Di Paksa Childfree

Di Paksa Childfree
Devi Mencabut Laporan Atas Willy


__ADS_3

Semua permintaan dari seorang Devi akhirnya dituruti oleh ayah Willy. Semua permintaan yang Devi akan asetnya yang dibakar oleh Willy. Selain itu Devi juga meminta pada ayah Willy, uang sebesar 5 milyar rupiah sebagai kompensasi atas laporan yang dia cabut. Tak terlalu sulit untuknya, permintaan dari Devi langsung dituruti.


Selain meminta ganti rugi secara materi. Devi juga meminta pada Willy untuk berhenti dalam mengganggu hidupnya. Devi rasa apa yang dilakukan oleh Willy sudah diluar batas. Hingga Devi sangat terganggu akan aktivitas Willy yang terus mengganggu dirinya.


Permintaan itu juga siap Willy penuhi. Mengingat dirinya akan berusaha untuk melupakan Devi sebagai mantan kekasihnya. Kegagalan Willy dalam move on, akhirnya membuat Willy harus melakukan segala cara untuk membuat Devi kembali ke pelukannya. Sekalipun Devi enggan untuk kembali ke pelukan seorang Willy.

__ADS_1


Devi mendatangi kantor polisi, dia siap mencabut semua laporan yang telah dia buat pada Willy. Tentu dengan pencabutan laporan itu, Willy bisa bebas dari jeratan hukum yang menderanya. Willy begitu bahagia dengan pencabutan laporan yang dilakukan oleh Devi.


Namun Devi sekali lagi mengingatkan pada Willy akan komitmen dia. Komitmen akan dirinya yang harus menjauhi seorang Devi. Mengingat Devi bukan siapa-siapa lagi untuk Willy. Sehingga Willy harus tahu batasan akan sikapnya pada Devi.


Didepan kedua orangtuanya, Devi serta Ratna. Willy berjanji untuk menjauhi seorang Devi. Sebuah janji pelaut yang kuat, Willy siap melakukan segala cara untuk mempertahankan komitmen dia dalam menempati janjinya pada Devi. Terlebih Devi sudah mau untuk mencabut laporan akan dirinya. Sehingga Willy harus bisa juga untuk menerima kenyataan akan Devi yang bukan lagi miliknya.

__ADS_1


Tanpa ragu, Willy akhirnya menandatangani surat yang dibuat oleh Devi tersebut. Dengan sebuah pulpen berwarna biru, Willy membukukan tanda tangannya serta nama dia diatas materai itu. Sehingga tentu Willy akan mendapatkan masalah kembali jika sewaktu-waktu dia tetap mendekati Devi, atau mungkin mengganggu Devi.


Semua sudah selesai. Devi telah mencabut laporan yang dia buat untuk Willy. Kini giliran Willy menunggu surat pelepasan dirinya dari pihak kepolisian. Kedua orangtua Willy begitu setia mendampingi anaknya dalam melakukan proses yang cukup rumit itu. Mengingat Willy adalah anak kedua, tapi berasa anak tunggal. Mengingat kakak Willy memutuskan untuk tinggal di Jerman. Sehingga seluruh kasih sayang dari orangtuanya diberikan pada Willy sepenuhnya.


Willy langsung memeluk kedua orangtuanya, begitu mendapat surat pembebasan dari pihak kepolisian. Mungkin ini momen sederhana, tapi ini cukup berarti untuk Willy. Dia harus bisa semakin dewasa lagi dalam bersikap. Jika tidak, mungkin Willy akan kembali masuk kedalam penjara. Sama seperti hari ini.

__ADS_1


Ibunya tak ingin melepaskan pelukannya dari tubuh Willy. Dia terus memeluk Willy saat akan berjalan menuju mobilnya. Berulang kali dia mencium pipi dari Willy. Dia tak bisa membayangkan jika Devi tidak mencabut laporan akan Willy. Mungkin hari ini, Willy akan masih berada didalam penjara. Tidur dilantai bersama narapidana lainnya. Sebuah pemandangan yang tentu menjadi tamparan akan Willy. Ini begitu berat untuk Willy. Tapi itu konsekuensi yang harus dihadapi oleh Willy dengan ulahnya pada Devi.


__ADS_2