
Esok hari Alya kembali ke sekolahan dan hari ini siswa - siswi akan class meeting karena sudah selesai melaksanakan penilaian akhir semester tinggal menunggu pembagian rapot.
Bapak Ibu guru silih berganti mengucapkan selamat kepada Alya setelah mendengar keberhasilannya menyelesaikan kuliahnya.
Dan lagi - lagi Dia jadi bahan ledekan mereka.
"Kapan nih Pak Angga, Bu Alya dihalalin."
"Doakan aja Bu."
Begitu jawaban Angga, kalau Alya diam saja hanya tersenyum.
Class meeting kali ini sekolah mengadakan konser mini yang akan dimeriahkan sendiri oleh siswa-siswi perwakilan dari setiap kelasnya dan untuk memeriahkan acara itu OSIS telah memanggil band lokal yang sedang naik daun yang akan ikut meramaikannya.
Hari ini semua nampak ceria, Mereka bahagia kapan lagi bisa bebas dari pelajaran dan bersenang-senang seperti ini.
Acara telah dibuka dan para siswa nampak sangat antusias untuk memeriahkannya.
Setiap kelas sudah mempersiapkan performance terbaik mereka yang akan mereka tampilkan di atas panggung.
Ada yang menyanyi, dance, bahkan ada juga yang tampil bam komika, merosting Bapak Ibu gurunya tentunya hanya bercanda saja apa mau mereka tidak mendapatkan nilai.
Alya ikut menikmati persembahan dari siswa - siswinya, bahkan kadang ikut bernyanyi menikmati lantunan lagu yang mereka tampilkan.
Angga terlihat berada di dekat Alya ikut menyaksikan kemeriahan itu, hari ini benar - benar melepas kepenatan dari rutinitas sehari - hari.
"Sepertinya kurang afdol ini jika tidak ada penampilan dari Bapak ibu guru kita."
Kata pembawa acara, yang disambut dengan tepuk tangan dari para siswa siswi.
"Iya bener banget ini, jadi kami persilahkan kepada bapak atau ibu guru kita yang tercinta untuk mempersembahkan sesuatu yang menghibur kita semua."
Tepuk tangan bergemuruh, para siswanya meminta guru mereka untuk tampil.
"Bu Alya tampil kan bisa gitar."
Kata Bu Asih.
"Ah.. malu Bu."
Kata Alya, sambil melirik Angga.
"Udah nggak papa, bolehkan Pak Angga." Bu Asih tau kuncinya ada di Angga.
"Iya, ayo Bu Alya."
Bu Laras dan yang lainnya ikut mendorong.
Alya menatap Angga, untuk meminta izin. Angga pun sudah paham maksud dari Alya.
"Boleh nggak papa."
Kata Angga sambil tersenyum dan Alya pun tersenyum.
"Tapi jangan sendiri."
Kata Alya.
"Pak Angga duet aja."
Kata Ibu - ibu rempong itu.
"Saya nggak bisa Bu."
"Ayo Bu Alya, Bu Alya..Bu Alya...x
__ADS_1
Sora siswa - siswinya.
" Ya udah naik aja, suara kamu bagus kok." Kata Angga kepada Alya.
Alya pun berdiri dan berjalan menuju ke panggung.
"Kita beri tepuk tangan yang meriah untuk ibu guru cantik kita, Bu Alya." Ucap MC dan tepuk tangan bergemuruh.
Alya mengambil gitar yang ada di atas panggung dan mengalungkannya di pundak.
"Assalamualaikum, selamat pagi menjelang siang."
Ucap Alya sebagai pembukaan.
"Waalaikumsalam."
Jawab semua yang hadir dan mendengarnya.
"Mau nyanyi apa ini."
"Dangdut Bu." Teriak seorang siswa.
"Hu hu..uuu...uuu."
Sorak yang lain dan Alya tersenyum saja.
"Akhirnya ku menemukanmu."
Tepuk tangan menggema dari para yang hadir.
"Jreng...jreng..."
petikan suara gitar Alya.
"Akhirnya ku menemukanmu
Suara Alya membius mereka dan ikut bernyanyi.
Akhirnya ku menemukanmu
Saat raga ini ingin berlabuh
Ku berharap engkau lah
Jawaban segala risau hatiku
Dan biarkan diriku
Mencintaimu hingga ujung usiaku.
Alya bernyanyi menatap Angga yang tersenyum balik.
Jika nanti ku sanding dirimu
Miliki aku dengan segala kelemahanku
Dan bila nanti engkau di sampingku
Jangan pernah letih tuk mencintaiku.. Ho..hoo..hoo..
Akhirnya ku menemukanmu
Saat hati ini mulai merapuh..
Suara gitar mengalun membuat bergoyang yang mendengar.
__ADS_1
Ku berharap engkau lah
Jawaban sgala risau hatiku
Dan biarkan diriku
Mencintaimu hingga ujung usiaku.... ho..
"Ada yang tau lagunya."
"Tau.. Ya, nyanyi bareng." Ajak Alya
Jika nanti ku sanding dirimu (sanding dirimu)
Miliki aku dengan segala kelemahanku
Dan bila nanti engkau di sampingku (di sampingku)
Jangan pernah letih tuk mencintaiku
Jika nanti ku sanding dirimu (sanding dirimu)
Miliki aku dengan segala kelemahanku
Dan bila nanti engkau di sampingku (di sampingku)
Jangan pernah letih tuk mencintaiku
Akhirnya ku menemukanmu
Di akhir lagu Alya tersenyum dan menatap Angga dalam.
"Aduhhh... Bu Alya bikin baper. Iya nggak teman - teman."
"Sepertinya curhatan Bu Alya ini, maaf ya Bu bercanda."
Guyonan dari MC dan mendapat sorakan dari yang hadir.
"Terima kasih."
Alya meletakkan gitarnya dan turun dari atas panggung.
"Kita beri tepuk tangan yang meriah untuk Bu Alya."
Alya berjalan menuju tempat duduknya kembali dan ada Angga yang menunggu.
"Ikut Mas yuk."
Angga mengajaknya pergi dari sana.
"Kemana."
Angga tersenyum saja.
Alya mengikuti Angga meninggalkan keramaian.
"Kemana Mas."
"Kita pergi yuk, mumpung bebas ini." Angga mengambil tasnya.
"Kemana."
"Udah ayo ikut aja."
😁😁😁😁
__ADS_1
Mau diajak kemana ini si Alya 🤣🤣🤣🤣