
Setelah 3 hari paska operasi akhirnya bapaknya Alya boleh pulang karena tidak terjadi sesuatu yang mengkhawatirkan dan kondisinya sudah kembali kondusif.
Masih ada waktu satu minggu lagi untuk beristirahat di rumah yang diberikan oleh pabrik tempat kerja Bapaknya Alya.
Alya juga sudah kembali lagi mengajar setelah kemarin mengambil cuti untuk menunggu Bapaknya yang dirawat di rumah sakit.
Pagi ini Alya sedang bersiap untuk berangkat kerja, Dia sudah mengenakan seragamnya segera mengambil tas dan keluar dari kamar.
"Sarapan Al." Kata Bapaknya yang sudah duduk di kursi ruang makan.
"Iya Pak."
Alya ikut duduk kemudian mengambil nasi dan lauk pauk memenuhi piringnya.
Mereka menyantap sarapan bersama dengan menu sederhana yang telah disiapkan oleh ibunya.
Selesai sarapan Alya kemudian pamit dengan kedua orang tuanya untuk berangkat bekerja.
Sepeda motor ia lajukan meninggalkan rumah menuju ke arah sekolahan, sekitar 30 menit kemudian dia sudah sampai di parkiran khusus guru.
Alya melepaskan helmnya dan biasa menata jilbabnya.
"Udah cantik."
Suara Angga tiba-tiba mengagetkan dirinya.
Alya menoleh kearah suara dia sudah hafal siapa yang ngomong tadi.
"Mas Angga, dari tadi Mas."
"Baru aja kok, naruh tas langsung ke sini."
Mereka sudah baikan setelah kemarin sempat marahan sebentar, Alya pun sudah merasa jauh lebih baik bersikap dengan Angga karena dia juga menunjukkan sikap yang baik kepada Alya.
"Udah sarapan."
"Udah, Mas Angga udah makan belum."
"Udah tadi di rumah."
Katanya sambil tersenyum.
"Beneran, nanti lapar lagi."
__ADS_1
"He he he.. Nanti kalau lapar cari makan dong sama kamu."
Mereka saling melempar senyum tanpa sadar diamati oleh para siswanya.
"Ciye... Pak Angga sama Bu Alya kasih contoh yang nggak baik itu buat para jomblowati gini..."
Ledek Siswinya.
"Masuk kelas." Angga sedikit bicara tapi terdengar tegas.
"Pak Angga gitu nggak bisa bercanda." Siswinya jengkel aja, Angga Pak guru cakep tapi kaku.
"Masuk yuk."
Ajak Alya kepada Mereka.
"Bu Alya kok mau sih sama Pak Angga, galak." Bisik Siswinya ditelinga Alya karena tidak mau kedengaran oleh Angga.
"Saya dengar." Kata Angga.
"Ayo kita tinggalin Pak Angga."
Alya dirangkul lengannya oleh siswinya dan diajak pergi meninggalkan Angga.
Alya menuju ke lab karena dia ada jam mengajar pertama, hingga waktu istirahat.
Angga selesai dengan tugasnya mendisiplinkan siswa - siswinya yang masuk ke dalam lingkungan sekolah kemudian menuju ke ruangannya.
Dia mulai mengerjakan pekerjaannya yang belum selesai.
Hingga waktu pulang pun tak terasa telah tiba, Angga seperti biasa dia menghampiri Alya ke lab untuk mengajaknya pulang bareng.
Angga masuk ke dalam lab dan melihat Alya sedang menelpon seseorang, dia langsung duduk di dekat Alya dan menunggunya.
Selesai menelpon Alya tersenyum ke Angga yang menunggunya.
"Mas, maaf ya."
"Nggak papa, Vera ya."
Angga tadi mendengar percakapan tentang wisuda.
"Iya Mas, Vera ngajak ke kampus."
__ADS_1
"Sudah keluar tanggal wisudanya." Tanya Angga.
"Iya Mas, satu bulan lagi. Ini ada administrasi yang harus dilengkapi Mas dan mengumpulkan foto juga untuk ijasah. Foto dimana ya Mas."
"Nanti Mas anterin, kapan mau foto."
"Kalau libur dong Mas."
"Oke besok kan minggu, sekalian Mas mau jenguk Bapak."
"Iya Mas."
Kemudian Mereka berdua meninggalkan ruangan menuju ke parkiran untuk mengambil sepeda motor Mereka dan meninggalkan sekolahan.
Angga mengikuti Alya dari belakang, mengiringinya sampai dijalan dan mereka berpisah menuju arah masing - masing.
Sesampainya di rumah Angga segera beristirahat, dan perutnya terasa lapar.
Angga mengambil makan dan duduk di depan TV sambil menikmati makan siang.
Ibunya yang pulang dari toko buahnya duduk di samping Angga.
"Alya kapan wisuda, Ga."
"Satu bulan lagi Bu."
"Sudah ngomong kamu ke orang tuanya."
"Belum pernah Bu, Angga menyiapkan keberanian dulu, he he he...."
"Buruan mungkin Ibu sama Bapaknya sudah nunggu kamu melamarnya. Kamu juga sudah sering ke sana. Ingat Ga, Alya anak gadis orang tuanya pasti merasa nggak enak sama tetangganya kalau sering di datangi cowok ke rumahnya."
"Iya Bu, Angga akan segera bicara sama Bapak dan Ibunya Alya."
"Segera ya, sebulan lagi juga sudah wisuda. Semoga setelah wisuda kalian bisa menikah."
"Iya Bu.."
😀😀😀😀😀😀
Mas Angga gemetaran nih, mau bicara dengan orang tuanya Alya.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
__ADS_1