DIARY ALYA

DIARY ALYA
10


__ADS_3

Tak terasa hari ini Alya berangkat untuk mengikuti olimpiade tingkat provinsi.


Tadi pagi di antar Bapaknya ke sekolahan karena acara dua hari dan menginap di asrama yang telah di sediakan.


Saat ini Dia dan kedua temannya sudah dalam mobil sedang perjalanan menuju lokasi, bersama seorang guru pendamping.


Sepanjang jalan Mereka sangat menikmati sejenak menikmati perjalanan karena sore ini akan melaksanakan pertandingan babak pertama yaitu mengerjakan soal sejumlah 100 selama 3 jam pasti akan cukup menguras tenaga dan pikiran Mereka.


Alya, Salsa dan Okta berusaha semaksimal mungkin dengan belajar dan berlatih demi membawa nama baik sekolah mereka bahkan kali ini tidak hanya nama sekolah mereka tetapi nama kabupaten mereka.


Betapa bangganya diri mereka jika bisa pulang dengan membawa gelar juara dan jika memang belum bisa menjadi juara sudah mendapatkan pengalaman yang luar biasa.


Masalah pribadi Alya dia sudah melepaskannya dikit demi sedikit karena disibukkan dengan persiapan lomba kemarin berangsur perasaan itu hilang dan berganti semangat baru.

__ADS_1


Sesampainya di tempat lomba, Mereka segera registrasi ulang untuk mendapatkan kunci kamar tempat Mereka menginap.


Satu kamar di huni dua orang, jadi Mereka mendapatkan dua kamar, Salsa bersama Okta sedangkan Alya bersama Bu Nur pendampingnya.


Sesampainya di kamar mereka membereskan barang bawaannya dalam menyegarkan badannya agar terasa lebih fresh dan setelah itu beristirahat sejenak setelah menempuh perjalanan.


Siang setelah makan siang mereka akan mereview sejenak materi yang akan diujiankan sorenya.


Kini Alya, Salsa dan Okta sudah siap dengan seragam mereka untuk mengikuti kegiatan pertama yaitu mengerjakan soal 100 selama 3 jam.


Soal mulai dibagi oleh pihak panitia tanpa menggunakan alat bantu apa pun hanya bermodalkan Bolpoin, pensil juga selembar kertas untuk corat - coret yang diberikan oleh panitia juga mereka siap melakukan perlombaan secara cara fair.


Waktu 3 jam mungkin memang lama tapi kalau sudah berhadapan dengan soal yang mencapai 100 butir baru akan terasa singkat sekali untuk menyelesaikan soal sebanyaknya itu dengan sebaik mungkin dan hasil semaksimal mungkin.

__ADS_1


Bu Nur berada di ruangan khusus pendamping hanya bisa mendoakan untuk ketiga siswinya yang sedang mengikuti perubahan perlombaan bersama dengan guru pendamping lainnya.


Rasa cemas dan deg - degan Open memenuhi dada Bu Nur, Beliau berdoa semoga ketiga siswinya bisa mendapatkan hasil sebaik mungkin walaupun misal tidak mendapat juara mereka tetap kagum dengan kerja keras mereka bertiga ya sudah berusaha dengan semaksimal mungkin untuk hasil yang terbaik.


Masalah juara ataupun tidak itu bonus bagi sekolahan yang penting pengalaman yang akan didapatkan oleh ketiga siswinya dan bisa menambah nilai lebih untuk mereka.


Waktu tiga jam pun berakhir Bu Nur yang menunggu terasa lama tetapi bagi Salsa, Okta dan Alya waktu begitu sangat singkat sekali untuk menyelesaikan soal.


Bu Nur dengan tersenyum menyambut 3 siswinya yang menghampirinya dengan muka yang sudah lemas dan terlihat sangat kacau.


"It's oke, girls... Ingat pesan Bapak kepala sekolah Kemarin kan, Beliau sudah bilang yang penting kalian udah berusaha semaksimal mungkin masalah hasil serahkan pada Allah kalau memang kalian mendapatkan juara itu bonus untuk kalian tapi jika memang belum ambilah pengalaman berharga ini untuk kedepannya yang akan kalian bawa ke masa depan."


Ketiganya memeluk Bu Nur, di dalam diamnya mereka menangis, air mata tak bisa di bendung lagi dan Bu Nur menenangkan mereka dengan mengajak ke kantin mencari sesuatu yang menyegarkan.

__ADS_1


☺☺☺☺☺☺


__ADS_2