DIARY ALYA

DIARY ALYA
138


__ADS_3

Dengan penuh perjuangan akhirnya skripsi Alya pun telah selesai ia kerjakan, kini tinggal menemui dosen pembimbingnya dan semoga saja langsung mendapatkan persetujuan agar bisa langsung dapat kerja.


Projek yang dia buat telah diujicobakan ke koresponden dan mendapatkan penilaian yang memuaskan ini menjadi modal awal Alya untuk menyelesaikan skripsinya karena tanpa penilaian diri koresponden dia akan stagnan di sana tidak akan bisa melanjutkannya.


"Mas temenin ya."


Angga menunggu Alya yang masih membereskan laptopnya di lab dan akan langsung ke kampus untuk bimbingan bareng sama Vera yang sudah perjalanan dari rumahnya.


"Makasih Mas, tapi nggak usah nanti malah merepotkan Mas Angga."


"Mas nggak merasa direpotkan."


"Lama nanti Mas, Alya harus nunggu dosen. Mas Angga nanti malah capek, doakan aja Alya sukses langsung di setujui biar bisa daftar sidang."


"Aamiin, beneran ini nggak mau di temenin." Angga meraih tangan Alya.


"Iya, makasih ya Mas."


Ponsel Alya berdering dan Dia menjawabnya.


"Iya Ver."


"Aku di depan."


"Oke, aku keluar."


Alya memutus panggilan di ponselnya dan mengajak Angga pulang.


"Yuk Mas pulang."


"Kamu hati - hati, kabari kalau sudah sampai."


"Siap Bos."


Angga mengambil tas Alya dan membawakannya.


"Berat Mas."


"Yuk, udah di tunggu Vera kan."


Alya membawa berkasnya sedangkan tas di bawakan Angga, mereka berjalan bersama menuju ke parkiran untuk mengambil sepeda motor.


"Sayang hati - hati ya."


Angga memberikan tas Alya dan dia menggendongnya.


"Iya Mas, Alya duluan ya. Mas hati-hati kalau pulang."


"Kamu yang hati-hati. Jangan lupa ngabarin kalau sudah sampai."

__ADS_1


"Oke."


Alya mengenakan helmnya dan siap melajukan sepeda motornya.


"Alya duluan Mas, Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


Angga memandang sepeda motor Alya yang meninggalkan area sekolahan dan Vera telah menunggunya di depan gerbang.


Mereka kedua melaju dengan sepeda motor masing-masing menuju ke arah kampus.


Sesampainya di kampus Alya dan Vera menunggu dosen yang sepertinya masih berada di kelas.


"Bismillah ya Ver, skripsi kita hari ini disetujui dan bisa segera mendaftar sidang."


"Aamiin Al, biar bisa ikut wisuda tahun ini."


Di Kampus Alya wisuda dilaksanakan 1 tahun sekali yang biasanya di laksanakan di akhir tahun dengan jumlah mahasiswa yang banyak dari berbagai fakultas yang ada di kampusnya.


"Iya Ver."


Setelah hampir setengah jam menunggu dosen itu keluar dari kelas menuju ke ruangannya. Alya dan Vera segera mengikutinya supaya tidak hilang lagi nanti malah semakin lama menunggunya.


Alya di persilahkan masuk, sedangkan Vera harus menunggu dosen pembimbingnya yang masih istirahat.


Sekitar setengah jam di dalam Alya akhirnya keluar dari ruangan dosen dan menemui Vera yang menunggunya di luar.


Alya memperlihatkan buku bimbingannya yang sudah mendapatkan persetujuan untuk disidangkan.


"Alhamdulillah Al."


Mereka saking senengnya berpelukan di depan ruang dosen.


"Sustt.. Harap tenang ya."


Tegur seorang dosen yang keluar dari ruangan.


"Maaf Pak."


Mereka berdua pergi dari area itu dan menunggu di masjid saja.


Alya sangat bahagia sekali, Dia memfoto buku bimbingannya dan mengirimkannya ke Angga.


"Makasih Mas udah nemenin Alya menyelesaikan ini."


Foto itu terkirim dan tak lama ada panggilan video call masuk.


"Assalamualaikum."

__ADS_1


"Waalaikumsalam, selamat Sayang kamu hebat."


Nampak wajah Angga yang tersenyum bahagia.


"Makasih, Mas temenin Alya sidang kan."


"Pasti dong kapan."


"Daftar aja belum, nanti nunggu Vera kita daftar bareng."


"Oke."


Saat video call, Vera melihat dosen pembimbingnya sudah kembali.


"Al Pak Adnan udah datang, aku ke sana ya."


"Sama aku Ver."


Alya pamit ke Angga dan mengakhiri panggilannya.


Lama sekali Vera belum keluar, hampir 45 menit baru pintu itu terbuka.


"Gimana Ver."


Alya melihat muka Vera di tekuk dan langsung duduk di sebelahnya.


"Ini Al."


Vera memberikan buku bimbingannya ke Alya dan dibukanya.


"Aaa... Ha ha ha.. Mau ngerjain aku ya Kamu."


Alya memeluk Vera yang tertawa.


"Ha ha ha..."


"Tapi lama banget kamu di dalam."


"Pak Adnan ngobrol sama Pak Aris aku dicuekin." Nampak Vera kesal tadi di dalam hampir 15 menit di biarkan sama dosen pembimbingnya.


"Ha ha ha.. Nggak papa yang penting lulus."


Mereka berdua kemudian menuju ke bagian administrasi untuk menanyakan syarat pendaftaran sidang.


"Banyak banget ya Ver."


Alya membaca kertas yang ia dapatkan dari bagian administrasi tadi.


"Iya Al, tapi nggak papa tingg selangkah lagi, semangat.."

__ADS_1


"Semangat..."


😁😁😁😁😁


__ADS_2