
"Ciye... Di cari Pak A, Bu."
Goda guru - guru yang lain yang sudah mulai tau kedekatan mereka berdua.
Alya merasakan sekarang berada di ruang guru tidak nyaman karena setiap guru yang berpapasan dengannya sering aja meledek Dia dengan menyebut inisial Pak A.
Hari - hari Alya sekarang lebih banyak dihabiskan di dalam lab komputer, dia ke ruang guru hanya untuk mengambil buku kemudian ke sana lagi.
Angga bukannya tidak tahu tapi dia pun memilih diam dan hanya tersenyum jika Dia diledekin dan di jodoh - jodohin dengan Alya.
Sedangkan Alya sendiri juga bimbang haruskah Dia senang atau bersedih, sedangkan Angga saja diam tidak pernah menyinggung soal ledekan teman-teman mereka di sekolahan.
Alya berusaha cuek saja tapi kadang jadi kebawa perasaan sendiri, ada rasa bahagia disana dengan begitu dia berharap Angga pun merasakan hal yang sama namun kadang Alya juga merasa sedih melihat sikap Angga yang tidak buruan mengatakan perasaannya. Alya takut jika perasaannya hanya bertepuk sebelah tangan.
Hari ini Alya jam mengajarnya full, jadi benar - benar seharian dia di lab hanya keluar jika ke kamar mandi dan pergi ke masjid saat istirahat.
Angga merasa Alya semakin jarang ke ruang guru jadi otomatis dia pun juga jarang memandang dirinya.
"Istirahat ini main ke lab, siapa tau bisa lihat dia."
Dalam hati Angga.
Dia keluar dari ruangannya berjalan menuju ke lab namun belum sampai di pintu dia melihat Alya yang keluar dari pintu lab dan menuju ke arah kamar mandi.
Alya tak melihat Angga karena terhalang tangga sedangkan Angga melihatnya.
Angga langsung menuju ke lab saja pasti ada Joko di sana pikirnya. Dan benar saja Joko sedang bersantai di dalam setelah selesai mengajar dan siswa-siswi sedang beristirahat.
" Assalamualaikum Pak."
" Waalaikumsalam, eitss...siapa ini, masuk Pak."
Angga tersenyum dan masuk ke dalam ruangan guru yang ada di dalam Lab.
"Sendirian Pak."
Angga basa-basi aja padahal tahu tadi Alya keluar.
"Tadi sama Bu Alya , lagi keluar kayaknya."
Joko melihat ke arah luar dan tidak ada Alya.
"Mau minum apa Pak, kalau mau ngopi ada."
"Sudah Pak, makasih sudah tadi."
Mereka ngobrol santai di dalam ruangan itu sambil menghabiskan waktu istirahat.
"Joko, gorengan."
__ADS_1
Alya masuk ke dalam dan membawakan gorengan yang tadi dia beli di kantin untuk Joko tanpa dia mengetahui jika ada Angga di dalam.
"Eh, Pak Angga."
Mereka saling melempar senyum yang pasti diperhatikan oleh Joko.
"Makasih Al. Ayo Pak Angga silahkan dimakan."
Alya mau melangkah keluar dari ruangan itu.
"Al."
Joko memanggilnya dan Alya pun membalikkan tubuhnya.
"Iya, kenapa."
"Buatin minum dong buat Pak Angga."
Kata Joko dan Mereka saling menatap mata.
"Oh.. Iya. Panggil mau minum apa Teh apa Kopi."
"Teh aja Bu."
"Oke."
Alya masuk lagi ke dalam dan segera membuatkan minum untuk Angga.
"Ini Pak Angga, silahkan diminum."
Alya meletakkan satu gelas teh hangat di hadapan Angga.
"Makasih bu, Bu Alya sendiri kok tidak minum."
"Sudah tadi Pak."
Alya kemudian keluar dari ruangan itu dan meninggalkan Joko serta Angga yang masih mengobrol.
Alya memilih menyibukkan diri di depan layar laptopnya, mumpung lagi istirahat dia bisa mencicil pekerjaannya karena ingin segera bimbingan skripsi lagi.
Bel masuk berbunyi, Angga keluar dari ruangan Joko.
"Makasih Bu minumannya."
Alya yang tadinya serius Menatap layar laptopnya dia pun menoleh kearah Angga.
"Iya Pak sama - sama."
" Jangan terlalu dekat Bu, kalau menatap layar laptop nanti matanya sakit lagi."
__ADS_1
Kata Angga sambil tersenyum.
"Iya Pak."
Ucap Alya dan membalas senyum Angga.
Joko yang ada di dalam ruangan bukannya tidak tahu dia mendengar obrolan Alya dan Angga.
Kemudian siswa - siswi pun mulai berdatangan dan masuk ke dalam lab Angga segera keluar dari sana karena pelajaran juga akan segera dimulai.
Selesai juga hari itu Alya pun merasakan capek, setelah bel pulang berbunyi Dia segera merapikan barang bawaannya dan ingin segera pulang.
"Al."
Panggil Joko.
"Iya kenapa."
Alya sembari membereskan tasnya.
"Kayaknya ada yang jatuh cinta sama kamu."
"Siapa sih Ko."
"Lihat aja nanti pasti nanti ada yang main ke rumah kamu."
"He he he..."
Alya malah tersenyum dan sedikit tertawa.
"Beneran."
"Siapa Ko, kamu ada - ada aja."
"Tunggu aja."
Joko tersenyum penuh makna membuat Alya jadi penasaran.
Setelah rapi Alya kemudian pulang duluan meninggalkan Joko yang masih ada di dalam.
Sore menjelang Alya sedang bersantai aja memainkan ponselnya sambil membuka aplikasi novel kesukaannya.
Masuk sebuah notifikasi pesan ke dalam ponsel Alya.
"Bu Alya di rumah."
deg...deg...deg...
Jantung Alya langsung berdegup kencang membaca pesan itu dan gemetar tangannya.
__ADS_1
😉😉😉😉😉