Di Paksa Childfree

Di Paksa Childfree
Juan Mencari Tahu


__ADS_3

Tumpah seluruh air mata Amasya, ketika Juan mengatakan jika dirinya mengalami keguguran. Amasya menangis dengan begitu hebatnya. Amasya menyalahkan dirinya yang tak mampu menjaga calon bayinya dengan baik. Hingga Amasya harus mengalami keguguran.


Juan yang berada di samping Amasya, meyakinkan Amasya jika yang terjadi adalah takdir yang memang harus di terima oleh Amasya. Bukan salah siapa, tapi ini adalah jalan hidup yang harus di lewati oleh Amasya. Sehingga Amasya harus kehilangan calon bayinya yang baru berusia kurang dari 2 bulan tersebut.


Amasya tetap masih sulit menerima semuanya. Baginya ini adalah pukulan paling telak yang harus di terima oleh Amasya. Dia kehilangan calon bayi yang benar-benar di nantikan oleh keduanya.


Tak hanya Juan saja yang mencoba menghibur Amasya. Darmi dan Alvin juga turut memberikan suntikan motivasi untuk Amasya. Walaupun Alvin tak mampu berbicara dan mengerakkan tubuhnya. Namun mata Alvin berbicara, dia seolah ingin mengatakan bahwa Amasya harus kuat. Dia harus kuat menjalani hidup yang cukup keras tersebut.


Begitu juga Darmi yang mencoba memberikan motivasi pada seorang Amasya. Sama seperti Juan, Darmi meminta Amasya tidak menyalahkan dirinya untuk apa yang terjadi. Semuanya sudah menjadi kehendak yang maha kuasa. Hingga Amasya tidak harus bersedih dan menyalakan dirinya sendiri.

__ADS_1


Banyak dukungan yang mengalir untuk Amasya. Secara tak langsung membuat Amasya semakin kuat. Walaupun wajahnya masih di selimuti kesedihan yang mendalam. Namun hati Amasya kini mulai bisa tersenyum. Dukungan itu benar-benar menguatkan Amasya yang di landa kesedihan yang cukup mendalam.


Juan menerima semua kenyataan dan takdir yang harus di terima oleh Amasya. Tapi Juan masih penasaran dengan penyebab Amasya kehilangan cabang bayinya. Mengingat tentu ada penyebab dari setiap peristiwa yang terjadi. Ini yang harus Juan selidiki.


Juan meminta kepada semuanya untuk keluar sejenak. Dengan alasan untuk mencari minum, Juan meminta pada Darmi untuk menjaga Amasya sejenak. Padahal Juan ingin berbicara empat mata dengan dokter yang menangani Amasya.


Juan mendatangi ruangan dari dokter Dani. Dokter itu merupakan sahabat karib dari seorang Devi. Keduanya memiliki kedekatan yang cukup intens satu sama lainnya.


"Ada keperluan apa Bapak Juan mendatangi ruangan saya?" tanya dokter Dani.

__ADS_1


"Saya masih cukup penasaran dengan penyebab istri saya keguguran dok. Apa mungkin hanya karena faktor kecapean. Tapi istri saya tidak melakukan aktivitas yang berat dok. Kenapa bisa istri saya kecapean?" tanya Juan dengan penuh rasa penasaran.


"Kondisi kandungan setiap ibu hamil itu berbeda. Semuanya tidak sama. Mungkin aktivitas Bu Amasya selama ini terlihat biasa-biasa saja. Tapi kita tidak tahu dalam posisi Bu Amasya sekarang. Kandungan Bu Amasya itu begitu lemah. Sehingga Bu Amasya rentan mengalami keguguran. Makanya dia harus mengalami keguguran seperti itu." jawab dokter Dani.


"Aktivitas seperti apa yang menurut dokter itu berat?" tanya Juan kembali.


"Menaiki anak tangga, mendorong kursi roda dan sebagainya. Di usia kandungan seperti saat ini. Bu Amasya harus benar-benar istirahat total. Sehingga dia tidak boleh melakukan aktivitas seperti yang saya sebutkan tadi. Akibatnya bisa kita lihat sekarang," Tutup dokter Dani.


Juan masih tak mengerti dengan semuanya. Mengingat beberapa hari yang lalu Juan memeriksa kandungan Amasya. Dimana kandungan Amasya dalam keadaan baik-baik saja. Tidak lemah seperti yang di sampaikan oleh dokter Dani. Tapi kenapa pernyataan berbeda di sampaikan dokter Dani. Ini masih jadi misteri bagi Juan.

__ADS_1


Dokter Dani sendiri sangat merasa bersalah pada Juan dan Amasya. Dia menutupi semua fakta yang sebenarnya. Penyebab keguguran Amasya tentu bukan faktor kelelahan semata. Tapi kandungan obat penggugur yang di masukan Parni ke dalam makanan yang di konsumsi oleh Amasya. Hingga Amasya mengalami keguguran. Dokter Dani menangis di dalam hatinya. Tetapi kebaikan Devi di masa lalu saat keduanya menempuh pendidikan bersama. Tak bisa di lupakan oleh dokter Dani begitu saja. Hingga dia menuruti permintaan dari Devi. Membohongi Amasya dan Juan atas penyebab keguguran dari Amasya.


__ADS_2