
Kecewa dengan keputusan dari boss tempat dia bekerja. Widi akhirnya memilih untuk mengundurkan diri dari klinik tersebut. Baginya tidak adil dengan keputusan yang di ambil oleh bossnya tersebut. Dimana Widi di paksa untuk meminta maaf pada seorang Devi yang justru bersalah dalam perkara tersebut.
Keputusan dari Widi banyak di sesali oleh beberapa rekan kerjanya. Mereka menganggap apa yang Widi lakukan adalah sebuah kesalahan. Widi justru tidak memperjuangkan keadilan yang seharusnya di berikan oleh pihak klinik pada dirinya. Namun pihak klinik yang tetap pada pendirian mereka akan kesalahan ada pada Widi. Akhirnya Widi yang mengalah dalam hal tersebut. Baginya mengalah untuk sebuah kebaikan, bukan artinya mereka kalah dalam sebuah keadilan. Keadilan itu masih ada, hanya saja tertutup oleh sebuah uang yang dimiliki Devi. Sehingga keadilan itu tidak nampak.
Widi begitu bersedih saat memeluk beberapa temannya. Mereka telah menemani Widi dari bangku sekolah. Dari sekolah kebidanan yang sama, hingga akhirnya bekerja di tempat yang sama. Namun sebuah perpisahan harus membuat Widi dan beberapa temannya tidak dapat kembali berjumpa di tempat kerja yang sama. Hingga Widi begitu bersedih.
__ADS_1
Perpisahan yang harus terjadi terlalu cepat, memang membuat semuanya bersedih. Tapi ini adalah pilihan yang di ambil oleh Widi. Sehingga Widi begitu bahagia dengan keputusan yang di ambil. Sekalipun dia bersedih harus berpisah dengan teman kerjanya semua.
Widi mengatakan pada temannya untuk selalu menjaga silaturahmi dengan Widi. Sebab sekalipun kini Widi sudah bukan lagi teman kerja mereka, tapi Widi tetap teman mereka. Sehingga Widi masih ingin menjaga silaturahmi dengan teman-temannya tersebut.
Tak ingin membuat teman-temannya terlalu bersedih menangisi kepergian dari seorang Widi. Widi dengan segera meninggalkan klinik yang telah memberikan Widi waktu untuk mencari uang dan pengalaman tersebut. Widi tak lupa mengucapkan banyak terima kasih pada klinik yang telah memberikan Widi banyak kesempatan untuk berkembang. Walaupun akhirnya Widi memilih untuk mengundurkan diri dari klinik tersebut.
__ADS_1
Sebelum melanjutkan perjalanan menuju rumahnya. Widi menyempatkan diri untuk bertemu dengan Aris di tempatnya bekerja. Namun Widi justru harus mendapatkan sebuah kenyataan pahit. Dia melihat Aris dan Devi yang terlihat asyik bercanda di ruangan milik Devi.
Widi yang kuat melihat kekasihnya itu bercengkrama dengan perempuan lain. Akhirnya memilih untuk pergi dari tempat tersebut. Dia langsung berlari sambil menangis hebat.
Widi menduga Aris dan Devi benar-benar menjalin sebuah hubungan istimewa. Tidak hanya sekedar bos dan anak buah. Tapi hubungan lebih sebagai sebuah pasangan. Widi yang melihat Aris itu tidak mampu berkata lagi, selain hanya terus menangis dan menangis saja melihat semua yang terjadi.
__ADS_1
Widi mencoba menghubungi Aris. Tapi Handphone Aris justru tidak aktif. Widi berpikiran, jika Aris memang sengaja mematikan handphone miliknya untuk tidak dapat berkomunikasi dengan Widi. Mengingat Widi akan menggangu Aris yang sedang bermesraan dengan Devi di ruang kerja Devi. Widi paham akan hal tersebut. Hingga dia memilih untuk tidak menggangu Aris.