Di Paksa Childfree

Di Paksa Childfree
Aris Menolak Cinta Devi


__ADS_3

Ada sekelumit masalah yang harus segera di selesaikan oleh Aris. Masalah dalam hatinya yang tentu masih cukup mengganjal. Aris harus segera menyelesaikan bagaimana dirinya bisa lebih ikhlas dalam menerima semua hidupnya.


Pagi itu berjalan seperti biasa saja sebenarnya, sampai Aris bertemu dengan seorang wanita tua yang membuatnya sadar. Dia telah melupakan seorang Widi yang telah menemani dirinya dari bangku sekolah. Sikap Aris pada Widi berubah, setelah Aris bertemu dengan Devi. Di mana Devi berhasil membuat Aris menjauh dari Widi.


Wanita tua itu bercerita akan kehilangan yang paling besar dalam hidupnya. Ketika dia melupakan seseorang yang telah menemani dirinya cukup lama. Tapi akhirnya dia memilih untuk pergi dengan orang lain yang ternyata itu bukan pilihan terbaik baginya.


Ada penyesalan yang cukup mendalam di rasakan oleh perempuan tua tersebut. Tapi dia merasa itu takdir yang harus dia terima. Bahkan perempuan tua itu sempat berpikir mungkin apa yang dia terima adalah karma, atas apa yang telah dia lakukan sendiri. Itu yang membuat dirinya begitu menyesal.


Perempuan tua itu pun memberikan pesan pada Aris untuk tidak menyia-nyiakan seseorang yang telah bersama dengan dirinya di titik nol. Sebab dia yang akan menerima semua kekurangan yang mungkin saja terjadi di masa mendatang. Itu yang di pesankan oleh perempuan tua itu pada Aris.


Aris pun menerima semua masukan yang di sampaikan oleh perempuan tua tersebut. Mengingat Aris selama ini telah melupakan seorang Widi yang telah membantu dirinya dalam segala hal. Dia yang menemani Aris selama di masa sulit kuliahnya. Bahkan Widi juga yang membantu Aris dalam hal biaya saat itu. Sehingga Aris merasa memiliki hutang budi yang cukup besar pada seorang Widi. Tidak ada pilihan lain bagi Aris untuk menyelematkan hubungan dirinya dengan Widi. Selain kembali lagi dengan perempuan yang telah mencintai dirinya dengan sepenuh hati tersebut.

__ADS_1


Aris pun mengirim pesan pada seorang Widi untuk bertemu. Dimana Aris ingin meminta maaf atas sikapnya selama ini. Dia ingin Widi bisa memaafkan dirinya yang telah khilaf melupakan seorang Widi. Hingga Aris berharap Widi akan kembali memaafkan Aris. Sehingga hubungan Aris dan Widi yang sedikit renggang. Bisa kembali menjadi dekat seperti sediakala. Itu harapan dari seorang Aris akan Widi di hari-hari mendatang.


Widi sempat lama tak membalas pesan dari Aris. Sebelum akhirnya Widi membalas pesan Aris tersebut. Dia setuju untuk bertemu dengan Aris. Memperbaiki semuanya yang sempat rusak tersebut. Hingga Widi berharap bisa kembali seperti dulu bersama Aris. Memperbaiki semuanya yang hampir telah retak tersebut.


Pertemuan itu bakal berlangsung sore hari. Sebab Aris di pagi ini harus segera berangkat bekerja. Sehingga waktu sore Aris yang senggang, bisa di manfaatkan Aris untuk bertemu dengan Widi di sebuah kafe. Itu adalah harapan dari seorang Aris pada Widi.


Tiba di klinik, Aris langsung di minta menghadap pada seorang Devi. Entah apa yang akan di bicarakan oleh Devi pada Aris. Hingga Aris di minta untuk bertemu dengan Devi. Aris yang tidak memiliki firasat yang cukup buruk. Datang dengan santainya menuju ruang kerja Devi. Dia terlihat begitu percaya diri.


Tangan seorang Devi juga tak ketinggalan untuk memainkan perannya. Tangannya mulai meraba tangan Aris yang berada di atas meja kerja Devi. Hingga Aris yang tidak nyaman, dengan segera menarik tangannya dari atas meja tersebut. Aris pun menolak saat Devi hendak menggenggam tangan Aris yang begitu lembut tersebut.


Tangan Aris tidak di dapat, tapi Devi mulai menyentuh kaki Aris yang berada di bawah meja. Devi yang sudah terlihat bernafsu pada seorang Aris. Menghalalkan segala cara untuk bisa menggoda Aris.

__ADS_1


Aris yang mulai menyadari sikap Devi yang aneh, akhirnya langsung menegur seorang Devi. Bagi Aris, apa yang di lakukan oleh Devi sangat tidak wajar. Ini adalah tindakan pelecehan yang di lakukan oleh Devi pada seorang Aris.


Devi tentu tidak terima dengan apa yang di lakukan Aris pada dirinya. Bagi Devi, sikap Aris tersebut sangat tidak wajar. Sebab Aris di anggap tidak sopan menolak semua hal yang Devi lakukan. Tapi Aris tentu bisa berkelit dengan apa yang di lakukan oleh Devi. Devi yang seharusnya malu dengan apa yang terjadi pada dirinya sendiri. Sebab Devi sebagai atasan justru melakukan tindakan yang tidak pantas.


Aris dan Devi sempat cekcok beberapa saat kemudian. Sebelum akhirnya Devi dengan wajah penuh harap. Mengatakan tentang dirinya yang menyukai seorang Aris. Devi mengatakan jika dia begitu mengagumi sosok Aris yang tampan dan cerdas.


Aris yang sudah memiliki pasangan, tentu menolak cinta seorang Devi tersebut. Apalagi Aris berniat memperbaiki hubungan dirinya dengan Widi yang mulai renggang sejak kehadiran Devi dalam hidup Aris. Dia pun menolak cinta Devi tersebut.


Tak terima cintanya di tolak oleh Aris. Devi tentu marah pada Aris. Hingga Devi meminta Aris untuk segera mengundurkan diri dari klinik tempatnya bekerja. Tanpa keberatan sama sekali, Aris pun dengan segera a mengundurkan diri dari klinik Devi. Bagi Aris lebih baik tidak bekerja di klinik Devi, daripada dirinya harus terus-menerus di teror obsesi seorang Devi pada dirinya yang begitu tinggi. Devi terlihat seperti seorang maniak yang begitu terobsesi dengan Aris. Padahal Devi tahu, Aris udah memiliki seorang pasangan. Namun Devi tetap memaksa Aris untuk menerima cintanya yang besar pada seorang Aris. Itu yang membuat Aris begitu marah pada seorang Devi.


Aris pun dengan segera pergi dari ruangan Devi. Apalagi Aris rasa sudah tidak ada lagi yang harus dia perbuat di klinik Devi. Aris takut Devi akan membuat hidup Aris semakin tidak nyaman. Dengan segala godaan yang mungkin saja Devi lakukan pada seorang Devi.

__ADS_1


__ADS_2