Di Paksa Childfree

Di Paksa Childfree
Ratna Mengusir Devi Dari Rumah


__ADS_3

Ratna terus khawatir akan Alvin yang mungkin saja akan menceraikan dirinya begitu sembuh nantinya. Masih ada kesempatan bagi Ratna untuk memperbaiki hubungan dirinya dengan Alvin yang akhir-akhir ini mulai retak. Tentu Ratna harus mengubah sikapnya pada Alvin dan Amasya, jika memang Alvin ingin luluh kembali pada seorang Ratna. Tapi bagaimana caranya untuk membuat Alvin kembali luluh. Mengingat saat ini Ratna dan Alvin tidak tinggal bersama. Ratna di rumah mewahnya bersama Devi. Sementara Alvin tinggal bersama Amasya di rumah Amasya.


Jika Ratna tinggal serumah dengan Alvin kembali, mungkin Ratna akan dengan mudah untuk membujuk Alvin. Ratna akan semakin mudah untuk membuat Alvin kembali terpikat pada dirinya. Sebab Ratna berniat untuk mengubah sikapnya. Terutama sikap dari dirinya saat di hadapan seorang Alvin.


Namun Ratna sendiri masih cukup bingung untuk menarik perhatian Alvin. Jangankan untuk menarik perhatian dari Alvin. Untuk membuat Alvin tinggal di rumahnya saja, rasanya itu teramat berat di lakukan oleh Ratna. Ada Amasya dan Juan yang mungkin saja akan menjadi tembok penghalang bagi Ratna dalam mengambil Alvin kembali dari rumah Amasya.


Tak hanya tembok besar dari Juan dan Amasya. Di rumahnya sendiri, Devi menolak jika Ratna membawa pulang Alvin ke rumah kembali. Kondisi Alvin yang stroke, di khawatirkan hanya akan menjadi beban bagi Ratna dan Devi untuk kedepannya. Ini akan jadi ujian yang cukup berat bagi Devi.


Ratna mencoba meyakinkan Devi, tapi Devi yang sedang menonton TV di ruang keluarga. Tetap menolak ide dari Ratna tersebut. Baginya Alvin adalah beban, sehingga Devi menolak untuk menerima Alvin kembali ke rumahnya.


Bagaimana Ratna bisa membawa Alvin kembali. Sementara dari dalam rumahnya sendiri, ada penolakan akan Alvin yang akan kembali ke rumahnya. Rintangan dari seorang Ratna semakin terjal dalam upaya untuk membawa Alvin kembali ke rumahnya.

__ADS_1


Ratna tak menyerah begitu saja. Ratna mengancam Devi untuk pergi dari rumahnya, jika dia menolak kedatangan dari Alvin. Sebab ini adalah rumah dari Alvin. Sehingga Devi tidak berhak untuk menolak Alvin untuk tinggal di rumah tersebut.


Ancaman dari Ratna untuk Devi tidak membuat Devi takut. Dia justru semakin lantang dalam menolak kedatangan Alvin. Jika memang itu keinginan dari Ratna. Devi siap untuk pergi dari rumah Alvin tersebut. Mungkin Devi akan mencari apartemen untuk dirinya tinggal. Sehingga Devi bisa lebih tenang lagi. Tidak akan ada gangguan dari Ratna, apalagi Alvin yang akan kembali tinggal di rumah tersebut.


Devi bersedia untuk pergi dari rumah tersebut. Lagi pula Devi juga memiliki apartemen kosong pemberian dari keluarga Willy. Mungkin Devi akan tinggal di sana untuk selamanya. Menghindar dari Ratna dan Alvin.


Ratna yang semakin marah atas sikap congkak dari Devi, lantas menampar Devi dengan begitu kerasnya. Dia tak tega-tega menampar pipi kanan Devi dengan sebuah tamparan paling keras, yang pernah Ratna layangkan.


Ratna yang tengah dalam keadaan emosi. Tidak memperdulikan ucapan dari Devi. Ratna justru menantang seorang Devi. Sejauh mana Devi akan tahan hidup tanpa seorang Ratna. Sebab banyak kesuksesan dari Devi, yang di dapat berkat bantuan dari Ratna. Jika Devi melupakan jasa Ratna, Devi sendiri yang akan kesusahan di hari mendatang.


Devi yang juga emosi berat pada Ratna. Tidak memperdulikan ucapan daripada Ratna untuk dirinya. Bagi Devi sekarang adalah ketenangan lebih utama. Mengingat Devi butuh banyak waktu untuk bisa tenang. Waktu yang akan membuat Devi merasa lebih nyaman lagi.

__ADS_1


Devi segera bergegas ke kamarnya. Dimana dia langsung memasukkan seluruh pakaiannya ke dalam koper yang besar. Devi sudah tidak tahan lagi dengan upaya Ratna yang menginginkan harta dari Alvin. Bagi Devi saat, harta Alvin tidaklah penting. Hal terpenting baginya saat ini adalah membuat Amasya dan Juan semakin menderita dengan upaya yang di lakukan oleh dirinya.


Begitu semua pakaiannya telah di masukkan ke dalam koper. Dengan segera Devi membawa koper miliknya menuju mobil. Devi bersiap untuk pergi menuju ke apartemen miliknya yang merupakan pemberian dari keluarga Willy.


Ratna yang masih tetap marah pada Devi. Tidak peduli dengan keputusan dari Devi tersebut. Dia membiarkan Devi pergi dari rumahnya. Mengingat Devi yang tidak sejalan lagi dengan Ratna.


Devi tidak seperti Ratna. Ganti rugi dari apa yang telah di lakukan oleh Willy pada klinik miliknya. Memang di rasa oleh Devi sudah cukup. Dia mendapatkan sebuah klinik mewah yang di berikan oleh keluarga dari Willy.


Tak hanya itu saja, beberapa mobil mewah juga di berikan oleh orangtua Willy pada Devi. Tanah, apartemen dan tabungan yang cukup besar. Juga di berikan keluarga Willy pada Devi, demi menghindari tuntutan dari Devi pada Willy.


Ratna sendiri yang masih ingin menguasai harta Alvin sepenuhnya. Berusaha terus mengejar Alvin dengan berbagai cara. Ratna ingin harta dari Alvin itu hanya akan jatuh kepada dirinya. Tidak di bagi dengan Amasya, yang merupakan puteri kandung dari Alvin. Tentu akan lebih mewah, jika Ratna menikmati harta dari Alvin itu secara sendiri.

__ADS_1


Oleh karena itu, Ratna begitu berhasrat untuk memperbaiki hubungan dirinya dengan Alvin. Sebab bagi Ratna, satu-satunya cara agar bisa menguasai harta dari Alvin sendiri adalah dengan mendekati Alvin kembali. Dengan kedekatan dari Ratna pada Alvin. Otomatis Alvin akan kembali percaya pada Ratna. Modal kepercayaan dari Alvin itu uang akan Ratna gunakan untuk membuat Alvin memberikan harta miliknya pada Ratna sepenuhnya.


__ADS_2