
Kebahagiaan bisa memiliki rumah dirasakan oleh Juan dan Amasya. Sebelum berangkat bekerja, baik Juan dan Amasya berdiskusi terlebih dahulu akan rencana syukuran yang hendak dibuat. Menyantap nasi goreng spesial yang dibuat oleh Rini. Baik Amasya, maupun Juan. Sama-sama menyukai nasi goreng yang Rini buat.
Rini yang turut sarapan bersama Juan dan Amasya. Begitu tersanjung akan pujian yang diberikan oleh Juan dan Amasya akan nasi goreng yang dibuatnya. Ia tak menyangka Juan dan Amasya begitu menyukai nasi goreng itu. Resep nasi goreng yang diwariskan oleh ibunya.
Kedatangan Rini di rumah Juan benar-benar membuat rumah Juan sedikit berwarna. Rini yang polos, tetapi cerdas. Sewaktu-waktu menjadi orang yang tepat dalam memecahkan masalah yang sedang dihadapi oleh Juan dan Amasya.
Pagi itu Rini kembali memberikan sarannya yang cukup efektif. Dia menyarankan pada Amasya dan Juan untuk menggabungkan keinginan dari Amasya dan Juan. Dimana dalam acara itu, Amasya menginginkan syukuran rumah itu digabungkan dengan kebahagiaan yang dirasakan Amasya saat ini. Syukuran rumah, sekaligus syukuran akan kehamilan yang didapat oleh Amasya saat ini. Sementara Juan menginginkan acara itu juga dilakukan dengan mengundang anak yatim. Juan ingin berbagi pada anak-anak yatim akan kebahagiaan yang dirasakan saat ini.
__ADS_1
Kedua keinginan dari Juan dan Amasya sama baiknya. Sehingga bisa digabungkan dalam acara syukuran yang bisa digelar secara meriah nantinya.
Apa yang Rini ucapkan cukup baik. Mengingat itu ide yang cukup bagus untuk acara syukuran nanti. Amasya dan Juan pun menyetujui apa yang disarankan oleh Rini untuk syukuran rumah nantinya.
Rini begitu bahagia akan penerimaan dari Juan dan Amasya akan kehadiran dirinya ditengah-tengah keluarga kecil mereka. Tak cukup banyak kata, selain terima kasih yang diucapkan oleh Rini pada Juan dan Amasya. Dimana keduanya begitu terbuka pada Rini sejauh ini.
Senyum bahagia langsung terpancar dari wajah Rini akan tawaran yang diberikan oleh Julien's. Sekali lagi, kata terima kasih tidak cukup untuk melukiskan kebahagiaan yang dirasakan oleh Rini. Juan begitu baik padanya, walaupun tak ada ikatan darah apapun dengan Rini. Tapi Juan tak segan untuk membantu Rini.
__ADS_1
Tak hanya memberi kabar bahagia saja. Juan juga turut menasehati Rini. Juan berpesan pada Rini untuk kuliah dengan sungguh-sungguh, mengingat keinginan bi Eem yang besar akan dirinya. Harus dibayar dengan kepercayaan besar juga oleh Rini.
Rini berjanji pada Juan untuk berkuliah dengan sungguh-sungguh. Mengingat Juan telah memberikan bantuan finansial untuk Rini berkuliah. Sehingga sudah seharusnya Rini membayar semua kebaikan dari Juan dengan kuliah dengan sungguh-sungguh.
Tak hanya Juan yang berpesan pada Rini. Amasya juga berpesan pada Rini akan kehidupan Jakarta yang tentu tidak sama dengan kehidupan yang Rini jalani dahulu. Rini harus pandai menjaga diri, agar bisa terhindar dari hal-hal yang buruk. Mengingat kejahatan di Jakarta cukup tinggi. Sehingga Rini diminta untuk selalu berhati-hati dan pandai menjaga diri. Supaya tidak menjadi korban kejahatan.
Pesan bijak dari Amasya diterima Rini dengan baik. Ia berjanji akan menjaga diri sebaik mungkin. Rini siap beradaptasi dengan lingkungan baru nantinya.
__ADS_1