Di Paksa Childfree

Di Paksa Childfree
PDKT ANTARA JUAN DENGAN AMASYA


__ADS_3

Tak ada ungkapan cinta atau suka. Tetapi Juan ingin mengenal Amasya sebelum benar-benar menikah. Juan ingin mengetahui karakter Amasya terlebih dahulu.


Sehabis sarapan Juan mengirim pesan manis pada Amasya. Dimana dia mengajak Amasya untuk berangkat bersama. Mengingat arah kantor Juan dan Amasya satu arah. Sehingga keduanya bisa berangkat bersama.


Pesan dari Juan membuat Amasya salah tingkah. Dia tersenyum membaca pesan Juan yang disisipi oleh emoticon hati yang nampak sedikit alay.


Tingkah tak biasa dari Amasya membuat Devi dan Ratna merasa jijik. Sebab ini kali pertama untuk Amasya jatuh cinta. Sehingga terlihat aneh dalam sudut pandang Devi yang sudah puluhan kali berganti pasangan.


Amasya membalas pesan dari Juan dengan jawaban sederhana. Dia mengatakan iya, sehingga Juan akan segera menjemput Amasya dari rumahnya.


Juan kembali membalas pesan yang singkat tersebut dengan kalimat yang tak kalah lebay lagi. Dia mengatakan akan sampai lebih cepat dari seorang kurir yang mengantar paket dalam mode expres. Hingga Nania menantang Juan untuk sampai di rumahnya hanya dalam setengah babak pertandingan sepakbola.


Juan menyanggupi. Tetapi sebagai reward jika dia menepati janjinya, Amasya harus makan malam bersama Juan di restoran Jepang malam ini. Amasya pun setuju dengan perjanjian tersebut. Dia siap makan malam bersama Juan malam ini.


Selesai sarapan, Amasya sudah bersantai di depan rumahnya. Sembari memeriksa tugas para siswanya. Amasya menunggu kedatangan Juan. Amasya juga memasang timer yang dia setting selama 45 menit. Sesuai dengan kesepakatan dari keduanya.


5 menit menuju akhir dari batas waktu yang diberikan oleh Amasya. Tak ada tanda-tanda Juan akan muncul. Mungkin Juan gagal menepati janjinya. Sehingga malam ini dia belum bisa untuk makan malam bersama Juan.

__ADS_1


2 menit sebelum timer di handphonenya berbunyi. Juan datang, dengan mobil mewah. Dia membunyikan klakson mobilnya sebagai tanda kedatangan. Ayah Amasya keluar untuk menemui Juan. Sekedar menyapa Juan yang akan mengantar Amasya berangkat kerja.


Sebagai calon menantu idaman, Juan menyalami ayah Amasya. Sosok menantu yang diharapkan oleh ayah Amasya yang akan akan membawa kebahagiaan untuk Amasya.


Tak berlama-lama lagi. Amasya dan Juan segera masuk kembali kedalam mobil. Keduanya harus segera bergegas menuju tempat kerja masing-masing.


Didalam mobil, gombalan mulai dilancarkan oleh Juan. Dimana dia memuji setinggi langit akan penampilan Amasya yang cantik dan elegan. Juan juga memanggil Amasya dengan sebutan Gucan. Gucan sendiri adalah akronim dari kata Guru Cantik.


Tawa Amasya tak henti mendengar ucapan dari Juan. Satu gurauan dari Juan mampu menumbuhkan tawa Amasya yang tak henti. Melihat Amasya tertawa dengan begitu lepasnya, membuat Juan semakin mengagumi sosok Amasya. Dia adalah perempuan pertama yang mampu memahami candaan yang Juan buat. Juan beberapa kali berpacaran, tetapi untuk kali ini dia mendapatkan orang yang mampu membuatnya merasakan sebuah kepuasan dalam bercanda.


Tak perlu banyak bercerita, cukup tertawa sudah membuat aku bahagia. Sehingga dia merasa begitu dihargai dengan senyuman yang ada di wajah Amasya.


Amasya meminta izin untuk keluar dari mobil Juan. Tetapi Juan mencoba menahannya. Sebab ada sedikit benang yang menempel di rambut Amasya. Dengan penuh perhatian, Juan membuang benang berwarna senada dengan pakaian yang Amasya kenakan. Selepas itu, baru Juan mengizinkan Amasya untuk keluar dari mobilnya.


Amasya keluar, lalu menutup dengan lembut pintu mobil Juan. Tetapi baru beberapa langkah dari mobilnya. Juan kembali memanggil Amasya dari mobilnya. Kemudian dia keluar untuk menghampiri Amasya.


"Ada apa Juan?" Tanya Amasya.

__ADS_1


"Aku cuman mau ingatin kamu untuk makan malam kita nanti jam 7 aku jemput di rumah kamu." Jawab Juan.


"Iya Juan. Aku janji jam 7 aku sudah ada di depan gerbang rumah aku. Sehingga kamu gak harus menunggu aku lagi." Janji Nania.


Juan tersenyum. Dia menggaruk kepalanya. Sehabis itu dia meminta izin untuk kembali masuk kedalam mobilnya. Nania berpesan pada Juan untuk membawa mobil dengan hati-hati, sehingga Juan bisa selamat sampai ditujuan. Juan bersiap untuk membawa mobilnya dengan kecepatan normal sesuai perintah dari Amasya.


Mobil Juan sudah menjauh darinya. Saat untuk Amasya masuk kedalam sekolah tempatnya bekerja. Sepanjang perjalanan menuju kelas, Amasya tak henti diliputi oleh perasaan bahagia. Dia begitu bahagia dengan apa yang diberikan oleh Juan. Walaupun hanya sebuah candaan garing, tetapi terasa renyah di hati Amasya.


Begitu juga dengan Juan yang diliputi perasaan bahagia. Sejak pertemuan makan malam kemarin, Juan dibuat penasaran dengan sosok Amasya yang nampak begitu tertutup. Juan ingin menyelami lautan hati Amasya yang diselimuti misteri.


Ditengah kebahagiaan dari Amasya, nasib malang harus dihadapi oleh Devi. Mentalnya semakin hancur dengan perlakuan kasar dari kekasihnya Willy. Dia menjadi seorang yang posesif dan mengatur. Sehingga sangat mendominasi dalam hubungan tersebut.


Kembali Devi mendapatkan kekerasan verbal yang dilakukan oleh Willy. Dia menghabisi mental Devi dengan Syndrom yang diidapnya. Stockholm Syndrom yang dimiliki oleh Willy seakan Willy adalah satu-satunya orang yang mencintai Devi dan mengerti Devi. Padahal kenyataannya Willy adalah orang yang menghancurkan mental Devi.


Devi ingin putus dari Willy, tetapi Willy yang enggan selalu mengancam Devi saat ingin putus. Hingga tak ada pilihan lain untuk mempertahankan hubungan yang tak sehat tersebut.


Hari pertama Devi bertugas di rumah sakit milik orangtua Willy juga terasa neraka untuk Devi. Dimana Devi tak mendapat ruang kebebasan untuk mendapatkan dunianya sebagai seorang dokter kandungan. Dimana Willy yang bertugas sebagai dokter spesialis terus memantau Devi.

__ADS_1


Hubungan tak sehat antara Devi dengan Willy tetap didukung penuh oleh Ratna. Ratna yang dikenal sebagai seorang gold digger atau mata duitan. Tetap melihat sisi uang dari Willy yang banyak. Sehingga dia tetap meyakinkan Devi untuk bertahan dengan Willy. Walaupun batin Devi benar-benar terkuras oleh sikap Willy.


__ADS_2