
Sekarang baru dimulai kehidupan yang bisa dikatakan sebenarnya, saat sudah lulus SMA Alya harus bisa mengambil sikap.
Satu sisi dia ingin sekali melanjutkan pendidikannya ke jenjang perkuliahan tetapi mau bagaimana lagi keadaan yang memaksanya untuk berhenti terlebih dahulu.
Ketiga sahabat Alya, yaitu Ana, Silvi dan Sifa sudah mendapatkan kampus sesuai dengan keinginan mereka masing-masing dan Mereka akan segera masuk bangku kuliah dan menjadi mahasiswa.
Saat ini yang menjadi keinginan utama Alya adalah bisa mendapatkan kerja, karena nantinya dia masih ingin melanjutkan sekolah dan dengan bekerja dia bisa mengumpulkan uang terlebih dahulu untuk pendaftaran kuliahnya.
Saat Alya duduk di depan rumah bersama dengan Bibi dan juga ibunya ada seorang tetangga yang mendekati mereka sambil mengajak bermain anaknya.
"Al, udah dapat kerja."
Tanya Mbak Sri tetangga Alya yang hanya berjarak 3 rumah dari rumahnya.
"Belum Mbak, kalau ada lowongan di pabrik Mbak Sri boleh aku mau coba melamarnya."
"Kayaknya ada Al, tapi sistemnya bukan karyawan pabrik tapi ikutnya outsourcing." jelas Mbak Sri.
"Nggak papa Mbak, melamarnya ke mana Mbak."
"Itu kamu ke perumahan Merdeka dekat dengan sekolah SMA mu dulu nanti di situ tanya saja PT Maju Outsourcing, di daerah itu semua orang sudah tahu tempatnya."
__ADS_1
"Baik mbak, syaratnya apa aja."
"Ya biasa kayak orang lagi cari kerja bawa Biodata diri, KTP, Ijazah kamu terus jangan lupa pakaiannya pakai kemeja putih sama bawahannya hitam ya jangan jeans yang bahannya kain."
"Baik Mbak, aku akan persiapkan semua persyaratannya dulu."
"Iya semoga beruntung Al."
"Iya Mbak, Makasih ya Mbak infonya."
"Iya sama - sama Al, kalau kerja di pabrik itu enak Al semua pekerjanya duduk jadi nggak capek berdiri terus ruangannya juga AC."
"He he he.. iya mbak semoga rezeki ku."
Setelah mendapat informasi dari tetangga itu Alya kemudian malam harinya mempersiapkan semuanya dia membuat surat lamaran serta memfotokopi apapun syarat yang dibutuhkan dan tentunya mempersiapkan pakaian yang harus dia kenakan ketika ke sana ingin melamar kerja.
Kedua orang tuanya sangat mendukung apapun keputusan Alya. Bapak dan Ibu Alya sebenarnya juga tidak tega melihat putri kesayangannya harus bekerja begitu lulus SMA tetapi mau bagaimana lagi untuk biaya pendaftaran kuliahnya saja mereka juga belum punya uang.
Alya sudah seringkali mengatakan kepada kedua orang tuanya dia nggak apa-apa jika harus bekerja dulu tetapi keinginannya untuk kuliah juga tidak akan pernah luntur dari pikirannya, masih sangat kuat keinginan untuk melanjutkan sekolah apalagi ketiga sahabatnya sudah kuliah semuanya tentu ada rasa iri dalam diri Alya.
Ana, Silvi dan Sifa jaga selalu memberi semangat kepada Alya bahwa nanti suatu saat pasti dia juga akan bisa kuliah dan mereka berempat bisa bergelar sarjana.
__ADS_1
Pagi itu Alya setelah menyelesaikan pekerjaan rumahnya dia sudah bersiap dengan pakaiannya dan semua syarat yang dibutuhkan untuk melamar pekerjaan pun telah disiapkannya di dalam tas.
Dia siap berangkat dengan meminta restu kepada kedua orang tuanya dan juga membaca Bismillah sebelum memulai segala sesuatunya dia memantapkan hati, dia pasti akan bisa mendapatkan pekerjaan itu.
Alya berangkat menggunakan sepeda motor milik bapaknya karena bapaknya nanti masuk siang.
Setelah berpamitan dengan kedua orang tuanya Alya melajukan motornya menuju ke lokasi.
Sesampainya di perumahan yang diberitahukan oleh Mbak Sri kemarin dia masih bingung dimana letak rumah yang dituju itu, akhirnya dia pun bertanya kepada orang sekitar di sana.
Setelah mendapatkan lokasinya Alya mempersiapkan dirinya ternyata di depan sebuah rumah yang dijadikan sebagai kantor cabangnya itu sudah banyak sekali yang mengantri.
Mereka semua juga ingin melamar pekerjaan dan rata-rata seusia dengan Alya yang baru juga lulus sekolah.
Alya ikut mengobrol dengan beberapa orang yang sedang mengantri dan sambil berbagi informasi.
Setelah mendapat gilirannya Alya untuk masuk ke dalam Dia tak lupa mengucapkan bismillah semoga ini jalan rezekinya.
Alya di dalam mendapatkan beberapa pertanyaan dan akhirnya dia dimintai nomor ponselnya dan nanti akan dihubungi untuk informasi selanjutnya.
Setidaknya dia sudah berusaha jika memang rezeki kita akan kemana.
__ADS_1
🥳🥳🥳🥳