Di Paksa Childfree

Di Paksa Childfree
Aris Mendapatkan Panggilan Kerja


__ADS_3

Dengan sebuah kemeja berwarna putih serta celana panjang berwarna hitam. Aris sudah siap melakukan panggilan wawancara kerja di salah satu rumah sakit besar di Jakarta. Aris terlihat begitu bahagia saat melihat wajahnya di cermin. Dia terus merapikan setiap bagian tubuhnya yang terlihat masih kurang rapi. Sehingga penampilan Aris yang maksimal, akan membuat pihak personalia tertarik untuk merekrut Aris sebagai pegawai baru mereka.


Selesai dengan penampilan, kini Aris menyiapkan amunisi bagi tubuhnya. Tentu sarapan pagi tidak boleh Aris lewatkan begitu saja. Apalagi pagi ini, ibu Aris membuat menu makanan yang begitu lezat untuk Aris. Sehingga Aris bisa memilih menu makanan yang memang dia inginkan. Aris terlihat begitu bahagia melihat menu makanan yang di hidangkan oleh ibunya tersebut.


Ada ayam goreng, tahu dan tempe. Serta sayur asam yang khas. Menjadi menu sarapan pagi ini. Aris begitu lahap menyantap setiap menu yang terhidang di atas meja makan.


Sambil sarapan, ibu Aris pun berharap Aris akan di terima kerja. Sehingga Aris bisa mengumpulkan uang untuk melamar seorang Widi. Ibunya kini sudah sadar akan kebaikan Widi yang begitu tulus pada seorang Aris. Setelah Devi berusaha mencelakai Aris, setelah Aris menolak cinta Devi.


Tak hany doa saja yang di berikan oleh ibunya. Aris juga mendapat wejangan penting yang di sampaikan oleh ibunya. Setiap wejangan itu langsung Aris terima dengan baik. Semoga dengan wejangan dan doa dari sang ibu. Aris bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Sehingga Aris pun akan di terima bekerja di rumah sakit besar tersebut.


Selesai makan, Aris langsung bersimpuh di kaki ibunya. Aris meminta doa restu pada ibunya. Semoga dengan begitu, Aris bisa mendapatkan pekerjaan yang memang dia inginkan tersebut. Aris berharap akan hal tersebut.

__ADS_1


Widi yang sekarang sudah tidak bekerja kembali. Mengantar Aris untuk melakukan wawancara kerja. Widi berharap Aris akan mendapatkan pekerjaan tersebut. Sehingga harapan mereka untuk menikah di tahun depan pun akan terwujud dengan Aris yang sudah bekerja.


Widi terlihat begitu antusias untuk mengantar Aris menuju tempat wawancara kerja. Dia memeluk tubuh Aris ketika di perjalanan. Terus memberikan semangat yang membuat Aris semakin termotivasi untuk bisa semakin maju lagi dalam melangkah. Ini yang harus di lakukan oleh Widi sebagai pasangan dari seorang Aris. Aris sendiri begitu bahagia dengan semua yang di berikan oleh Widi pada dirinya. Hingga Aris mengucap syukur atas kehadiran seorang Widi dalam hidupnya. Aris berjanji tidak akan kembali menyia-nyiakan seorang Widi yang telah begitu baik pada dirinya. Aris siap menjaga Widi dengan sepenuh hati. Sekuat tenaga dirinya dalam melindungi Widi dari apapun.


Peserta wawancara kerja yang membludak, sedikit mematahkan semangat Aris untuk bisa menjadi salah satu yang terbaik dari yang ada. Dia merasa apa yang ada saat ini, terlalu berat untuk Aris taklukkan. Hingga Aris harus bisa melakukan yang terbaik lagi.


Untung di saat itu Widi ada di samping seorang Aris. Dia terus memberikan semangat yang penuh pada Aris. Sehingga Aris bisa semakin termotivasi dengan apa yang di lakukan oleh Aris. Widi berharap Aris akan semakin berhasil lagi. Sehingga Aris akan menjadi seorang yang benar-benar bisa mendapatkan pekerjaan tersebut. Widi memberikan semangat pada Aris sambil memijat pundak Aris.


Beberapa peserta langsung di nyatakan gagal dalam pemberkasan pertama. Sehingga hanya tersisa setengah peserta saja yang lolos ke babak selanjutnya. Beruntung bagi Aris, dia menjadi salah satu peserta yang lolos di pemberkasan.


Kini hanya ada 20 peserta saja yang di nyatakan lolos. Di antara 20 orang tersebut, hanya 5 peserta yang akan lolos untuk masuk sebagai pegawai di rumah sakit tersebut. Aris begitu berharap dirinya akan bisa lolos di tahap selanjutnya. Sehingga Aris bisa menjadi salah satu orang yang lolos ke babak akhir seleksi tersebut.

__ADS_1


Sesi terakhir adalah kemampuan setiap peserta yang di lihat. Satu persatu peserta di minta untuk menunjukkan bagaimana cara mereka bekerja. Sehingga dari sana, mereka dapat di nilai untuk kelayakan dari kelolosan mereka sendiri.


Aris yang menjadi peserta terakhir, kembali grogi. Dia takut melakukan kesalahan yang akan membuat dirinya gagal untuk di terima bekerja. Tapi lagi-lagi seorang Widi berhasil membuat Aris kembali semangat. Sehingga Aris bisa kembali percaya diri untuk segera menampilkan hal yang terbaik yang bisa dia tunjukkan pada personalia.


Aris pun melakukan tugas yang di berikan oleh pihak personalia dengan begitu baik. Apalagi saat Aris melakukan sesi wawancara kerja. Dia yang fasih berbahasa Inggris yang baik, tidak mengalami kesukaran saat melakukan wawancara kerja. Aris menjawab mengunakan bahasa Inggris yang begitu baik. Sehingga Aris memiliki nilai tambah yang tinggi.


Semua peserta sudah melakukan hal yang terbaik. Kini giliran peserta itu untuk menunggu keputusan yang akan di buat oleh pihak personalia. Ini adalah proses yang paling di tunggu oleh setiap peserta. Sebab mereka akan menunggu hasil yang akan mereka dapatkan. Sehingga jantung setiap peserta terasa akan lepas dari tempatnya untuk menunggu hasil keputusan yang akan di berikan oleh pihak personalia.


Aris tidak henti berdoa sambil menunggu keputusan yang akan segera diumumkan oleh pihak personalia. Bagi Aris, saat ini doa adalah hal yang paling penting. Sebab dengan doa tersebut, semua keputusan bisa berubah setiap saat.


Begitu nama Aris menjadi salah satu orang yang lolos. Aris langsung mengucapkan rasa syukurnya. Cita-cita Aris untuk mendapatkan pekerjaan di rumah sakit impiannya, akhirnya berhasil. Aris pun resmi di terima oleh pihak rumah sakit.

__ADS_1


Tak hanya Aris yang bahagia dengan kabar tersebut. Widi juga turut bahagia dengan apa yang di dapat oleh Aris. Widi mengucapkan selamat atas keberhasilan Aris dalam mendapatkan pekerjaan yang selama ini dia inginkan. Widi berharap semoga Aris bisa amanah dengan apa yang di miliki oleh dirinya saat ini. Widi berharap itu bisa di lakukan oleh Aris. Aris pun siap menjaga amanah yang akan di emban oleh dirinya tersebut. Dia tidak akan mengecewakan Widi dan pihak rumah sakit yang telah memberikan Aris kesempatan untuk bekerja.


Di hari-hari selanjutnya Aris berharap bisa semakin dewasa lagi. Aris meminta dukungan penuh dari sang kekasih yang tidak pernah henti memberikan cintanya pada seorang Aris. Widi akan selalu menjadi supporter terbaik dalam hidup Aris.


__ADS_2