
Hari semakin malam, masih nampak ramai juga di rumah kedua orang tua Alya karena beberapa saudara masih bercengkrama.
Angga juga berbaur dengan mereka, orangnya tipikal seseorang yang mudah akrab dengan yang baru dikenalnya. Apalagi Angga juga sudah mengenal beberapa saudara Alya.
Entah karena pas musim hujan atau yang lain hujan pun datang dimalam itu membuat beberapa orang akhirnya pun memilih untuk pulang.
Angga melihat Alya yang duduk sendiri memainkan ponselnya di ruang tamu, dia mendekatinya dan duduk di sampingnya.
"Mas Angga kalau mau makan lagi." Tawar ibunya Alya kepada menantu barunya itu.
"Makasih Bu, masih kenyang."
"Nggak usah sungkan ya, Anggap saja rumah sendiri."
"Iya Bu."
"Mas, mau minum."
Angga menggelengkan kepalanya, "Nggak Sayang."
"Kayaknya nggak mendung tadi deh kok tiba-tiba hujan ya Mas."
"Lagi musim Sayang."
"Kamu nggak capek, udah malam istirahat yuk. Kita belum sholat Isya juga."
"Iya Mas, Kita sholat."
Alya masuk ke dalam kamar sedangkan Angga langsung ke kamar mandi untuk mengambil wudhu. Setelah kembali dari kamar mandi Angga meminta Alya untuk wudhu dan mereka akan jamaah.
Alya ke dalam kamar melihat Angga yang tersenyum dia sudah mengenakan sarung serta kemeja yang entah kenapa membuat auranya semakin terlihat ganteng saja.
"Sudah Sayang."
"Iya Mas.."
Mereka melaksanakan sholat Isya berjamaah dan tak lupa setelah selesai Angga berdzikir dan berdoa yang diaminkan oleh Alya.
__ADS_1
Alya meraih tangan Angga dan mencium punggung tangannya membuat Angga memberikan kecupan manis di kening sang istri.
Peralatan sholat mereka bereskan berdua dan Alya merapikannya di tempatnya.
"Mas, bajunya Alya tata di lemari ya." Alya meminta izin dulu kepada yang punya sebelum menatanya.
"Iya Sayang."
Alya mengambil ransel Angga dan mengeluarkan isinya kemudian menatanya di lemari miliknya yang sengaja sudah ia kosongkan untuk baju Angga.
Angga sendiri ingin mengganti bajunya dengan kaos tipis untuk tidur supaya nyaman. Dia mendekati Alya yang sedang menata bajunya dan memeluknya dari belakang.
"Sayang.."
Alya kaget mendapat perlakuan Angga yang tiba - tiba memeluknya, jantungnya langsung berubah berdetak begitu kencang dan dia diam terpaku apalagi Angga meletakan kepalanya di pundak Alya.
"Iya Mas.."
"Kamu cantik banget."
Alya menundukkan kepalanya dan menyembunyikan senyumnya.
Alya mengambilkan kaos Angga yang sudah ia tata di lemari.
"Ini Mas."
"Makasih Sayang."
Angga mengecup pipi Alya dan melepaskan pelukannya, pipi Alya langsung berubah merah merona. Angga pun tanpa malu membuka kemejanya dan menampakkan dada bidangnya didepan Alya yang membuatnya jadi malu sendiri dan dia memilih memalingkan wajahnya.
"Kenapa Sayang."
Angga tersenyum menggodanya melihat Alya enggan menatap dirinya uang berganti kaos.
Setelah menata baju Angga, Alya memoles wajahnya dengan krim malam yang biasa ia lakukan sebelum tidur. Angga menunggu istrinya dengan memainkan ponselnya di bibir tempat tidur sambil memandangi istrinya yang berhias.
Alya nampak sudah selesai Angga meletakan ponselnya di meja kecil yang ada di dekat tempat tidur kemudian memanggil istrinya itu.
__ADS_1
"Sayang."
Angga mengulurkan tangannya dan di raih oleh Alya yang nampak masih canggung dengan keberadaan Angga di dalam kamarnya.
Angga membawa Alya duduk di sampingnya, Dia memegang kedua tangan Alya dan tersenyum manis memandang Alya yang nampak malu - malu menatapnya juga sambil tersenyum.
"Sayang.."
"Iya Mas."
Angga meraih dagu Alya untuk menatapnya dan memberikan kecupan di keningnya.
"Sayang mau sekarang apa besok."
Detak jantung Alya langsung bergemuruh serasa nafasnya sesak namun dia bisa menguasainya. Alya menggigit bibir bawahnya dan menunduk, bukannya dia tak paham tapi nggak bisa menjawab.
"Sayang, mau sekarang apa besok." Angga mengangkat dagu istrinya dan menatapnya dalam.
"Apanya Mas."
Alya berlagak belum memahaminya.
Angga tersenyum dan mengecup bibir Alya sekilas.
"Kita ibadah Sayang."
"Sayang mau sekarang apa besok."
Alya menunduk lagi,
"Mas maunya kapan."
Angga tersenyum mendapatkan sinyal dari Alya.
"Sekarang.. Boleh?."
Alya hanya tersenyum, dan itu sudah membuat Angga paham harus melakukan apa.
__ADS_1
😁😁😁😁😁