
Keguguran yang membuat Amasya begitu sedih, harus segera di atasi oleh Juan dengan sebuah kesigapan. Salah satunya tentu adalah konsultasi akan kehamilan yang akan di lakukan Amasya dan Juan pada seorang dokter.
Demi membuat Amasya kembali cepat hamil, Juan mengajak Amasya berkonsultasi pada seorang dokter. Ingin mendapatkan hasil yang akurat. Juan menyewa secara privat dokter itu untuk menjadi tempat konsultasi Juan dan Amasya selama dua jam lebih.
Pertama Amasya di lakukan pemeriksaan oleh dokter tersebut. Sebelum akhirnya, sang dokter menyampaikan beberapa hal penting akan kondisi rahim Amasya pasca mengalami keguguran beberapa minggu lalu.
Tidak ada kerusakan dari rahim Amasya, semuanya berjalan normal. Hingga peluang Amasya untuk hamil kembali terbuka lebar. Amasya dan Juan di minta untuk mengkonsumsi makanan yang sehat serta menyuburkan, di kedua belah pihak. Itu yang akan membuat Amasya akan cepat hamil kembali.
Juan meminta saran makanan seperti apa yang harus dirinya dan Amasya konsumsi. Mengingat Juan kurang menyukai daging-dagingan seperti daging sapi atau daging ayam. Namun demi membuat Amasya cepat hamil lagi, mungkin Juan rela untuk menurunkan egonya tersebut. Sebab Juan ingin segera memiliki anak kembali.
__ADS_1
Dokter Lili yang menjadi tempat Juan Amasya berkonsultasi, menyampaikan beberapa makanan yang harus di konsumsi oleh Juan dan Amasya. Makanan itu bukan berasal dari daging-dagingan seperti yang di sampaikan oleh Juan. Melainkan berasal dari sayuran yang memiliki kandungan vitamin yang tinggi. Salah satu sayuran yang mungkin bisa di konsumsi oleh Amasya dan Juan adalah tauge.
Selain tauge yang khasiatnya sudah di kenal banyak orang. Ada juga brokoli, asparagus dan juga bayam. Sayuran itu mungkin bisa di konsumsi Amasya dan Juan dalam jumlah yang mencukur. Tidak berlebihan, apalagi kurang. Sehingga Juan dan Amasya akan semakin berada di masa subur.
Baru mendapatkan informasi itu dari dokter Lili, Juan langsung memberitahu pada kedua asisten rumah tangganya untuk mulai sering memasak sayuran seperti bayam, brokoli dan tauge. Sayuran itu di minta Juan di perbanyak di meja makan. Sebab sayuran itu yang akan menyuburkan Juan dan Amasya.
Melihat semangat Juan yang begitu tinggi, dokter Lili semakin berharap akan kehamilan pada Amasya kembali. Juan dan Amasya adalah pasangan yang sangat serasi. Sehingga untuk menambah kebahagiaan yang ada di keluarga keduanya, mungkin kehadiran seorang balita bisa menjadi obat yang baik. Sehingga kebahagiaan Amasya dan Juan semakin lebih terasa lagi.
Beberapa vitamin juga di berikan dokter Lili untuk Juan dan Amasya konsumsi. Sehingga vitamin itu akan menjadi stimulus dalam perkembangan rahim Amasya. Begitu juga dengan pertumbuhan dalam kualitas sel ****** dari Juan. Itu sangat baik bagi keduanya.
__ADS_1
Juan dan Amasya kembali mengucapkan terima kasih yang cukup banyak pada dokter Lili. Pasalnya dokter Lili sudah memandu Juan dan Amasya dalam proses menuju kehamilan yang kedua tersebut. Panduan yang di berikan oleh dokter Lili begitu mudah di pahami oleh Juan dan Amasya. Sehingga keduanya begitu senang dengan setiap pemaparan yang di lakukan oleh dokter Lili.
Waktu konsultasi telah berakhir, kini giliran Amasya dan Juan untuk berpamitan pulang pada dokter Lili. Di akhiri dengan menjabat tangan sebagai tanda perpisahan. Amasya dan Juan pun segera meninggalkan ruangan dokter Lili yang begitu dingin tersebut.
Juan tak melepaskan tangan kanannya di pundak Amasya. Juan tidak ingin jauh-jauh dari Amasya. Hingga Juan terus merangkul pundak Amasya dengan begitu mesranya saat berjalan meninggalkan ruangan dokter Lili.
Begitu juga saat masuk kedalam mobil. Juan terus menunjukkan perhatian lebihnya pada Amasya. Sebagai seorang suami, Juan begitu sigap. Dia ingin memperlakukan Amasya sebaik mungkin. Menjadikan Amasya seorang ratu di hatinya. Begitu juga dalam hal lainnya, Juan begitu mencintai seorang Amasya.
Tanpa di ketahui Juan dan Amasya, dari kejauhan. Devi memantau kedatangan Amasya dan Juan ke klinik milik dokter Lili. Devi sudah yakin, jika Amasya dan Juan sedang berkonsultasi akan kehamilan. Hingga Devi harus segera menyusun rencana baru, agar Amasya tidak segera hamil. Mengingat Devi tidak ingin Amasya bisa hamil sampai kapanpun. Sama seperti Devi yang di diagnosa sebuah penyakit yang membuat dirinya tidak akan pernah bisa hamil.
__ADS_1
Devi dengan tatapan penuh amarah, terus memperhatikan mobil Amasya dan Juan yang mulai menjauh dari klinik. Ingin rasanya mengatakan di depan wajah Amasya dan Juan, jika keduanya tidak akan pernah memiliki anak kembali. Sebab Devi siap menggagalkan segala upaya dari Amasya dan Juan dalam memiliki anak. Devi bersumpah akan hal tersebut.