walaupun itu juga akan memakan banyak waktu dariku." Balas Devi.


Ratna dengan kemampuan uniknya itu akhirnya memilih 20 orang yang di minta Devi untuk di pilih. 20 orang itu akhirnya di pilih Ratna berdasarkan subjektif dari matanya. Dimana Ratna melihat berdasarkan wajah mereka saja.


Akhirnya 20 orang itu telah di pilih. Devi sudah tidak harus kesulitan lagi untuk menentukan calon dokter yang akan bekerja di klinik miliknya tersebut. Mungkin dalam tempo 2 hari ke depan, Devi akan melakukan wawancara pada calon dokter di klinik miliknya itu.

__ADS_1


__ADS_2