Di Paksa Childfree

Di Paksa Childfree
Ratna Meminta Pria Bayarannya Untuk Segera Mengeksekusi Amasya


__ADS_3

Dua hari di sewa oleh Ratna. Pria yang Ratna bayar untuk melakukan kejahatan pada Amasya itu, belum juga melakukan aksinya. Dia masih terus memantau rumah Amasya. Dia belum menemukan momen yang pas untuk melakukan tindakan kejahatannya itu. Hingga membuat Ratna geram kepada pria itu. Ratna meminta pria yang dia bayar itu untuk segera melakukan aksinya tersebut.


Ratna mengajak bertemu dengan pria itu. Dia ingi tahu perkembangan dari rencana untuk membuat Amasya keguguran. Mengingat Ratna sudah ingin melihat Amasya menangis darah akan kehilangan dari calon anaknya tersebut.


Pria itu sampai terlebih dahulu. 8 menit kemudian Ratna menghampiri pria itu yang telah memesan meja di restoran. Dia terlihat begitu asyik bermain game online di handphone pintar miliknya. Sambil sesekali melontarkan kata umpatan, dia terlihat begitu asyik dengan permainan game.


Begitu Ratna tiba di hadapannya, Ratna langsung mengambil handphone dari pria itu. Kemudian melempar handphone miliknya ke atas meja. Sempat ingin marah, namun pria itu seketika menjadi culun. Melihat wajah penuh marah dari Ratna menatap dirinya.


"Apa! Kamu mau marah sama saya?" Bentak Ratna dengan begitu kasarnya.

__ADS_1


"Tidak bu." Jawab pria bayaran.


Ratna duduk di kursi di hadapan pria itu. Pria yang terus ketakutan melihat wajah marah dari Ratna. Tatapan matanya tak henti mengarah ke arah bawah meja. Tak berani menatap wajah Ratna yang terlihat menyeramkan dengan alis yang terus mengangkat.


"Apa yang sudah kamu lakukan pada Amasya?" Tanya Ratna dengan tegasnya.


"Saya belum melakukan apapun bu. Saya baru mengintai rumah dia." Jawab pria itu dengan gugupnya.


"Maafkan saya Bu. Saya belum mendapatkan momen yang pas untuk melakukan aksi tersebut. Hingga saya belum bisa mengeksekusinya sekarang." Jawab pria itu tetap menunduk.

__ADS_1


"Terus kapan kamu akan melakukan eksekusi itu? Tahun depan!" Tegas Ratna.


"Saya janji akan melakukan eksekusi itu secepatnya. Mungkin dua atau tiga hari ke depan saya akan melakukan eksekusi terhadap perempuan itu." Janji si pria itu.


"Ingat Dimas. Saya tidak akan main-main sama kamu. Jika kamu tidak segera melakukan eksekusi terhadap Amasya. Saya akan buat perhitungan sama kamu. Mungkin kamu akan tahu sendiri akibat dari apa yang telah kamu lakukan terhadap saya." Ancam dari Ratna pada pria bayaran yang ternyata bernama Dimas.


"Baik Bu, saya berjanji akan segera melakukan eksekusi terhadap perempuan itu. Saya janji." Janji dari Dimas dengan meyakinkan.


"Saya pegang omongan kamu. Jika berbohong lagi pada saya. Bukan tidak mungkin saya akan berbalik melakukan itu pada kamu. Paham!" Ancam Ratna kembali semakin tegas.

__ADS_1


Ratna yang datang hanya untuk menyampaikan ancaman pada Dimas. Akhirnya kembali pergi dari restoran. Sementara Dimas masih cukup ketakutan dengan ancaman dari Ratna. Sekalipun Ratna adalah seorang perempuan. Cara licik yang di gunakan oleh Ratna. Sebuah ancaman yang berarti untuk dirinya. Mengingat Ratna selalu melakukan tindakan liar yang sangat membahayakan setiap lawan-lawannya. Sehingga setiap musuh dari Ratna harus berhati-hati dengan taktik licik yang mungkin di gunakan oleh Ratna. Termasuk taktik licik yang bisa saja di gunakan Ratna pada Dimas. Itu yang menjadi ketakutan dari seorang Dimas akan Ratna.


__ADS_2