
Hari ini merupakan hari pertama Alya dan Angga akan kembali ke sekolahan setelah masa cuti menikah mereka habis. Namun hanya Angga yang akan berangkat karena Alya tidak ada jam mengajar dia memilih istirahat saja di rumah.
Pagi hari Mereka sudah bersiap, Alya merasakan sangat berbeda harinya kali ini. Biasanya dia bersiap untuk dirinya sendiri tapi sekarang harus mempersiapkan berbagai kebutuhan suaminya sebelum berangkat ke sekolahan.
Sejak pagi sudah sibuk Alya, dari mempersiapkan sarapan, menyetrika seragamnya dan menata tas milik Angga.
"Mas ganti baju dong, udah siang itu."
Angga setelah mandi malah memeluk Alya dari belakang yang sedang mempersiapkan tasnya.
"Mas mau meluk kamu dulu, nanti kangen."
"Cuma berapa jam aja kangen Sayang."
Alya mengusap lengan kekar Angga yang melingkar di perutnya.
"Kamu baik - baik di rumah ya."
"Iya Mas, Alya di rumah aja kok."
Angga mengecup pipi Alya dan kemudian melepaskan pelukannya segera memakai seragamnya yang sudah disiapkan oleh istrinya.
"Mas, Alya siapkan sarapan ya."
"Iya Sayang."
Alya keluar dari kamarnya dan menuju meja makan untuk mempersiapkan sarapan suaminya.
"Angga mana Al." Tanya Ibunya.
"Baru bersiap Bu, sebentar lagi keluar."
"Ayo sarapan kalau sudah."
"Iya Bu."
Setelah membuatkan minuman hangat untuk Angga, Alya menyusul suaminya yang belum keluar dari kamar juga.
"Sayang, yuk sarapan."
__ADS_1
"Iya Sayang."
Angga mengambil tasnya dan keluar dari kamar bersama Alya untuk sarapan.
"Ayo sarapan dulu Angga."
"Iya Bu."
Alya mengambilkan nasi dan lauk pauknya kemudian menghidangkan dihadapan Angga.
"Silahkan Mas."
"Makasih."
Mereka sarapan bersama dan setelah habis Angga pamit untuk berangkat ke sekolahan.
"Hati - hati ya Mas."
Alya mengantar Angga ke depan.
"Iya Sayang."
"Di rumah baik - baik ya, kalau pergi ijin Mas dan nggak boleh terima tamu cowok kalau Mas nggak di rumah." Posesifnya Angga muncul.
"Iya Mas, ada Ibu kok di rumah. Alya nggak sendirian."
"Oke Sayang, Mas berangkat ya. Assalamualaikum."
" Waalaikumsalam, jangan lupa kabari ya Mas kalau sudah sampai."
"Iya Sayang."
Alya mengamati sepeda motor Angke hingga tak terlihat lagi kemudian masuk ke dalam rumah. Dia akan mengerjakan pekerjaan rumahnya yang belum selesai karena tadi harus mempersiapkan keperluan suaminya dahulu.
Alya akan mencuci baju yang sudah menumpuk karena 2 hari kemarin mereka menginap di rumahnya kedua orang tua Angga.
Angga sudah memberikan kabar jika dirinya sudah sampai di tempat kerja dan Alya melanjutkan kembali aktivitasnya.
Selesai menjemur semua cuciannya Alya pun segera mandi, setelah mempercantik dirinya Dia sengaja mengambil foto selfie-nya dan mengirimkannya ke Angga.
__ADS_1
"Cantik banget istri Mas."
Balasan pesan dari Angga.
"😘😘😘."
"Jadi mau pulang Sayang, kangen sama istri ku."
Balasan masuk lagi dari Angga.
"Beberapa jam lagi kok Sayang, Alya tunggu di rumah 😘😘😘."
"Tunggu Mas Sayang Ku, tak ada ampun nanti 😘😘😘."
Alya bergidik membaca balasan dari suaminya. Hari semakin siang Alya ingin membuat menu makan siang untuk Angga.
"Al.." Panggil Ibunya.
"Iya Bu."
"Kalian mau tinggal dimana nanti."
Alya sudah paham kemana arah pembicaraan ibunya.
"Alya belum tau Bu, Mas Angga belum pernah membahasnya."
"Nanti tinggal disini aja ya."
"Alya nggak bisa memutuskan Bu."
Di dalam hati Alya juga ingin tinggal dekat dengan orang tuanya namun lagi - lagi dia tidak ingin ada keributan dengan Angga, sebagai istri Alya akan nurut aja sama Angga.
"Ya nanti kalau Angga bicara soal tinggal dimana kamu bilang, buat rumah di sini aja."
"Iya nanti coba Alya bilang Bu, tapi Alya nggak bisa maksa Mas Angga ya Bu."
"Iya di coba aja dulu."
Mereka melanjutkan memasak namun di dalam hati Alya lagi - lagi merasakan galau.
__ADS_1